Puisi : Selalu Baru Wajahmu

Wajah baru setiap kali kau datang, serupa matahari pagi yang tiba dengan terapi vitatamin D, kau datang lagi dan kulit otakku pun mereaksi mood*, semakin kesadaran me-pengaruhi fungsi untuk menuliskanmu sebagai : "di setiap temu kau selalu matahari dengan wajah yang  baru di setiap pagi. 


Puisi "Selalu Baru Wajahmu"
Gerak malam selalu saja terjal melebur kececah sepi, begitulah dalam jarak ini pun pekik hewan malam dan dengus angin mengirim berita dengan terbata-bata, tentang jauhmu, tapi 
   ilusi ini masih dengan rapi terbungkus , jauh itu
   tetap mengingatkanmu tentang "angin malam dalam goyangan daun"
begitu kaku aku menelusup dicecar jarakmu, duh...mengapa kau-selalu ada ?  

Gerak malam selalu saja sibuk, melebam rindu mencipta bulan purnama, garis-garis wajahmu seluruh tersadap-tersuruk di belantara malam, bising...sangat riuh..., aku perlahan lahan mengerti.....(ya..seperti sedia kala) hingga
    : satu ledak yang mencipta ribuan cahaya lalu tak kukenali  
    lagi ujud sepi ini, meski ia tetap mengendap dan tumbuh sendiri,

fajar subuh menutup segala riuh, dan sebuah  wajah di
pelukku, wajah yang baru, kusangka itu bukan kau....
___________
*Mood /matahari vitamin D, sebab reaksi korteks (lapisan luar otak) menjadikan gerak, termasuk hippocampus

{ 0 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Posting Komentar