LaMpu jaLan 4

Rekaman peristiwa dari lampu jalan adalah sesuatu yang sulit untuk kita diamkan, meski orang lain tidak memuji atas sikap diam yang telah dilakukannya, juga lampu jalan dengan Ikhlas-nya merelakan tiangnya digantungi beberapa atribut-atribut, pun sebab ke-sederhana-an orang lain tak merasa ia di bawah ketinggian lampu jalan, sepi di suatu waktu..dan catatan "lampu jalan " ini memilihku berbagi.

sepi itu cerdas, 
     serupa tatapan lampu jalan itu, 
            ia tak berucap dengan judul yang didengarnya dari segala jenis knlpot kendaraan, juga tak bergeming dengan sikap 
            aneh pemilik kendaraan ketika selalu ngebut  
                  
 sepi dalam tatapan lampu jalan, adalah hal biasa
     karena ia tahu semua peristiwa itu penting dan tentu akan 
     lahir sebuah logika baru atas ............keruntuhan logika 
     sebelumnya 

Lampu Jalan memahami bahwa selain disini masih ada musibah yang lebih besar dan banyak jumlahnya. maka ia mengambil pelajaran dari keadaan orang-orang yang tertimpa musibah yang sama, karena hal itu akan mendatangkan ketenangan. lampu jalan memandang keadaan orang-orang : penjual kacang malam hari juga penjual bakso yang letih mendorong gerobaknya sepulang jualan, ia lebih bersyukur sebab peristiwa yang dilihatnya masih sangat ringan."lebih ringan ketimbang gelisah manusia yang harus hidup, berbuat dan bertanggung jawab.

{ 2 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

tenri mengatakan...

very nice

Sang Baco mengatakan...

sabarki seperti lampu jalan itu nah...,hihi..hi..

Posting Komentar