kemarau di matamu

tercium kembali bau kemarau di 
lembab matamu, aroma sepi dan kerinduan melepas
oktober begitu saja, di kejauhan ini kita nyalakan doa di ruas-ruas jari kita yang dingin, 

dan sentuhan  jari itu, apakah kau  lupa isyaratnya ?

masih di ladang kemarau aku ciumi air matamu yang jatuh,
tapi disini aku mendadak seorang diri tanpamu dengan udara yang berdebu.

demi november : ku-ingin melahirkanmu kembali
"indah mendung sore ini, sebuah janji hujan ", bilangmu_
 "Tapi,  aku telah cukup mencium  aroma kemarau itu"

Catatan lampau itu mengatakan "SEKALI ITU SAJA> di lembab matamu, tak habis kurapal bahagiamu

{ 1 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Anonim mengatakan...

Nama:Darmawati
Kelas: XII IPA 2
Nis:09056
Kemarau dimatamu
Pernahkah kau menghardik kepada dunia
Tentang kekejaman yang dilakukan kepadamu
Aku sudah tak tahan lagi melihat kelemahan
Kau terlalu memuja hingga membuat dirimu
Memutuskan urat nadi
Ingin rasanya ku menjadi setetes air ketenangan
Yang nanti akan meresap ke pori-pori kulit keringmu
Untuk mengganti kemarau dimatamu
Menjadi musim semi dengan bunga sakura yang bermekaran

Posting Komentar