Puisi : Hujan sore dipeluk-mu


Bisik antara desau angin, tentang cumbu "hujan" yang  mampir dipelukmu,
menandai senyummu "ingatkah kau saat hujan membasahi seluruh perasaan kita ? : itu memabukkan.
dan kita diam-diam berterima kasih padanya, aku hanya tahu bahwa saat seperti ini ku-selalu rindu padamu,

ah... mengenangnya aku tak berani berlama-lama sayang....,
seperti keberadaan hujan hari ini yang mungkin tak mengenalmu juga aku.

Sore ini gerimis dan kuharus segera pergi, aku berusaha  lupa tentang rambutmu yang kututupi dari titik titik hujan, bahkan aku berdiri disini dan tak ingin kau mengantarku , ini jarum-jarum hujan sayang...,jarum hujan yang mengajarkanmu selangkah demi selangkah tentang rahasia, " keterbukaan benih yang akan tumbuh dari tanah, jika saja hujan sore ini tak bercampur dengan airmatamu

ketika hujan hari ini  mengeras, isarat kau tak perlu  menjemputku kelak. kita benar-benar mengenal hujan sore itu, penuh tanda sebagai kasih yang purba.

{ 0 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Posting Komentar