puisi: kita "abadi "sayang...

Ilustrasi "Kita abadi sayang...", bukan kalimat berandai-andai, lebih sederhananya harus dikatakan, sebab "diam" dalam keheningan dan tanpa merasa memiliki juga tanpa lukisan juga tanpa kata-kata...serupa membunuh harapan, PRASANGKA kita abadi sayang...plus penguatan harapan ke-kasih yang tulus", adalah lebih baik dari pada menciptakan momentum sendiri atau keluar pada jerat waktu mortal ini dan harus memulai yang baru dengan ke-tidak jelasan. Mengatakan kita abadi sayang...adalah tatanan waktu atau peristiwa sangat hermeneutik, dan kans  ini hanya sekali saja "ketika waktu adalah jerat dan kita berdiri berhadapan untuk saling jujur ?, (kukira cinta tak lagi selalu suci) Uh..simpanlah semua ituu, termasuk "ku bohong memujimu dan kau tulus mengatakan "sayang...", ah..sudahlah.

Kita sama pelupa-nya, 
tak ngerti ini gelap atau terang , 
tak membedakan  antara kau, aku atau kita ?,
juga tak ada catatan suka atau duka,
mungkin sesuatu telah mengeram 

Puisi kita abadi sayangl
sebab kita hanya mengenal mimpi akan kebebasan, 
ya... sebuah temu di kelupaan alam realitas, 
seperti kesan "sore itu"yang kita berusaha lupa, lalu " kita terjerembab kedasar bumi sebagai belukar", kita lupa 
mengenang temu itu sayang...sebab "kita" sendiri adalah
kait juga jerat.
------------------
kaimuddin mbck, dalam puisi : kita "abadi ", sayang... " dalam kait juga jerat.

Album : kita abadi sayang..., teks sederhana dengan tawaran imajinasi pada perihal " pengembangan persangkaan di kedamaian cinta, sebab temu/ pertemuan kisaran yang tak jelas "apakah kelak suka atau duka pada akhirnya ?, dan memilih sebagai belukar adalah waktu di keabadian penuh kait juga jerat, menjadi demikian setiap saat "kita" lebih dari "temu". ini unik ya..atau lucu..atau menurutmu "ku bohong ..?!. pada keadaan bukan lagi bohon atau jujur > lebih pada urai senyum-U, Maafkan" by kaimuddin mbck,

sayang, lama sekali menunggu kue dange..pasangan nge-teh...lelong maros jarak ke Toraja-kah...!!, lama taa.awwee dinginmi teh....?._
Dalam puisi edelweiss "kita abadi sayang...", maka simbol itu: penggambaran kenyataan hidup, penuh keindahan pun tanpa cela. Bunga atau peristiwa cinta yang berbeda dari yang ada_ ketika bunga-bunga lain menjadi layu beberapa waktu setelah dipetik, tetapi bunga ini tetap awet. Warna dan bentuknya tidak pernah pudar dan rusak; tetap bertahan meski sudah bertahun-tahun lamanya dari saat pertama kali dipetik. Menyapa "kita abadi sayang...sungguh bikin fresh "kita tak lekang oleh waktu", kata pecinta.

{ 2 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Anonim mengatakan...

Namaku Nur Ilmi Zaenab
Kelas XII IPA 2
komentar tentang puisi ini :
kata-katanya terlalu puitis jadi sulit untuk dimengerti, puisinya ngambang jadi membuat orang penasaran yah seperti puisi tidak selesai. kata mengeram dalam puisi ini maksudnya apa???. apakah seperti sebuah telur yang dierami oleh ayam betina ????. hubungan antara judul sama isinya apa ?,tidak nyambung.kata belukar dalam puisi ini adalah kata kiasan kan ?apa artinya itu jelek, kusam, kasar, atau apa ???.

bagusnya puisi ini itu hanya karena artinya mendalam.

Hasbi Htc mengatakan...

Namaku hasbi puisinya sangat mantap,:D

Posting Komentar