puisi puisi cinta antologi

Puisi puisi cinta pasti pulang kehatimu, mencintaimu seperti suratku yang tiada henti karena setelahnya dari tiada kuingin ada bahkan abadi, sisi lain bahwa di sini kota terlalu kecil, wajah cinta selalu dimana-mana tak perlu mengucap juga menulis, tak perlu... uh, kau yang pagi ini, masih terus membelanya,. “kau gambar dua buah bulan sejajar dan satu bulan sabit dibawahnya”, haha..ha..,aku tak bertanya lagi, aku tahu kerinduanmu itu menyerupai malam dan purnama, kau berlari ke hulu, melintas cakrawala, melanglang kutub, menembus batas petala langit, sedemikian sibuk apakah sepi  sebelumnya telah sangat mengental ?" : cinta tak di mana-mana__pengantar by Antologi puisi puisi cinta
____________
*Antologi pengertian umum : sebagai verb atau kata dasar merupakan keseluruhan  kajian atau pandangan yang  membahas keberadaan sesuatu yang bersifat konkret dan sekali ini adalah keseluruhan tentang : Puisi puisi cinta.
Antologi sastra atau spesifik Puisi : secara harfiah diturunkan dari kata bahasa Yunani yang berarti "spoons" atau "kumpulan karangan bunga", adalah sebuah kumpulan dari karya-karya sastra. Awalnya, definisi ini hanya mencakup kumpulan puisi (termasuk syair dan pantun) yang dicetak dalam satu volume. Namun, antologi juga dapat berarti kumpulan karya sastra lain seperti cerita pendek, novel pendek, prosa, dan lain-lain. Dalam pengertian modern, kumpulan karya musik oleh seorang artis, kumpulan cerita yang ditayangkan dalam radio dan televisi juga tergolong antologi.
___________
Linglung...?, padahal "Cukup Kau membiarkan saja ia ", sekali waktu kau terbangun dari mimpimu kemarin, dan kau sangka ini "mu'jizat", padahal ia dekat. bahkan ia ingin kembali ke rahim kata.. menjadi bayi. belajar berdiri, lari. belajar menapak sajak (kata khrisna buat hasan aspahani)
_____________
Pada kediaman hening ketika hujan mengeras mencabik sunyi, kau sangka elegi tak pernah mati dan selalu terdengar, mungkin saja ia tapi yang terpenting ada yang abadi dalam sajak, untuk kebahagiaanmu maka  matahari memperkosa pagi, artinya : Santai saja ya..



Luka ?
kau lebih dahulu telah menjawabnya,
bahwa, “ luka adalah perihal yang mengajari :
teks..… hingga
puisi…juga
doa…..

(kau diam pada yang lainnya dan berkata pada diri sendiri),

Luka ?
sebelum kau sangat kedinginan dan
penuh keluh kesah 
kaupun lebih dahulu telah menjawabnya,
“biarkan seleksi Tuhan bekerja pada hati setiap orang”
______________________
Kaimuddin mbck (ingin berteman dengan luka hatimu)

kumpulan puisi puisi pendek berikut ini adalah gambaran rindu pada kekasih dengan kata yang mengharapmu tetap romantis meskipun kau sangat merindukannya

2. Kemudi ini gila sayang…
ia,terjemah rindu yang terkirim tak beralamat,ketika itulah kata yang bermula dari gerimis,,, ..dan tumpah menyergap seluruhmu,lihatlah…. segalamu telah basah,
“ya sebuah genangan gerimis ?”, kau tebak,
padahal telah lipatan doa menjadi ....kata,menjadi .....gerimis,menjadi....pantai tempat berlabuh.

3. "rindu...." gumam pelan-pelan
"rindu...." gumam pelan-pelanHari-hari terbuang danmelelah tak terjemahkan apapun.
Sekali lagi kuingin kaumengendap dalam bulir harapan dimana aku segera menemukan pintu atau berlari ke puncak sajak, disini ada yang mengecil dalam benakku terus-terusan , dan memoriku terus menjala kenangan: tak sanggup hanya mengenang hujan sepanjang siang ini, “rindu….”, bergumam pelan-pelan_

kumpulan Puisi pendek 4 dan diakhiri dengan sms kata semantik semoga membuatmu mengerti bahwa dalam surat cinta itu tidak padat sebagaimana puisi jadi terjemahkanlah puisi berikut menjadi surat cinta, semangat ya friend...

*Masih di Punggungmu__
Punggungmu…dan aku tak peduli lagi apapun-----
Serupa tebing sutra punggunggungmu ku-usap hingga kepuncak.
tapi bukan hanya itu ..tahi lalat di tegas putih kulitmu berpendar
menjelma bunga ilalang…,
uh.. aku jemput yang beterbangan sayang.., ketika sore itu,
tak ada lagi jarak antara tatapku di tahi lalatmu,“Itu sihir…!?” ,
tapi aku rela menua setelah itu……


*Lukisan Mu…----
kelak, gerimis pagi tetaplah pelangi sore,
meski tak berucap lama…sungguh kau telah sempurna ku hadirkan
sebagai kata… syair..Eee puisi….atau bukan sebagai apapun.

kuakhiri dgn sms berikut : tumpukan puntung rokok di asbak semalam, dalam bisu, sejuta kata seperti hendak diteriakkannya untukmu_wassalam
_____________
keterangan catatan : sekedar berbagi saja bahwa surat cinta untuk orang yang kita rindu atau sang kekasih ke-mujarabnya berasal dari  kata asmara hati yang paling dalam dan tawaran puisi-puisi pendek juga sms romantis dalam se-kumpulan ini semoga dapat menemukanmu denganya sebagai kesan paling indah dalam hidupmu.
by kaimuddin mbck, wassalam

(yang tak bisa bangkit lagi) *Seolah lapang itu adalah bayangan wajah yang rekah dalam kata dan pinta. Ia bergumam pelan dalam khayalan rindu.... Aku cum...rindu... , ia perempuan yang menciptakan waktu rindu dan akan berakhir sebentar lagi, dia masih mengendap di dinding sebagai memoar berdebu, dan kelak ketika hatimu gerhana, maka " Tuhan lemparkan jauh ke dalam dasar dadamu "khianat jika cinta tak menunggumu..!".

*Merangkum senyumnya yang ranum pada doa-doa dan biarkan waktu berlalu begitu saja : oh kutandai sebagai terlambat menulis kitab kehidupan yang harus aku wariskan

*Bukan aku yang berdiri lama menunggumu lintas di jendela, ukan aku yang mengenal dirimu utuh, dan bukan aku yang kelimpungan mencari-cari jalan pulang. kotaku sendiri telah kehilangan tubuhnya.
mengetuk kamar-kamar di malam yang akan datang.(teks berikut yang aku lupa sumbernya mengakhiri)
"siapa yang bersetia padamu?, tentu bukan aku.

*mereka: wajah-wajah tanpa nama, patah patah sedangdi jendela hujan tak pernah reda. sebuah catatan bahwa tak perlu mereka-reka bayang surga. sebab dimana aku tiada, juga kau....

*rupanya isarat  yang tadi kuterima, cuma gerit pintu terbuka dan asa yang terpenggal-penggal, bening lantai yang pernah kau pijak: mengental dalam puisi...., rupanya gema yang tadi kuterima,
adalah abad-abad
luka yang kadang digarami, uh....

*ia yang mengenal semangatnya "silakan dera terus tubuh ini, aku tetap pasukan akar-akar menjalar.
lembut dan mengenal haru, adakah malam disini lebih indah dari malam-malam di surga ? sebab puisi tidak dengan terpaksa harus lahir

*senja pertama itu membawa nama-nama dari lintasa masa lalu, yang sesekali datang datang mengetuk pintu rumah dan setelahnya semburat jingga memberangus gelap. entah di laut mana matahari tenggelam ?
 

*"memahat rona asa di segala sudut bumi", seseorang dengan alasan yang penuh kebebasan, mungkin ia juru bicara tapi yang pasti ia politik, .

Puisi Subagio Sastrowardoyo (berikut)
DI POJOK JALAN > ....kepada istri, dan kepada anak. Kita bersatu dengan awan,
dengan bunga dan bianatang. Kepada....dengan kebaktian dan tekat. Perjanjian diikrarkan dengan darah
dinihari, ...adalah manusia kurus menangkup bunuh diri.

Bapak di sorga biarlah kita jaga jarak ini, sebab aku ini manusia mual, Sekali kau tampak telanjang di hutan
Aku akan berteriak seperti Yahudi: "Salib!", Dan kau akan tinggal sebungkah di kayu.

*nyanyian bungkan penuh suara mengaduh, aku tetap disini berteman dengan air matamu dan terjaga hingga MATAHARI  MENGALIR kepintu- yang terbuka sebab tak ada lagi orang lain, kecuali "kita"

(puisi hari bumi) *karena aku terlahir di sini, sebuah lahan berderap belantara dan tandus berganti-ganti di sepanjang pandang. kita hanya menapak pembongkaran, saling gesek jepit juga tekan, apalagi ? : sepanjang muara airmata tak jua terhenti

Kumpulan Puisi puisi cinta 2) 
 Cinta hanyalah  sebuah istana debu, sebab rindu lebih sering dan kata adalah perwakilan dari dunia sepi yang pada akhirnya adalah gerayangan pada janji perjumpaan kemudian yang entah bisa atau tidak bakal temu, "Kuharap kau baik-baik saja, di sepi setelah amuk gempa". Tapi, pada semua berita tak kunjung jelas sehat atau sakitmu, sedang angin adalah obyek terpandai untuk tanya berita darimu, aku berkeras tetap mencari kabarmu di semua berita. Lihatlah kumpulan puisi itu agar dunia meng-Kabar tentang dirimu dan orang-orang serupa mendobrak pintu langit membangunkan tuhan, menuntut cintanya dengan harapan dan doa-doa, kata-kata cinta berhamburan ke jalan-jalan. Ada yang terperangkap di bawah reruntuhan dengan sekelip sisa harapan, “Beri aku nyawa di satu kesempatan : rindu telah membunuhku.

___ demikianlah by kaimuddin mbck si tulis-tulis saja dalam  Puisi puisi cinta

{ 0 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Posting Komentar