Pages

09 November 2017

Fakta Bangsa Mongol

11 persen dari penduduk bumi dibantai habis dalam Ekspansi Mongol, sejarah mencatat hingga  1/3 belahan bumi, dan pendapat lain mengatakan 1/2 belahan bumi dikuasainya. Sebuah ekspansi besar bangsa Mongol dipimpin Genghis Khan untuk menaklukan wilayah Eurasia pada awal abad ke-13. Dengan membawa pasukan berkuda dalam jumlah besar dan amat terlatih, Genghis Khan berhasil menebar teror di seantero Eurasia,  selama 1 dasawarsa. menguasai Tiongkok, Rusia, menghancurkan kekaisaran Persia, mencaplok Polandia dan Hongaria, serta meluluh-lantahkan Baghdad sebagai pusat kekhalifahan Islam pada masa itu.  Ia menghancurkan apa saja di depan mata, tanpa pandang bulu. Ia menyerang bukan untuk memerintah, melainkan untuk menjarah, memerkosa, dan menculik gadis-gadis.

Telisik sejarah megasumsikan sebuah kaidah bahwa
 : Bangsa Mongol justru kalah ketika menghadapi Ideologi Islam yang saat itu diterapkan secara Kaffah
 oleh negara Khilafah Islam, bangsa Mongol harus menerima kenyataan, bahwa dengan kehebatan tentaranya mereka tidak lebih dari sebuah bangsa primitif yang tidak mempunyai Ideologi dan Ilmu Pengetahuan yang hebat, 
yang justru mereka butuhkan untuk bekal berkuasa.

Sosiokultural 
Mongolia adalah sebuah negara di sebelah utara Cina yang berbatasan dengan wilayah Siberia Rusia, hampir 80% wilayah Mongolia adalah Gurun Gobi, dengan rumah mereka mirip tenda atau sebuah kemah. Tahun1174 berawal periode itu bermula, ketika seorang anak dari bangsa Mongol yang bernama Temujin. menyatukan seluruh suku-suku yang ada di Mongolia dalam satu pemerintahan, yang kemudian diberi gelar nama yaitu Jengis Khan pada tahun 1206.dengan tujuan utamanya adalah menguasai dunia.

Ekspansi besar-besaran Bangsa Mongol, dimulai dari Negeri Cina yang pertama menjadi korban hingga ke seluruh daratan Cina berhasil dikuasai pasukan Mongol, perihal ini tanda tumbangnya Dinasti Song dan disempurnakan oleh cucunya Kubilai Khan tahun 1279, serta mendirikan Dinasti Yuan tahun itu juga. Pasukan Mongol bergerak ke arah timur menaklukan Manchuria ( Semenanjung Korea ), lalu Jepang. Kemudian bergerak ke arah selatan menaklukan kerajaan Yunan, Myanmar, dan terus melaju ke selatan menyerang langsung pusat Kerajaan Singasari di Jawa Timur, namun hanya sebentar, karena Raden Wijaya berhasil menahan tentara Mongol ( Tartar ) dari Nusantara.

Di bawah kepemimpinan Hulaku Khan, pasukan Mongol bergerak ke arah barat, membantai rakyat negeri-negeri yang dilewatinya, terus menguasai India, Afganistan, dan bergerak terus mengalahkan Kesultanan Khurasan, dan Persia. Kaum muslim yang saat itu sedang dalam keadaan terpecah belah akibat tidak tunduk sepenuhnya pada Pemerintahan Khilafah Islam di Baghdad, tidak mampu membendung serangan bangsa Mongol yang sangat bengis. Bahkan penduduk kota Herat di Afganistan hanya tersisa sembilan orang saja yang berhasil bertahan hidup, seperti yang dituturkan oleh sejarahwan Mike Edward di National Geographic.

Tahun 1258, Hulako Khan berhasil menumbangkan pemerintahan Khilafah Bani Abasiyah di Baghdad, membantai jutaan kaum muslim di sana, hanya beberapa saja yang selamat dari kekejaman tantara Barbar Mongol ( Tar tar), selain menghancurkan kota Baghdad, tentara Mongol juga membakar dan membuang buku-buku ilmu pengetahuan yang berada di perpustakaan Baghdad, saat itu banyak koleksi berharga ilmu pengetahuan hilang begitu saja. Serangan Bangsa Mongol digambarkan oleh Ibnu Taimiyah sebagai kengerian yang luar biasa, dan sulit diterima akal sehat. Ibnu Taimiyah adalah salah seorang yang selamat dari serangan tentara Mongol, beliau dan keluarganya berhasil melarikan diri ke Mesir.

Pasukan Mongol terus bergerak ke arah Palestina, namun dihadang oleh tentara Mamluk dari Bani Mamalik yang dipimpin Muzafar Al Qutus di Ain Jalut, bersama Ibnu Taimiyah, Al Qutus berhasil menghadang dan menggagalkan serangan Mongol ke Palestina dan Mesir.

Pasukan Mongol berhenti menyerang kaum muslim setelah kalah telak di Ain Jalut. Namun di sisi lain arah tenggara mereka terus melakukan serangan ke Eropa, mengalahkan kerajaan Rusia, terus bergerak menguasai Eropa Timur, mengalahkan bangsa Viking di Swedia, tentara-tentara Eropa tumbang setelah kalah melawan tentara kuda Mongol yang lebih pendek dan kecil namun sangat gesit, sehingga seluruh Eropa Timur dikuasai Mongol.

MENERIMA ISLAM
Mongol hampir saja menguasai dunia, dengan kehebatan militernya yang luar biasa. Setelah berhasil menguasai hampir seluruh benua Asia dan sebagian Eropa, gerakan tentara Bangsa Mongol mulai mengendur. Namun Mongol tidak menonjol secara kebudayaan. Walaupun para pemimpin Mongol mengundang para ahli ke pusat pemerintahannya untuk membangun negeri itu, tetapi bangsa Mongol sendiri tidak tampil sebagai ilmuwan, sastrawan, atau arsitek. Mereka tetap memainkan peran yang sama sebagaimana sebelumnya, yaitu sebagai tentara dan penunggang kuda yang tangguh. Kekosongan di lapangan peradaban otomatis diisi oleh bangsa-bangsa lainnya, dan kaum Muslimin memiliki peranan yang besar dalam hal ini.

Kemudian mulailah para pimpinan Bangsa Mongol di daerah-daerah yang ditaklukan seperti di timur tengah masuk Islam, dan pada akhirnya mayoritas pasukan Mongol yang menguasai daerah di timur tengah pun masuk Islam. Mereka kagum dengan budaya mulia Islam, dengan ilmu pengetahuannya, dengan sistem hukumnya, ekonominya serta Ideologinya yang sangat maju. Para pemimpin inilah yang akhirnya melepaskan diri dari kekuasaan Imperium Mongol dan justru tunduk pada kekuasaan Khilafah Islam di Mesir. Para penguasa daerah taklukan Mongol akhirnya mendirikan Kesultanan Mongol seperti di India, dan Turki. Bahkan Berke Khan seorang penguasa Mongol di Turki ( Golden Horde ) justru menyerang tentara Mongol pimpinan Hulaku Khan yang hendak menyerang Palestina kembali setelah kalah di Perang Ain Jalut. Walaupun Berke Khan dan Hulakhu Khan adalah saudara, tetapi Berke Khan lebih mencintai Islam dan kaum muslim dari pada Bangsa Mongol.

Muslim Keturunan
Di Wilayah bekas kekuasaan Hulaku Khan justru berdiri Kesultanan Mongol yang memerintah  hingga akhir abad 18 dari wilayah India, Pakistan, Afganistan, Kazakhstan, Uzbek dan lainnya, salah satu Sultan yang terkenal adalah Sultan Akbar Khan, yang merupakan keturunan India Mongol. Dan nama-nama Mongol di India juga identik dengan Islam, seperti Syahrukh Khan, Amir Khan, mereka adalah muslim dan mereka adalah keturunan Mongol India. Pernah nonton film My name is Khan yah itu adalah nama Muslim dari India. Beberapa keturunan Mongol nantinya juga menurunkan bani Utsmani yang nantinya mengambil alih pemerintahan Khilafah Islam, yaitu Khilafah Utsmaniyah. Muhammad Al Fatih juga masih punya darah Mongol.

Di Cina, saat Dinasti Yuan yang merupakan Dinasti Mongol berkuasa, justru Islam berkembang sangat pesat. Orang-orang Arab dan Uighur yang beragama Islam serta mempunyai ilmu pengetahuan dan teknologi maju di rekrut oleh pemerintah Yuan untuk membangun Cina, dan ini adalah kesempatan bagi mereka untuk berdakwah.

Akhir Kekuasaan Mongol
Setelah para pasukan dan pimpinan Mongol di timur tengah masuk Islam, maka akhirnya kekuatan Imperium Mongol pun rontok satu per satu. Kekuasaan Mongol di Eropa berhasil direbut kembali oleh bangsa-bangsa Eropa karena tidak ada dukungan dari Timur Tengah, sedangkan di Timur Tengah para penguasa Mongol melepaskan diri dari Imperium Mongol karena tunduk pada Islam. Dan puncaknya adalah kekuatan terakhir Imperium Mongol yaitu Dinasti Yuan di Cina, dikudeta oleh kaum muslim dan rakyat Cina.

Akhirnya Dinasti Yuan pun tumbang pada tahun 1358 setelah menguasai Cina selama 89 tahun ( 1279-1558 ) dan berdirilah Dinasti Ming, dan saat itu juga ekonomi dan politik Cina dikuasai kaum Muslim, dan Islam mewarnai segala aspek kehidupan di Cina, menurut catatan sejarah ada banyak Kaisar Dinasti Ming yang Muslim, ada juga yang menyebutkan semua Kaisar Dinasti Ming adalah Muslim, dan ada Juga yang menyebut bahwa kata Ming terinspirasi kata Madinah Al Munawarah, yang artinya adalah Kejayaan dan kegemilangan.

Mongol dan Ideologi
Akhirnya mereka harus menerima kenyataan yaitu menyerah kalah pada serbuan Islam secara pemikiran, dan akhirnya mereka masuk Islam dengan sukarela dan senang hati.
Jadi jika kesimpulan di atas dihubungkan dengan kenyataan umat Islam saat ini adalah, bahwa umat Islam sebenarnya sangat banyak dan sangat kuat secara militer. Namun Umat Islam kalah secara Ideologi, karena Ideologi Islam yaitu Syariat Islam tidak ditegakkan, dan Institusi Negara Khilafah Islam yang akan mempersatukan kaum Muslim seluruh dunia tidak ada. dengan ini tak paerlu berkecil hati sebab keberadaan tegaknya syariat akan selalu dijaga oleh Allah SWT. __ dari berbagai sumber
kunjungi laman berikut http://www.sangbaco.web.id/2017/11/presiden-paling-unik-kren-erdogan.html

05 November 2017

Presiden Unik & Kren : Erdogan

wilayah Turki dahulu adalah negara berbentuk kerajaan bernama Kerajaan Byzantium, pernah dikuasai Romawi namun Romawi dijatuhkan oleh kaum Barbar. Pada masa abad ke-12 Byzantium jatuh ke dalam kekuasaan Kerajaan Ottoman yang dipimpin Raja Osman I. Inilah masa keemasan Turki Ottoman, periode sebelumnya, Negara dan masyarakat Turki telah berpuluh puluh tahun dikekang oleh sistem leberalisme dan sekulerisme, semisal Pelarangan mata pelajaran agama, pelarangan pakaian Muslimah adalah sesuatu yang telah jamak diketahui masyarakat dunia, hal yang diberlakukan oleh tokoh sekuler Turki : Mustafa Kamal), sistem yang melululantakkan masyarakat  Turki dan tak memberi kebanggaan apapun Kecuali kehinaan belaka.

Satu dekade sejak naiknya Partai AKP (Partai Keadilan dan Pembangunan) me-tandai unik dan kren-nya  seorang presiden, yang dipimpin Recep Tayyip Erdogan , Turki-pun kembali menyinari langit Semenanjung Anatolia, Turki kian dekat dan kembali ke pangkuan Islam.
Erdogan bangkit dan menghidupkan kembali Turki Otsmani, persis seperti dalam pidatonya saat dilantik menjadi Presiden. Erdogan kren membuat semua yang hadir tercengang mendengar pidatonya, bahkan ia menyebut Adnan Menderes, yang  digantung karena dia percaya terhadap Islam.
Partai AKP yang  berkuasa pada 2002 lalu, mengubah seluruh kehidupan Turki, dan mulai mengubah kebijakannya, terutama mulai dekat dengan  negara-negara Islam. Sekian banyak keluar-biasaan presiden ini, tak kami telusuri seluruhnya, dan inilah Presiden Unik itu (dari berbagai sumber yang kami petakan)

1. Turki berani mengatakan tidak terhadap Israel dan Amerika. peristiwa mengesankan dunia ketika, dengan terpaksa Israel  harus meminta maaf dan membayar ganti rugi atas tindakannya yang menyerang kapal Mavi Marmara. Turki berikan syarat pencabutan embargo Gaza untuk menerima permintaan maaf tersebut
2. Turki meninggalkan  Azerbaijan, negara Islam yang sangat pro-barat dan AS. Begitu juga dengan Georgia, negara bekas Uni Soviet yang melepaskan diri dari imperium Komunis. Turki memiliki  sikap dan kebijakan luar negeri yang lebih jelas, dan lebih dekat kepada negara-negara Islam. Pembelaan terhadap negara-negara Islam, dan Muslim sungguh-sungguh dan ikhlas. Erdogan tetap mengakui Presiden Mursi, dan menolak al-Sisi sebagai presiden Turki.

3. Istri Erdogan, Aminah pergi ke Myanmar bersama Menlu Ahmed Davutoglu, dan ia menggendong bayi Muslim Maynmar sambil menangis. Adakah isteri pemimpin Islam seperti Aminah?

4. Erdogan tak ragu mengecam Presiden Israel Shimon Peres dengan sebutan Yahudi keparat yang telah membunuh ribuan orang di jalur Gaza. Apa yang dilakukan Erdogan setelah itu?  Meninggalkan  pertemuan Forum Ekonomi di Davos, dan kembali ke negaranya. Erdogan tidak takut dengan negara Yahudi itu, yang selama di mitoskan lebih.
5. Erdogan mengusulkan penggantian sebutan kampus pada universitas dengan sebutan kuliyye, Januari lalu. Menurut dia, sebutan kampus yang digunakan di Turki saat ini diambil dari Bahasa Inggris.Sementara kulliye berasal dari bahasa Arab. "Saya berpikir meninjau kembali sejarah kita dan mempertimbangkan kulliye akan lebih baik. Ini akan menjadi yang pertama dalam era baru ini," ujar Erdogan.

Gerakan Erdogan yang menjadikan perayaan 29 Mei, jatuhnya Konstantinopel yang
 menjadi simbol imperium Barat itu, sudah berakhir dan akan digantikan oleh imperium Islam. Muslim Turki yang telah lama hidup dalam sekularisme.Kini dibawah Erdogan semua akan berubah, termasuk  gaya hidup dan  tata cara hidup yang sekuler pasti akan berakhir. Inilah kenyataan yang sangat memberikan inspirasi dan ruh semanat bagi Muslim di seluruh dunia, yang sekarang terpuruk, akibat permainan kotor Zionis-Nasrani yang sudah mulai nampak kebangkrutan di Barat.

6. Di bawah Erdogan, pembangunan Turki kian bergeliat dalam berbagai bidang. Ekonomi Turki bergeliat dan pendidikannya pun semakin maju. Tidak hanya itu, militer Turki pun semakin kuat dengan penguatan alustita yang canggih. Turki baru dibawah Erdogan telah melakukan lompatan ekonomi yang besar, dari rangking 111 dunia ke peringkat 16, dengan rata-rata peningkatan 10 % pertahun, yang berarti masuknya Turki kedalam 20 negara besar terkuat (G-20) di dunia. Di tahun 2013, Produk Domestik Nasional Turki mencapai 100 M dolar Amerika. Angka tersebut sama dengan pendapatan gabungan 3 negara yang memiliki ekonomi terkuat di Timur Tengah; yaitu Arab Saudi, Uni Emirat arab, Iran, serta ditambah Yordan, Suriah dan Libanon. Dari rangking 111 dunia ke peringkat 16, prestasi Erdogan membawa negerinya dalam bidang ekonomi, dengan peningkatan rata-rata 10 % pertahun. Itu membuat Turki ke dalam 20 negara besar terkuat (G-20) di dunia. Di tahun 2023 dicanangkan Erdogan,

7.Turki menjadi kekuatan politik dan ekonomi nomer 1 di dunia,  Airport Internasional Istanbul kini merupakan bandara paling besar di Eropa dengan kemampuan menampung 1260 pesawat tiap harinya. Ditambah adanya Bandara Shabiha yang mampu menampung hingga 630 pesawat tiap hari. Turkish Airline berhasil mendapat peringkat peringkat maskapai penerbangan terbaik di dunia dalam 3 tahun berturut-turut.

8. Di Turki telah ditanam 770 juta pohon Harjia dan telah berbuah selama 10 tahun terakhir.

9. Turki mampu memproduksi sendiri Tank baja, pesawat terbang dan pesawat tempur tanpa awak, serta satelit militer modern pertama yang multi fungsi.

10. Dalam 10 tahun pemerintahan Erdogan telah berdiri 125 universitas baru, 189 sekolah baru, 510 rumah sakit baru dan 169.000 kelas baru yang modern. Kini rasio siswa perkelas tidak lebih dari 21 orang.

11.Saat krisis ekonomi dialami Eropa dan Amerika, universitas-universitas di Eropa dan Amerika menaikkan biaya uang kuliah. Sementara biaya kuliah dan sekolah bagi rakyatnya menjadi tanggungan negara di Turki.

12.Pendapatan perkapita penduduk Turki yang dulu 3500 dolar pertahun, meningkat pada tahun 2013 menjadi 11.000 dollar pertahun. Itu dilakukan dalam 10 tahun terakhir. Bukan hanya itu, Erdogan mampu naikkan nilai tukar mata uang Turki 30 kali lipat!

13. Di Turki, 300 ribu ilmuwan dibiayai pemerintah dengan total untuk melakukan penelitian ilmiah demi target tahun 2023.

14. Dua bagian Cyprus yang bertikai berhasil didamaikan Erdogan. Pembahasan damai dengan partai Buruh Kurdistan juga berhasil dilakukan Erdogan supaya tak terjadi lagi pertumpahan darah, sekaligus meminta maaf pada Armenia. Masalah itu sebelumnya menggantung sejak 6 dasawarsa lalu.

15. Gaji serta upah di Turki meningkat hingga 300%. Gaji pegawai baru pun mengalami kenaikan, dari 340 lira Turki menjadi 957 lira. Tingkat pencari kerja juga menurun dari 38% menjadi hanya 2%. Anggaran pendidikan dan kesehatan di Turki lebih besar dari anggaran pertahanan. Gaji guru pun setara gaji dokter. Sudah dibangun 35 ribu laboratorium IT dan data base modern untuk melatih pemuda-pemuda Turki. Defisit anggaran yang mencapai 47 milyar dolar berhasil diselesaikan Erdogan.

16. Sebelumnya Turki punya cicilan hutang terakhir ke IMF sebesar 300 juta dolar. Kini justru Turki yang meminjami IMF sebesar 5 milyar dolar. Selain itu, Erdogan juga menambah cadangan devisa negara hingga 100 milyar dolar. Ekspor Turki pada 10 tahun lalu hanya 23 milyar dolar. Saat ini meningkat menjadi 153 milyar dolar dengan sasaran 190 negara. Produk yang paling banyak dieskpor adalah mobil, lalu peralatan elektronik. Energi listrik sudah dinikmati 98% penduduk Turki.

17. Erdogan pun mempelopori pengolahan sampah menjadi pembangkit tenaga listrik, yang telah dinikmati sepertiga penduduk Turki. Di suatu siaran langsung televisi, Erdogan pernah berdebat dan berdiskusi tentang pembangunan Turki masa depan dengan seorang anak perempuan yang berusia 12 tahun. Beliau hormati kecerdasan dan semangat anak tersebut. Seperti Erdogan didik anak-anak Turki keteladanan dalam berdebat dan berdiskusi dan juga membaca masa depan.

18. Erdogan berikan kritikan tajam terhadap orang-orang yang tepuk tangan terhadap pidato Simon Perez dalam sebuah pertemuan Ekonomi dunia. Sebelum keluar ruangan dan pulang ke Turki, Erdogan berkata: “Memalukan kalian bertepuk tangan terhadap pidato ini, padahal Israel telah membantai ribuan anak dan wanita di Gaza…”

19. Erdogan tak mau anak perempuannya membuka hijab saat di sekolah. Lalu diputuskannya untuk menyekolahkan anaknya di Eropa supaya tetap berhijab. Itu terjadi dulu sebelum hijab boleh dipakai di kampus-kampus Turki.

20. Erdogan bersama istrinya menjadi satu-satunya kepala negara yang datang ke Burma dan bertemu dengan kaum Muslimin di sana yang mendapat bencana. Setelah hilang selama hampir 90 tahun karena dihilangkan pemerintah sekuler,

21. Erdogan kembali menghidupkan pengajaran Al Quran dan Hadits di sekolah-sekolah negeri.
Erdogan terapkan kebebasan berhijab di kampus-kampus Turki dan parlemen.

22. Erdoganlah membuat lampu di jembatan gantung terbesar di dunia yang berada di pantai laut hitam dengan penerangan sangat besar bertuliskan “Bismillahirrahmanirrahim..” Erdogan kembalikan pembelajaran bahasa Ustmaniyah berhuruf Arab di sekolah-sekolah negeri.

23. Erdogan melepas pawai 10 ribu anak-anak muslim berumur 7 tahun di jalan-jalan Istambul. Anak-anak tersebut dengan penuh bangga akan memulai kewajiban shalat berjamaah dan menghafal Al Quran. | Lihat lah bila pergi ke Istambul, sebelum pesawat landing di bandara, lewat jendela pesawat, pasti akan melibat begitu banyak 'telunjuk' yang memenuhi langit Istambul. 'Telunjuk' itu tidak lain, menara-menara masjid yang menjulang di Istambul, yang pernah menjadi ibukota Romawi, Konstatinopel.

24. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyerukan rakyatnya untuk melakukan perlawanan terhadap militer pelaku kudeta. Seruan disampaikan melalui Facetime. "Kita akan mampu memulihkan keadaan. Bangsa kita harus turun ke jalan untuk memberi perlawanan terhadap pemberontakan ini," kata Erdogan, seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (16/7/2016). "Mereka yang berada di belakang kudeta ini akan menanggung konsekuensi berat. Situasi yang muncul saat ini akan terselesaikan dalam waktu singkat.
Turki dibawah Erdogan mengembalikan kejayaan dan kebanggan Muslim terhadap sistem dan nilai Islam yang selama ini dihinakan dan diacuhkan oleh masyarakat modern. Islam tiba-tiba seperti sinar yang sangat agung keluar dari langit Turki. Bersamaan dengan dibukanya kembali Hagia Shopia, Katedral yang megah, dan sekarang menjadi masjid, Turki akan menjadi imperium Islam. Allahu Akbar. Wallahu'alam
.___
Dilansir dari berbagai sumber,