Betapa Jauhmu


(Rindu yang lahir begitu saja,  atau 
serupa air yang mengalir, meski  demikian rindu itu tak tau jalan pulang,
 tak menemu senyummu, bahkan kau tak menyisakan satupun buatnya ,
 ia masih di sini menunggumu)_

Sore yang sederhana
  : memboncengmu dan kau menyandarkan kepala, 
    menatapmu dan kau menaikkan alismu yang bak bulan sabit, atau 
    sedang berjalan ku menyenggolmu dan kau tertawa-tawa hingga merah semu
    ah, episode  yang memorial.

Aku di sini, masih dengan alamatmu yang tak pernah kulupa,
Masih merdukah suaramu terdengar di seberang, sebab malam-malam larut, aku rindu hapeku berdering dan suaramu memecah sepi

Aku belum lelap tertidur sejak itu…?
Kepalaku adalah warna-warni perih,

Demikianlah (saat kau pergi)
aku lupa menanyakan, cara tercepat melupakanmu_


{ 0 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Posting Komentar