diksi kemarau

Diksi kemarau adalah pilihan kata yang jatuh pada : peluh, kering, tanah retak, panas, juga gejolak kehidupan_ lihatlah kering yang mengatup segala ruang dan dalam nelangsa kemarau, gadis2 kota tampak serampangan dan tak menutup auratnya, mereka melayang-layang di antara warna-warni zaman, kemarau dan persimpangan yang menajam serta matahari yang begitu dekat dengan jarak kepala. Diksi kemarau serupa pengeboman gedung wtc, panas dan menegaskan momok teroris Osama Bin Laden, meskipun sebagian media menyebut nama ini hanya muatan untuk kepentingan tapi jelas bahwa negeri minyak timur tengah kelak diresap barat dengan bantuan seluruh negeri ?, dalam diksi kemarau dunia sedang tidak bersahabat "orang-orang kalah bertambah jumlahnya dan mereka tak bisa bicara..", TAPI diksi baru apa lagi ya …?, sebab kemarau sedang hendak dipanjang lebarkan.

gadis-gadis dalam diksi kemarau
 Diksi Kemarau
Trotoar.... panasmu menyengat muka, tak mampu mengais dingin pada ac kendaraan yang lewat atau pada sela daun-daun pinggir jalan.
 
Rindu di antara garis-garis cuaca, pun tak membekaskan kata sedikitpun, tak tahu di mana senyum itu atau pada ranting-ranting kering yang entah kapan patahnya….

Kepul asap belum pekat untuk menenun awan, dan jarak yang kau gambar tak kan bisa mengerat sukma yang kering. Aku tak pernah bisa mencintai musim ini secara biasa,  sampai jejalanan ini lindap jadi rerumpun rindu, sebab hujan dan jembatan penyeberangan telah penuh diksi dengan pariatif, lihatlah... rumputan yang tumbuh liar, mewakili musim kerontangmu…diksi apalagi ya…? : sedang musim tak bersahabat.

{ 0 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Posting Komentar