puisi Religi "caHaya soRe itu"

cahaya seperti diarak kesebuah titik, gunung, pohon besar serta tiang-tiang kokoh tampak dimiringkan, bahkan hendak di rebahkan,  ia (cahaya sore) menggelitikmu tentang kekuatan... perjuangan yang diamdiam akan raib dan akan kau tangisi itu. karena malam sebentar lagi merampas segalanya.
_____
 setelah maklumat sore se-bentar, jika ada tangis maka menangislah pada yang menguasai kegelapan juga tumpahkanlah air matamu hanya pada yang menguasai sore yang sakral ini, sebab Dialah Tuhan yang mengetahui dirimu melebihi pengetahuanmu tentang dirimu sendiri....

cahaya sore itu
__________________
cahaya sore yang mengentalkan jejak masan lalu itu, disaat banyak peristiwa alam baru saja di eksekusi, kau kemana ketika anak-anakmu menangis sebab ia takut dengan bayangannya sendiri, mantrapun dirapal  untuk sesuatu yang tak terlihat (setan), cahaya sore itu ada yang menyangkanya : bumi hendak dihancur leburkan
_________
3 Puisi caHaya sOre itu 
oleh :  kaimuddin mbck 
_____________________________________________

 catatan kaki : pappaseng atau pesan masyarakat Bugis menerawang "riwettu sellung mataessoe' na eloni nradde wennie', pettama manengi ana'-ana'mu risabekeng nrarai' setange

{ 0 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Posting Komentar