kunjungi kora-kora (manusia terkecil sebesar gelas minum)di Bawalangiri kab maros-SulSel-(2)

Manusia terkecil sebesar gelas. hampir sangat dekat....dan sekarang tinggal beberapa depa..sebab aku telah masuk kedalam rumah pemilik "kora-kora" / manusia terkecil sebesar gelas minum itu, Menuju ke rumah pemilik kora-kora, siang lalu itu dan aura panas aneh dan ganjil, seperti hawa panasnya bumi jika akan terjadi gempa. Radiasi panas yang menyembur dari dalam bumi dibarengi getaran energi bumi yang terasa menekan dada menandai  aroma mistik  ke-2 ini, yang tidak tidak terlepas dari cerita sebelumnya. Menyaksikan / melihat kora-kora, sebuah pelajaran berharga akan ketakjuban penciptaan Allah Swt, juga dapat membuka makna ke link rahasia gaib tentang sebuah pahaman yang berkembang akan perihal mistik dari sebuah keadaan atau pengaruh yang tidak biasa.

Jika ditelaah dari segi ilmiah, jelas tidak mungkin ada suatu fenomena seperti ini. jika jazad /tubuh manusia mengendap lama dalam tanah atau terkubur, pasti akan terurai dan merangkak di dalam tanah, Upsss...tapi obyek telah  di depan mata > sorot matanya sangat tajam memandangku, (ketika mata kora-kora tersebut belum di sumbat oleh kapas), aku menangkap getaran energi yang sangat besar....episode 1 > kunjungi-kora-kora-manusia-terkecil

Wujud kora-kora didepan mata dan keterangan dari pemilik kora-kora tersebut, tentang sedikit, Ritual usai beri layanan pada kora=kora tersebut.
      
     : Baru saja tuan rumah  (pemilik )usai memberi minum kora-kora tersebut dengan menumpahkan air kelapa dari batok kelapa itu langsung ke mulut yang setengah menganga itu, sungguh mengherangkan sebab, air tersebut tak terbuang jika di banding dengan muatan kora-kora tersebut menampung air di perutnya, atau bila di banding dengan besar tubuhnya yang kecil dengan volume  / isi jumlah air kelapa yang di berikan padanya itu, sebagaimana kebiasaan pemilik memberinya air kelapa setiap minggunya sekali. Teman yang  mengantar kami sebelumnya memberitahu bahwa buah kelapa untuk ritual ini, tidak tersentuh oleh tanah / langsung di petik di pohon, tanpa jatuh.

Sesi lain tentang hidangan air kelapa ini untuk kora-kora, sesekali disimpan saja didekatnya pada malam hari dan pagi harinya tempurung tersebut telah sangat kering. Ritual ini disebut dengan  "ritoana" (dalam bahasa makassar yang berarti "dijamu"), namun apakah keistimewaan dari kora-kora ini, sehingga ia menjadi buruan banyak orang dan bukan hanya kolektor ?.

sebelum pakai kostum
Esensi Kora-kora dalam pandangan Agama Islam : Bertanya ke Ustads*, sebelum meng-kira-kira, katanya bahwa ini masih erat kaitannya dengan pemahaman animisme dan dinamisme. misalnya kepercayaan terhadap kekuatan mistis keris dan batu akik yang dipercaya dapat memberikan manfaat pada pemiliknya, disaat jin menjadikan obyek keramat tersebut sebagai wadah/rumah tempatnya singgah, serupa dengan kora-kora ini yang sangat di favoritkan jin untuk tinggal di tubuhnya atau menjadikannya wadah.

Penjelasan Uztad Amin Lc ", kora-kora ini bisa saja ada, apalagi anda telah melihatnya sendiri, memang tidak ada yang mustahil jika Allah berkehendak, peristiwa seperti ini, tengkorak manusia yang aneh pernah kami jumpai di Mesir saat sekolah dulu, saat itu masih terngiang bahwa pemakaman yang mau dipindahkan jazadnya itu adalah sesorang yang masa hidupnya berpahaman Islam Naksabandiyah, hanya mungkin ada ritual-ritual tertentu /permintaan kepada (menjadi serupa kora-kora itu) saat meninggal, kemudia Allah mengabulkannya. "
Lanjut sang uztads mengatakan "kebetulan saja  hal ghoib atau sesuatu yang di sakralkan , semisal badik, batu permata juga hal-hal unik lainya, benar-benar tempat pilihan  untuk ditinggali oleh jin, bahkan di berinya kekuatan, jadi letak esensialnya bahwa jin lah  yang menjadikan efek / hal kekuatan tersebut, wallahu A'lam bisshawab".

Peristiwa di temukannya korakora, sebuah mimpi  seorang Ny H Sahabuddin, berkunjung ketempat petunjuk dalam mimpinya itu, yang terletak disebuah pekuburan yang di dekatnya terdapat pohon pisang,  ia (terjadi secara insting/ firasat)meminta untuk di galikan tanah tersebut hingga kedalaman 1 meter/. ia pun melihat  rambut terjuntai dari (seolah ) sebuah boneka dengan tubuh kecil dan telanjang berjenis kelamin perempuan dan mempunyai kuku yang melingkari punggungnya, catatan tambahan : kuku yang terkena cangkul itu patah (melingkar selebar punggung kora-kora tersebut), tapi tetap direkatkan ke tubuh tersebut, mungkin ini sebuah permintaan.

Pandangan lain dari  orang yang di tuakan di kampung tersebut "kora-kora ini diyakini masyarakat adalah sebagai seorang manusia yang mempunyai ilmu sakti dimasa lalu (mungkin pertapa ) yang meninggal, tetapi tubuhnya ditolak oleh bumi, sehingga tubuhnya tidak hancur melainkan mengerucut sehingga menjadi bentuk seperti itu, lanjut ia bercerita "kami mendengar cerita ini dari orang tua kami, sebelumnya bahwa "nia mentong kammayya....",/hal tersebut benar adanya.

Pengalaman melihat kora-kora hari ini dan kemudian menjadi  hal yang tidak bisa dilupakan, muncullah bentuk apresiasi terhadap adanya hal mistik ini untuk menjawab, mengapa kora-kora ini sering menjadi buruan orang-orang yang mempercayainya ?, Selain katanya karena kekayaan ( semacam pelaksanaan ritual-ritual tertentu yang menyebabkan uang keluar dari tubuh kora-tersebut terlempar ke langit-langit kamar dan jatuh berhamburan, juga sebab khasiat atau keampuhannya yang kami sebutkan pada catatan sebelumnya.
keterangan gambar >janglot di daerah Jawa berbeda dengan kora=kora di Sulawesi Selatan, manusia sebesar gelas kami lihat tidak menyeramkan sebagaimana jenglot.
Semua cerita itu menjadikan kora-kora  memiliki nilai ekslusif dan berharga mahal hingga ratusan juta bahkan milyaran rupiah. tetapi ...kembali ke pandangan Uztads Amin Lc bahwa "..benda keramat yang gemar ditinggali oleh jin, menyebabkan  kekuatan, atau  jin-lah yang  keterpengaruhan sebagai  / efek akan hal  tersebut , wallahu A'lam bisshawab.__
"usai kunjugan ...dan meninggalkan rumah pemilik kora-kora atau manusia sebesar gelas tersebut. Kukira "langit biru melepasku dari bau tajam mistik kora-kora._penelitian kaimuddin mbck.
___________
Menurut sumber : kora-kora  ternyata pernah diteliti secara ilmiah. oleh Ahli Forensik FKUI-RSCM dan Ahli Anatomi tubuh juga ahli arkeolog, lanjut .....episode ke 3

{ 4 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

akbar1976 mengatakan...

maaf bos, tulisannx menarik, tapi untuk anda ketahui bahwa anda harus lebih banyak belajar mengenai tata cara menulis yang baik dan benar, kenapa saya katakan demikian, karena postingan ini sifatnya global, jadi alangkah bijaksana kalau sekiranya menyajikan tata cara penulisan yang baik. Ada banyak kesalahan dalam tulisan diatas, terutama dalam penempatan tanda baca. Sekali lagi cerita yang digambarkan diatas cukup bagus dan menarik sekali, cuman tata laksana tulisannya harus lebih baik dari yang sekarang.

kaimuddin Mabbaco mengatakan...

siap makasi...<X : terima kasih ya..

Anonim mengatakan...

namanya juga ya tulis-tulis saja....
Mau penempatan tulisannya dimana intinya bisa dipahami

sukses buat sang baco...

fosil manajement mengatakan...

orang irih itu baco...mau jugaki tp ndk bisa :D

Posting Komentar