Steve Jobs dan Albert Einstein "Perang Dunia ke-3 Tanpa Tekhnologi"

Minggu, Maret 08, 2020

Dunia itu akan selalu berotasi dan begitu juga dengan teknologi canggih. Walaupun ada masa jayanya namun kecanggihan teknologi itu ada batas dan limitnya.

Ungkapan Steve Jobs dan Albert Einstein "Perang Dunia ke-3 Tanpa Tekhnologi" memberi atensi henti membanggakan kecanggihan teknologi nuklir dan bermacam jenis persenjataannya. bahkan suatu ketika nanti sang kejayaan itu juga akan musnah. Diilustrasikan pada masa itu teknologi dan kecaggihan akan hancur karena jatuhnya meteor yang memiliki magnetik sangat kuat menyebabkan listrik dan juga mesin tidak berfungsi.

 Senjata yang digunakan hanya senjata pada zaman dulu seperti pedang, panah, dan tombak. Sedangkan kendaraan hanya bisa memakai kuda, unta, gajah, dan lainnya.

Berpijak dari itu setiap umat muslim sudah saatnya melatih diri, keluarga dan generasi selanjutnya untuk mengasah kemampuan menggunakan senjata dan kendaraan berkuda untuk mempersiapkan diri kita untuk berperang. "ajarilah anakmu berkuda, memanah dan renang", pesan lampau dari nabi SAW, mengisaratkan keadaan .  Albert Einstein, 100 tahun lalu, disegarkan kembali oleh Steve Jobs, 30 thm lalu, bahwa  zaman akan berdampak kepada besi-besi yang telah lebih dulu turun di bumi ini, sebagai alat manual perang 
____________

       
Kini mereka bangsa Yahudi telah bersiap melatih diri berperang dengan kuda, pedang, panah, dan tombak. Yahudi memang orang-orang pintar, jenius yang berpikir dan mempelajari. Hanya sayangnya mereka ingkari. Mereka kini juga mempersiapkan diri untuk perang akhir zaman.

Berdasarkan penelusuran dan juga kutipan ramalan dari ilmuwan modern tentang perang akhir zaman tanpa menggunakan teknologi tinggi telah di sebutkan beberapa abad silam walaupun baginda nabi terlebih dahulu telah mengisyarahkan fenomena tersebut.

Menyikapi hal ini sosok ilmuan terkenal Albert Einstein berkata: “Perang dunia ke-3 tidak akan menggunakan teknologi.” Pernyataan ini di dukung oleh Steve Jobs: “Selepas saya, kalian semua akan kembali ke zaman batu.”

Banyak yang mengatakan bahwa dalam Perang Dunia Ketiga, bom nuklir akan digunakan. Ada diceritakan juga dalam kitab Bahrul Mazi. Perang Dunia Ketiga yang diramal akan berlaku dalam tempo yang singkat. Tetapi, kemusnahannya amat dahsyat. Sehingga dikatakan dunia selepas itu akan kembali menjadi seperti Zaman Pertengahan di mana bala tentara hanya akan menunggang kuda serta bersenjatakan pedang seperti perang zaman dahulu.

Pernyataan diatas sesuai dengan perkataan seorang ilmuwan bernama Louis Lord Mountbatten, di berpendapat “Jika Perang Dunia Ketiga adalah berjuang dengan senjata nuklir, yang keempat akan diperjuangkan dengan busur dan anak panah.” Menyokong ungkapan diatas juga dikemukakan oleh ilmuwan terkenal Albert Einstein, dia mengatakan:“Saya tidak tahu dengan apa senjata Perang Dunia Ketiga akan diperjuangkan, tetapi Perang Dunia Keempat akan diperjuangkan dengan kayu dan batu.”

Lantas apakah Einstein dan Mountbatten hanya kebetulan mengatakan ini? Konon, ini disebabkan teknologi semua tidak boleh digunakan lagi pada masa itu karena EMP (electromagnetic pulse) senjata nuklir itu sendiri terjadi ketika Perang Dunia Ketiga. Jadi, kekuatan bala tentara ketika Perang Dunia Keempat nanti adalah seimbang dan tidak berat sebelah karena semuanya menggunakan peralatan perang yang sama.

Bukan hanya itu, malah ada sebahagian hadist yang menekankan akhir zaman nanti akan berlakunya perang menggunakan pedang dan Dajjal akan disembelih dengan pedang.

Hadis Nabi juga ada menyebut, Yahudi Zionis akan bersembunyi di balik-balik batu dan kayu dan hanya selamat di belakang pokok Yahudi yaitu pokok Gharqad, yang banyak di tanam sekarang di Israel.

Sang Penjelajah Waktu Bahas Perang Dunia Ke 3
Publik sempat dihebohkan oleh kemunculan seorang pria, yang berupaya menutup wajahnya, dan mengaku datang dari masa depan. Ia, yang mengaku sebagai penjelajah waktu, menyampaikan pesan dalam sebuah video bahwa Perang Dunia III akan mulai terjadi pada 2020 mendatang. Menurutnya, meski Kim Jong-un tidak lagi terang-terangan menyatakan perang kepada Amerika Serikat (AS), namun Korea Utara tetap akan terseret ke dalam perang yang disebut akan menyertakan sederet senjata nuklir termutakhir.

 Pria yang diketahui bernama Michael Phillips itu, sebagaimana dikutip dari Express.co.uk pada Senin (27/8/2018), turut menyebut bahwa konflik dagang antara negara-negara ekonomi besar akan memicu perseteruan lebih lanjut yang lebih sengit.

Konflik Suriah dan Ramalan Nostradamus dari Balkan soal Perang Dunia III Ditambahkan oleh Phillips, AS akan mendapat serangan dari dua kekuatan besar dunia selama Perang Dunia III, yakni China dan Rusia, yang masing-masing memiliki kepentingan tersendiri. Konon, Rusia akan mengedepankan isu adu pengaruh di Eropa.

Sementara, kata dia, China merasa perlu untuk membela kepentingan dagangnya di seluruh dunia, terutama di jalur Pasifik dan Hindia
“Tidak akan berlaku kiamat sehinggalah seluruh umat Islam berperang dengan seluruh Yahudi. Umat Islam akan membunuh mereka sehinggakan apabila mereka bersembunyi di sebalik batu dan pokok, tiba-tiba pokok-pokok dan batu-batu itu bersuara menjerit memanggil umat Islam agar datanglah kamu ke sini dan bunuhlah orang-orang Yahudi itu, kecuali pokok ‘Gharqad’, kerana ia adalah pokok Yahudi”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Beranjak dari itu marilah kita merenung dan mengintropeksi diri dan keluarga kita bukan hanya untuk kiamat kecil juga kiamat kubra (kiama besar) yang akan di lakoni oleh generasi selanjutnya. Siapkan bekal untuk hari esok yang lebih baik. Wallahu ‘Allam Bishawab.

Referensi: Dihimpun dari berbagai sumber.

You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images