kau pergi lagi : Apresiasi Puisi

Aku TAK bertanya, 
mengapa foto itu tergantung di kamar,
juga tak berusaha tahu 
apakah gambarmu itu risau atau senang, 
demi tuhan…!, foto itu, bukan apa-apa lagi saat kacanya buram karena lembab dan....kau-datang memebersihkanya penuh rindu
uh, kau pergi lagi ?, yah...tak mengapa....
______
 Kaimuddin Mbck.
(maros , 27 des 10) Apresiasi Puisi

Insiden kau pergi lagi 

Dalam foto itu, sepertinya dia melihat kemiripan ..., tapi setelahnya segera beranjak pergi.. lagi.... ?, dia tidak punya pilihan karena dia harus pergi jauh, sepertia biasa esok pagi tak se-siapapun dalam foto itu, kecuali isarat  "kesepian dan hanya meninggalkan sebuah foto berdebu, buram dan penuh metafora", Baiklah, ia akan menanggung semuanya.ia Akan mewakili dirimu melakukan semuanya, dan lupa jika KEMATIAN-NYA baru 10 hari, aku sendiri bahkan tak bertanya ..lagi...!.

Sebuah tanggapan sebab kau pergi lagi sebab kau meninggalkannya / pergi : ia lupa menyisihkan waktu untuk menegaskan bahwa "demikianlah sikap ketika benar-benar jatuh cinta secara mendalam", juga lupa menggandeng pengetahuan atas memenuhi keinginan pribadi kekasihnya dan bukan keinginan pisik semata., dan sebab lain  ia pergi ,hal kau benar2 lupa menghitung-hitungnya ?, Seringkali orang yang sedang jatuh cinta memberikan batas toleransi yang berlebihan kepada pasangan dan berpura-pura seolah-olah sikap pasangan bukan merupakan gangguan yang besar

{ 1 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Anonim mengatakan...

Nama:Asnida
Klas:XII IPA2


Kau pergi lagi

Setelah sekian lama
kau pergi meninggalkan diriku
kemudian hadir lagi di hatiku
penuh cinta dan sayang
Tapi tak ku duga megapa kau pergi lagi
rasanya ini mimpi dalam hidupku
entah kau pegi kemana?
apaka kau pergi untuk kembali
atauka kau pergi untuk selamanya?
Disaat itulah hadir penyesalan
dalam diriku
yang selama ini hanya menyia_nyiakan
dirimu
baru aku menyadari
batapa sangat berertidirimu dalam hidupku.






Maros.15.desember.2011

Posting Komentar