Puisi Cinta dalam Rumah Rindu

Senin, Juli 20, 2020

Puisi Cinta dalam Rumah Rindu |I| Sang BacoLiterasi puisi sepanjang kata, kumpulan puisi dengan ekspresi sederhana dan coba analogikan rasa cinta wakili maksud hati.
Daripada terendap teronggok di tulis-tulis kertas, rak buku, ya., ini "rumah virtual /mata" yang sederhana. Rindu tak biasa diam, bagai gejolak ombak di lautan juga ala stiker senantiasa melekat, Walau tanpa kepercayaan diri lebih. ya maafkanlah rindu itu "sulit menolak tibanya dan tak tertahan gejolaknya". Ochke ratapan rindu penuhi raya dan hanya lewat tulisan seadanya ini dengan memohon kerelaan. Masih rumah rindu yang malu-malu sampai padamu, "Alay..". Bilangmu.

puisi cinta
Cobalah jika kau mampu berpaling dari rindu ?
Rumah rindu puisi, tidak meliuk-liuk juga tanpa bertele-tele. Seperti kepolosan cintanya dalam teks, yang di apa-apain sesukanya oleh kata-kata. Namun tak bisa bohong pada keindahan hati, yang harus tanggap dengan pengertian yang benar, "walau indah mu belum juga dapat aku teriak`kan. Panggil aku "sang baco batu", tak mengapa.

Katanya, "jika aku sedang jelek lempar aku batu". Episode saat konyol juga tolol, atraktif cinta yang polos tanpa bahasa formal, harap maklum sebab saat itu, perhatian cinta mengarah ke Manado dalam pengumpulan dana korban banjir. Tak sepuisi-pun kecuali maaf. < Keterangan foto bazar untuk banjir Manado.

Tapi setelah ini, cinta tak selamanya batu dan tanpa perasaan. Rumah rindu tulis cinta agar melerai gelisahmu, meskipun kekurangan sedang berlangsung dan penuh kesan mengada-ada :  jenuh, bosan bahkan malas.

Virus Corona memekik adalah musim yang masih demikian batu,  dan segala keinginan hatimu belum dapat aku indahkan.

Akhirnya trims, telah berkunjung ke~Puisi Cinta dalam Rumah Rindu | Sang Baco". Dan sabar sedikit lagi, sebab alur sedang melambat,  pula sepi lantaran virus corona nan mengeras-kan jauh mu. 







Puisi Cinta dalam Rumah Rindu |II| Sang Baco

~tanpa bahasa cinta sama dengan  tanpa perintah batu lempar dirinya sendiri ke wajah 
Puisi dalam Rindu ini Aku Batu 
Ketika aku konyol juga sedikit tolol, seluruh minta mu tak kuindahkan sama sekali, aku dingin penuh rindu  dan alur melambat sayang, maklumlah kekurangan sedang berlangsung.

Benar ada rindu, tapi kata-kata tak mengenal selain batu. ini bukan bahasa kematian sayang, hanya seluruh kamu adalah luapan dingin, rindu ini bak diam batu bahkan sedikit berlumut.

Jika kau desak untuk aku rayu dan belum panggil kau sayang pagi ini ?, kau boleh kesal dan anggap aku batu, bahkan kau boleh memanggilku "batu yang kurindukan"..

Sayang, dalam diam batu tak dihirau hembus angin, ombak bahkan gemuruh badai.
Sayang, pada lintas malam asaku,  kau guratan lilin lembut, aku batu menekur di kedalaman indahmudi. Lihatlah aku hanya sedepa dalam jarak pesonamu, antara aku isi pikiran hatimu yang luas. Uh.., aku hanya batu sayang, tanpa pernah berpikir melempar diriku ke pangkuanmu_Sayang, aku begini-begini saja : batu yang menatapmu di kejauhan.

Saat-saat aku batu
Sore dan se-begini hujan,  tanpamu aku batu lembab sayang.., seisi kulitku dipenuhi lumut-lumut halus...mungkin esok atau entah...?, tapi aku lumut di batu yang dapat saja melekat serupa tisu di keningmu, jika kau mem-basuh keringat atau hujan_ tulis-tulis ini dan sedang konyol sayang..., sebab rindu panggil aku "batu", atau aku melempar diriku sendiri ke pangkuanmu?_
____
|I|
Di pinggir sungai Marusu, segala "Rindu semisal batu kokoh berdiri",  ratusan tahun riak air mengasah batu, kini batu itu tegar berhadap matahari, tak ada yang mengira jika batu menjaga lekuk sungai dari gerus waktu, batu-lah sebab ia habitat menjaga air sungai tetap jernih.
|II|
Suatu hari batu biarkan lumut resap di tubuhnya, ia ingin kau menangkap uterus dan melupakan derita. ia batu berjemur sepanjang sungai menjadi biotik dan mencipta eksotik. Katanya "inilah taqdir rinduku" meski saat sore petang aku batu tertutup pasang, tak melihat permukaan-nya
___
|III|
Jika kau memanggilku "batu", maka pernyataan itu kuanggap  titik koordinat Rindu yang tak melukai tangan juga kaki, aku biasa saja kau boleh bermain di atasku juga sandarkan lelah bahkan menginjak aku. Seserpih ketulusan rindu yg telah membatu dengan lumut di tubuh, resapkanlah seserpih kenangan bahkan pada lumut di batu kau boleh menulis namamu,

 ”Menjadi batu tak membuatmu rumit, tak membuatmu lengah, ciptalah  
batu menjadi puisi, dan lemparkanlah dengan mudah ketempat rindu-mu berlabuh

|IV|
Menjadi batu tak perlu belajar untuk sedih apalagi meminta maaf kepada hidup. Tempat ini terlalu hujan untuk ditanam air mata, dan terlalu sempit untuk diisi penyesalan. Santai saja ya..jika ada yang ngebuatmu marah "aku batu yang bebas tafsiran", Batu rindu atau rindu bebatuan, dan kau boleh melemparku padannya.
_________
Sangbaco maros batu 2012.

Puisi Cinta dalam Rumah Rindu |III| Sang Baco
Selalu kisah di halaman berikutnya kumpulan kata dari rumah puisi sangbaco.web.id, uraian saat-saat sedang kasmaran, rindu, cinta juga ketika sakit dan duka lara. Catatan panjang nan mereferensikan perasaan dan cinta di rumah puisi dengan ber-halaman halaman ungkapan yang banyak menyebutkan item : betapa sunyinya / halaman berbunga rindu / kau hujan musim semi, muatan ciri khas utama yang biasa disebut dengan istilah sederhana aku : ya, tulis tulis saja, sebagai pembenaran bahwa sangbaco ada me-petakan peristiwa dalam catatan puisi, dan dengan ini aku merasa hidup. Terimakasih telah berkunjung, maafkan kesalahan, simak semoga ada baiknya.

Tapi, tentu saja halaman berikutnya bukan
 lagi hujan dengan tik-tiknya yang jatuh satu-satu,

Sebab kemarau dan sore mengajakmu keliling wisata kuliner PTB baca "Petebe" di Maros. Selalu kisah di halaman berikutnya bahwa "sesaat saja, mata indahmu ngerjap halau debu, dan aku disudut halaman mana-pun, kujejal kendaraan tua ini, sebelum semuanya hanyalah ilusi dan kita tak saling meniadakan" (gugus kisah halaman berikutnya dgn pesva tua ini 1959).

Puisi Cinta dalam Rumah Rindu |IV| Sang Baco

Original Kisah Bodoh
Dulu itu kami gaul dan banyak teman, aku menandai dia, sebagai teman lima hingga tujuh tahunan, berselang waktu teman-teman semua sudah pada menikah. kami pun hanya tinggal berdua single / jomblo. Akhir kisah, aku jadi dekat dia, anehnya adalah perasaan kita tumbuh tapi terasa beku.

Kami tak serupa cinta insan di luaran sana, mesra dan saling rindu. Terpikir bahwa, "sepertinya perasaan akran seperti saudara melebihi cinta kami kasih yang sedang tumbuh". Aku merelakan dia bersama orang lain, dan aku tetap menjaganya seperti sahabat, teman bahkan saudara.

Belakangan kita sengaja ketemuan, tampaknya, ia masih ingat cerita lucu masa lalu itu. Tapi aku ngga pernah menyinggungnya lagi, biarlah berjalan seperti ini. Berpisah,  dan aku penuhi impiannya sebagai janji " Memboncengnya sore dengan peva tua tahun 60-an, keliling wisata kuliner PTB Maros". Ya.., hanya itu.
(Malam di Wisata Kuliner PTB _25|12|2019.Maros)_.

Puisi Cinta dalam Rumah Rindu|V| Sang Baco
Puisi Tak Apapun Ada Cinta, Sebab hidup tak ada apapun ketika nasib mengapit lenganmu, sekali waktu kita bertemu, dan di lain saat harus berpisah, semisal Puisi saat-saat batu bak ulasan benang kusut kehidupan, getir kerapuhan cinta dan himpitan gejolak hidup, puisi yang sekaligus menerangkan carut-marut perasaan, cuek dan membenam keragu-raguan, sungguh "Gila" hasrat juga rindu-nya demikian beku. Bagaimana maksud seutuhnya, puisi tak apapun kecuali cinta mengeram rahasia ?. Untuk lebih jelas simak saja berikut ini. maafkan keadaan yang tak benar-benar baik ini, dan dengannya kau boleh melupakan bahkan membuang puisi ini jika tak suka.

Menakar Kekuatan Cinta
(Baca Link terkait :Kumpulan puisi jelajah kata rindu &
 SMS Kata "Rindu" dalam Puisi dan Cinta)

Tak apapun kecuali ingin mengajakmu mengenang masa lalu itu, entahlah begitu tiba tiba, seperti sebuah besi berani yang menarik narik serbuk besi, meskipun ia bercampur aduk dengan pasir,

Kini waktu menguliti kita kesebuah senja dan kembali malam selalu begitu...gelap tak ada apapun.

Apapaun ada untuk cinta, katanya "ekspresikan rindumu dalam puisi, jangan diam seperti tak bertahannya aku pada komat-kamit bibirmu, Aku tertahan dan mendengar lama bicaramu, "ih ..mantra-kah yang kau ucapkan..!",  indahmu tak rasional.

Meski tak apapun, hentilah mengurai kepedihan, henti pula bertanya. buatlah prediksi-prediksi yang lebih baik. Sederhananya kita perlu bertemu di warung kopi, aku yang bayar dua (2) kopi, sedang kau membelikanku dua (2) bungkus rokok, adilkan..?!.

Tak ada apapun kecuali pagi ini aku lahir kembali,  benar tak ada apapun dalam senyawaku saat hujan yang jarum, kecuali, " Menutup rambutmu dengan bajuku dari gerimis, merebuskanmu teh dari air sumur belakang, atau mungkin berpayung temani-mu di atap, nikmati senja yang hampir tenggelam". ~ Jingga bergaris garis horisontal : Kita saksi.

Tak apapun dalam cinta ini kecuali memintamu pulang, dan bersamamu menghangatkan malam, secangkir kopi keras, dan rokok mars brend lintingan "uh.. apakah aku pernah merasakan ini sebelumnya ?".

Kau adalah Wanita yang tak mungkin ku miliki, dan aku hanya punya magnet dan sedikit kesadaran bahwa "aku tetap  tahu,  cara menjadi gagah dan menarik, "jangan kemana-mana".

Hingga suatu saat tanpa apapun juga tanpa pengertian lebih, "kau rela menerjemahkan sebuah lejit panah yang tak tahu kemana sampainya , kecuali harus menancap di hatimu

Adegan Film India: angin mengusik daun pisang, di goyang2kan seluruh daunnya, bunyi truk yang melintasi jembatan menghentak sejenak keadaan itu, angin marah... dipaksanya truk cepat berlalu, kata jembatan, "kau menggoyangku begitu keras, aku ini salah apa ? hah..!!!".

Karena cinta  selalu menggilakan, maka seluruhnya adalah doa, segalanya  adalah permintaan , "Tuhan tak apapun kecuali ..?, aku gila padanya, kabulkanlah....".

Kita sendiri tak begitu mengerti, apa artinya musim yang hujan ataupun kemarau yang meranggas. Sekali di kemarau itu, kita telah mengering  dan tak jua berusaha mengejar air.

Katamu, " Bahkan kisah ini tak kita mengerti kapan memulainya, ya segalanya berjalan seperti biasa mungkin sangat biasa". Masa lewat begitu cepat laksana kilat yang meskipun tak kita jalani bersama, tapi kita tetap seperti dulu. Juga kemudian tak mencurigai akan waktu yang pasti berlalu, ya tak ada apapun kecuali terikat dalam kenangan, yang tak hendak kita lepaskan dan membiarkan menua.

Sangbaco. Maros 150612_
dalam Menakar Kekuatan Cinta
~~~~

Akhir dialog puisi cinta dalam Rumah Rindu
Puisi barangkali adalah ragam sastra yang paling banyak diminati, baik untuk dibaca ataupun ditulis. Setiap kita tentu pernah membuat puisi, terutama, biasanya,  saat masih duduk di bangku sekolah.

Demikianlah, hasrat puisi dengan item, tak apapun kecuali Cinta, baca juga puisi terkait atau buka Link: Pelukan Dingin__, Diam & Kuterapung Berantakan, atau puisi ___Demi Gerimis Tak Membasahi Rambutmu. Puisi Puisi yang menegakkan sepimu dan menghibur rindumu, dan telah dipublikasikan sangbco.web.id.. Semoga "Rumah Rindu Puisi", pula saat saat batu, dapat menghibur dan menginspirasi untuk menulis kembali puisi cinta, galau, puisi menyentuh hati atau puisi cerita kehidupan_"Maafkan untuk hari ini saja, dan esok jangan coba memanggilku "batu", sebelum aku melempar diriku sendiri ke pangkuanmu_

Berikut Link puisi cinta dalam rindu : Analisis sastra daerah dalam ragam puisi "sureq" yang berasal dari tanah Bugis. Sureq biasanya dibacakan sambil disenandungkan, karenanya ciri khas sureq biasanya mempunyai metrum atau tekanan irama yang tetap meski ada juga sureq yang bermetrum tidak tetap . Contoh sureq yang terkenal adalah I La Galigo yang merupakan epik mitos penciptaan versi masyarakat Bugis yang ditengarai bahkan lebih tua dan ditulis terlebih dahulu dari epik Mahabharata di India. Mudah-mudahan ini bisa menambah wawasan kita tentang khasanah sastra kita, terutama puisi, yang memang sejak dulu sangat kaya dengan berbagai ragamnya. Salam.

~~~
Sang baco 
Kumpulan Puisi Cinta dalam Rumah Rindu
(Baca Link terkait :Kumpulan puisi hujan rindu kita __ Kata-kata cinta pilihan by film India _
Kumpulan 7 puisi rindu kekasih _ Tulis kata cinta penuh sayang


Rindu Dalam Puisi Cinta 

Kata-kata cinta paling sayang, dari hati yang paling dalam dengan diksi pilihan paling manis. Kata untuk kekasih tercinta. Tengoklah gejolak Rindu dalam ekspresi jiwanya. "Hendak kusimpan engkau sayang dalam lubuk yang dalam dan misteri, namun kau terlampau ringan dan naik keatas". Amat besar kisaran cinta itu ia persembahkan ?. Maka yang tersisa tak lain kecuali, ia me-rekayasa-mu cintanya demi penciptaan kondisi factual agar serupa dengan harapan rindunya, Katanya keluh "aku tak bisa tegak sayang... seperti institusi pemerintahan dan system penegakan hukum kita yang mandul dan selalu dalam intervensi negara asing, aku jadi sulit merindukanmu sayang karena ini.". Sebuah kesadaran cinta yang aneh.

Aku sadar bahwa kata-kata rindu penuh sayang di haturkan untuk yang orang terkasih, karena melihat yang kita suka cintai senang  sudah pasti membuat kita bahagia juga. Menyayangi seseorang bukan hanya memberi barang- barang mahal atau sesuatu yang berbau materi, Tapi kadang- kadang dengan memberinya kata- kata sayang yang penuh makna akan mampu menghadirkan kebahagiaan yang lebih untuknya. Keadaan selalu menggemeskan, tak mengapa, aku di sini rindu dan menyalakan korek api membakar sepi, bahkan membakar kebatilan.

Kemurnian juga ke-lugu-an cinta  membahasakan Kata rindu, yang di tafsirkan rasa tulus yang kita rasakan terhadap seseorang, dan berujung cinta, tapi tidak semua sayang berakhir cinta. ayo tulis Kata kata Cinta Penuh Sayang berikut ini.

Tulis Kata kata Cinta Penuh Rindu_
Karenanya aku gila-gilaan padamu cinta-q, seperti wujud sebuah bangunan sosial yang baru, segala-gala di rekayasa, keangkuhan cinta dipertaruhkan, dan sendirian benar, aku memberimu karena aku akan dianggap, dan kau memujiku. Sayang ...ini era simponi ambisi diri tak ada solusi atau tawaran rindu yang baik untukmu,  satu saja yang jelas, aku, kau, atau "kita" : serupa masyarakat gagal dan tidak sejahtera jika tak korupsi sayang. Sejak inilah rindu itu stagnan dan kata-kata cinta hampir muntah.

Denyut Rindu dalam puisi cinta
Tapi ketika terbang meng-angkasa di langit, aku tak melihat apapun kecuali imajinasi kita berdenyutan di angkasa, kau juga ingat peristiwa itu ketika "kita bersenggama di alam pikiran menyelamatkan sepi". Rindu ini bukan apa-apa sayang ...ketika Malam-malam gelisah dan hanya mampu menulis kata "sayang" tanpa pernah berharap ia akan sampai padamu. "Cinta memang tak butuh banyak bicara, hanya kata "rindu" dalam tulisanku, ingin memastikan, apakah akan memilikimu hingga akhir usia." Untuk membenarkan Adanya Puisi ini.

Benar bahwa "kata-kata cinta penuh rindu tidak harus tertulis hanya ketika sepi, terlebih harus sempurna ?. Tapi tidak masalah karena aku telah menemukan rumah rindu di  hatimu yang indah dan menyempurnakan segala kata-kata yang tercerai berai."

Aku dapat menahan haus dan juga lapar, tapi sungguh, betapa ku tak mampu, menahan denyut rindu untuk selalu berada di dekatmu, memegang jemarimu terasa dunia sedang menghadap padaku, jangan lagi tersenyum sebab dengan itu, aku akan menantang dunia.

Kurangkai Puisi cinta sepenuh album,  walau dengan luka-luka batin, ini bukan duka atau tangisan, sebab aku hanya lumpur kering yang mengharapmu jatuh sebagai hujan, Inilah sebab aku tak lelah berdoa, tak lelah menanti musim menumbuhkan bunga di taman, tempat rumah rinduku ku-semai

Puisi pendek: "Sepi alamat rindu "_
*Kita terus dibumi sayang, dengan tutupan bau selokan dan kata maaf yang tiada henti...berbeda dengan langit selalu terbuka tempat kau berpendaran setengah lingkaran, kita juga mengesan langit ketika terhampar "bulan sepotong" yang menawarkanmu untuk selalu pulang. setelah letih untuk kau cari sepotongnya.

*Tapi ketika terbang meng-angkasa dilangit aku tak melihat apapun kecuali imajinasi cinta kita yang pernah sampai langit, kau juga ingat peristiwa itu ketika "kita bersenggama di alam pikiran menyelamatkan sepi..

*sore sepi tanpamu sayang.., aku sedikit terhibur melihat sekumpulan sosok kaki kecil telanjang berlari lari di bantaran sungai, riuh suara bocah-bocah itu, mereka saling memanggil untuk berloncatan di pohon yang daunya hampir menyentuh air, " mendung ...tak di wajahnya", hanya pelepah patah dan biji mangga yang berserakan sebagai akhir pesta mereka, senyum bahagia mereka mengingatkan aku, bahwa kau tulus polos seperti mereka.

Tulis Kata Cinta di Rumah rindu
*Penolakanmu yang ke-seribu kali-pun, kata tak bergeming, sebab hanya ada satu alasan cinta untuk meninggalkan kamu, ketika umurku tersisa satu detik lagi.

*Sekali saja rindu  memotifasi diriku, dalam puisi gembira mengajak kau  menyasar di bumi ..dan seribu jari kita mencoret-coret di permukaan yang baru, ini asyik sayang_ketimbang malam yang gerimis dan aku menunggumu,

*Untukmu aku ingin seperti cinta daun mangga itu, baik benar rimbunnya, ia tak lelah melindungi siapa saja dari terik matahari, meski demikian harapku dalam hati "berpucuklah daun manggaku : kulihat ulat mengintaimu..."

Nyasar jauhmu maka Rumah rindu selalu kekurangan kata, itu lah  mengapa SUSAH membahagiakanmu dengan kalimat indah, dan hanya tau kata " maafkan dan pulanglah sayang....menemu bunga yang khusus kutanam untukmu.

*Sayang....malam-malam datang, dan embun diatas daun itu telah menyatu, aku kuatir ia menjelma bola-bola lalu  meledak, bila kau ada dan berkata "ledak embun itu seolah salju ia dingin dan penuh rindu, seperti perasaan kita.

* Sayang.., aku tak sanksi sedikitpun, kamu mungkin menggenggam tanganku sebentar, tetapi rasanya kau telah menggenggam hatiku untuk selamanya.

*ke-tak sempurnaan selalu saja ada sayang...., maka kata dan kesalahan sangat mungkin nge-buat-mu gusar, tapi kukenali bahwa kau masih semayam  benang -benang pengertian.* Ketika kamu putuskan untuk jatuh cinta, berarti telah kau persiapkan dirimu. untuk menerima penderitaan cinta, Cinta sama seperti silau dari tatapan pedang yang bermata dua, kadang dapat melindungi kadang mampu menyakiti. 

Sayang belum tentu cinta, kalau cinta sudah sudah pasti sayang. Pada dasarnya cinta terjadi antara lawan jenis, sedangkan rasa sayang dapat berarti dengan sesama atau saudara. Di dalam Sayang tidak akan pernah ada rasa saling menyakiti, saling mengecewakan, atau penyesalan akan rasa sayang. Karena sesungguhnya rasa sayang itu akanlah sangat indah bilamana ketulusan yang menjadi dasarnya.

Jadi bersyukurlah kamu kepada Tuhan, karena telah menganugerahi kita dengan rasa sayang, hanya dengan kasih sayanglah dunia ini akan terasa damai. Dengan Kemahakuasaan Tuhan telah menganugerahi kita perasaan sayang dan juga cinta, tetapi tidak semua orang terlahir mampu mengungkapkan kata- kata sayang dengan baik. Hanya bisa merasakan tetapi tidak dengan mengungkapkan.__Wassalam

*Kaimuddin mbck _Maafkan teksnya berantakan. kalo dak benner, buang ke tong sampah ya sayang... , biar tidak kececer dan me-cemari. dan aku masih di sini menyalakan korek api membakar sepi.

*Sangbaco.web.id 12|04|1012

You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images