Matilah Dengan Seksi

"Mati" Bagi semua orang (termasuk atheis) hal yang sungguh mengganggu  sepanjang hidup, segala upaya tetap akan berujung pada alpa, ketiadaan

 Uraian "mati" dalam kamus jerman mengenalkan 2 istilah, yang pertama ,  istilah "off liben",menurutnya  mati itu seperti kita menutup keran air, seperti padamnya lampu, atau mati seperti berhentinya jam_ mati dengan biasa saja, kematian yang tak istimewa.


Tapi filsuf jerman dalam "post cantion fenomenologis", mengenalkan  pula kematian dalam kata "sterben"  yang artinya juga mati, :tetapi mati di sini  dengan maksud  yang terencana , atau "bagaimana kamu akan mati dan lalu bahagia, dengan hikmat nikmat, maka kausalitasnya hiduplah dengan baik, maka  kau akan merindukan saat kematian itu tiba, jika ada kebangkitan maka kau bahagia_

Tapi mati tetap hantu bagi sebagian agama, dan  Imam Ali Ra, mengingatkan  "setiap tarikan napaski kita, sesungguhnya itu pengurangan usia untuk pasti melangkah kekuburan.

Demikianlah bahwa mati dalam perspektif psikologi Jerman ada 2, bahwa betapa pemikir non muslim sekalipun bergerak ke nuansa rohani, semisal keyakinan akan adanya tuhan yang kelak menentukan nasib..

Tapi seperti sebuah film, “Hiduplah dan akhiri cerita seperti yang Anda inginkan, atau matilah dengan seksi.

{ 0 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Posting Komentar