"emBun__ 9-10

Embun adalah aroma yang mengingatkanmu tentang kisah atau mengenalkanmu janji yang pernah kau simpan, dalam setiap butir-butirnya embun seakan menandai “ sisa hatiku yang pernah kau titipi se kumpulan puisi, betapa santun.... aku meliuk-liuk penuh rayu, hatiku masih 2009 ketika itu

Ia embun selalu datang… menyusurkanmu indah, kalau-kalau kau 
                                                                           tatap langit, dan ia turun kebumi juga ke hatimu

Embun 9
Embun pagi....
menempel sendiri…
entah berapa lama memegang di ujung daun, menggantung....
begitu sepi tatapnya….,
sekali waktu, panas menguapnya tak bersisa se..bentar lagi


Embun 10
Masih selalu begitu, datang… pergi…lalu kembali,
tapi maafkan, ia hanya titik embun meski tanpa pamrih datang padamu,
katanya, “kau milik dirimu sendiri dan waktu tetap kans tanpa pernah-
              berkedip kearahmu….”,
Ia embun selalu datang… menyusurkanmu indah,
kalau-kalau kau tatap langit, dan ia turun kebumi juga turun ke hatimu
__________
kaimuddin mbck dalam "emBun__ 9-10

{ 0 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Posting Komentar