Festik 2014 Mengenalkan Wisata Laut Bunaken

Festik 2014 dan ini ceritaku : Taman Laut Bunaken keindahan yang bukan mimpi, ia restorasi alam yang mengentalkan dirinya, serupa lirik lagu " Welcome to my paradise",  terletak di Sulawesi Utara, Indonesia. Taman laut ini menegas Segitiga Terumbu Karang, menjadi habitat bagi 390 spesies terumbu karang dan juga berbagai spesies ikan, moluska, reptil dan mamalia laut. Taman Nasional Bunaken merupakan perwakilan ekosistem laut Indonesia.

 Bertandang ke-Taman Laut Bunaken sesungguhnya termasuk kunjungan yang menipiskan isi kantong, namun sebab inklutnya pemda dan panitia relawan tik pusat / kominfo memungkinkan kunjungan kesana, maka dari hotel  Lion jalan Pierre Tendean, kawasan komplek Boulevard oto di picu ke pelabuhan menuju lokasi.

pelabuhan transit ke bunaken
penduduk setempat berikhwal " sedang aku penduduk asli sini tapi jarang kesana, dan sebab jarak yg mesti se-jam lebih baru tiba di bunaken sana bikin harga tinggi ", kesempatan kesana itu kans dan menurutnya itu obyek yang indah milik para turis, lanjut ia mengatakan, "kami sendiri  terkesan sia-sia bila tidak tahu dan kenaln pantai surga bunaken itu".__

Wisata Laut Bunaken yang masih tampak jauh, sedang karang nan landai dasar laut mulai terasa, buih putih  di pecah perahu dan demikian pula  ombak menari yang mengantar ke lokasi wisata bunaken,  selebar mata memandang, ya sebuah hamparan daratan yang lebih kurang tepat di katakan pulau, sedang perahu setebaran dengan ramainya para penyelam mengencani kerang laut bunaken.


 Se-pemata pada dasar laut yang landai sepanjang seratus-an meter dan awak kapal mendorong hingga merapat kedermaga, mendadak pemandangan dari arah pantai meriaskan anak-anak bermain dan memilih kerang, mungkin kerang-kerang itu akan disulap menjadi tirai, kalung-kalung dan juga gelang untuk memeriahkan kerajinan tangan mereka sebagai produk lokal, mengurut titik ujung mata kita,  merupa jajaran panjang batas pantai dan jembatan yang menjorok laut tak mau kalah panjang , karang tegar nan terlihat langsung indahnya mengesankan  matahari terbit dan tenggelam dari dasar laut bunaken, sungguh putih bersih, mungkin hal recomended tentang pelarang keras membuang sampah apapun ke-laut

Di bunaken dan semilir angin menggerakkan setangan pohon-pohon bakau dengan ujung daun yang mengibas laut ketika angin datang, uh demikian eksotis,  alami, dan masih sangat perawan membuat turis mancanegara menyukai tempat wisata ini, dan masyarakat sini mengenal istilah bahwa " Hidup itu ibarat jejak langkah yang kau buat di pinggir pantai.", tapi yang aku tahu bahwa, Tuhan menganugerahkan Pantai ini merubah / mendekorasi dirinya sendiri menjadi teduh dan sangat indah.

Musik Hiburan Masyarakat Sanger Bunaken
Dentuman bass seolah dengan pengeras suara ber0elektrik, sekaligus membawa tempo lagu, mengenalkan serupa gitar sebesar lemari dengan cara memainkan yaitu dengan dipukul memakai kayu hitam tapi ringan, gitar raksasa tersebut mereka sebut dengan "Treem Bass", yang terpadu dengan alat musik lain semisal : gitar dengan jumlah yang banyak,  juga okulele, rebana, kerincingan, tam-tam hingga botol kosong.,

Bebatuan hitam juga banyak terdapat di pantai ini,  gugusan bebatuan tersebut ditata dengan apik dijadikan tiang resto batas/ tembok pantai dan orname2 di kedai jajanan minuman dan rumah warung, ya tampak seperti dekorasi alam yang sangat indah. di ujung area pantai ini memiliki sebauh resort beach /  penginapan berkelas tapi juga dengan filafila yang banyak jumlahnya dengan  menggunakan eksentrik bahan alami semisal bambu dan gulungan /rajutan bambu yang di buat sebagai dinding juga atap daun rumbia/ tal, dan menjadikan kaki gunung sebagai tempat landasan tiang rumah sungguh unik


 pengunjung dapat bersantai sambil menikmati hidangan khas dan lezat dan tersedia di setiap anjungan dan nasi kuning yang di bungkus daun, pula tak terkecuali dapat menikmati minuman beralkhol semacam cap tikus, O' ow,  sambil mendengarkan deburan ombak yang menerpa bebatuan tanpa henti. dan musik streem bass yang mengajak para pengunjung berjoget ria_aku susut di landainya laut, berulang kali panggilanmu terdengar asin,  suaramu.beriak bagai  ombak laut, berkecipak...dst, "lusa aku pulang say....", telah kucatatkan  pengalaman berbeda itu, dan .... (citacita itu me-relai ) alam bunaken bukan sejauh jarak...

{ 2 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Superman mengatakan...

Bunaken im like this, keren mas bro ulasannya

emontok mengatakan...

Keren OM :)

Posting Komentar