Embun mengajakmu pada alam rahasia (kumpulan puisi)

Embun adalah denyut aliran kehidupan,  ia gerak aksioma hari ini dan besok.

Malam dan embun yang berulang, sebentuk kenyataan yang mengindahkan lahirnya sepi yang sesak, ini bukan tentang musim gugur : sedih atau menyakitkan, ia  embun pagi di halaman yang menangkap cahaya  pertama matahari ketika terbit, setelahnya mungkin ia embun pecah...

Esok, ia embun kembali adalah butiran yang menunggu saat tepat : ketika kau melihat matahari dan bayanganmu mengerdip dalam embun.

Embun  jatuh dan resap   pada apa saja di mana ia tergeletak, tanpa ia  menatap untuk kembali pada langit,
 
Embun terkadang serupa air mata menggelinding, dan  mengisahkan satu-satu peristiwa yang membuatnya menekur diri pada tuhan,  terkadang pula embun  seperti  pikiran mengungkapkan segala hal dengan terbalik, haha..ha…

embun yang bebas jatuh di rumput musim kemarau, atau menunggu tapak kaki anak-anak yang sedang bermain, lalu menginjaknya. Tapi cobalah dengar
: embun itu bening dan ledaknya sangat  nyaring, hehe..he…


Embun adalah kata yang terbentuk ketika udara bebas berada 
di dekat permukaan tanah, semampunya ia menahan semua uap air.

Luapan embun  telusupkan dingin pada  benda-benda , di eraminya bumi pada pagi hari.  dan selalu begitu; sesekali dengan dingin ia embun telusupkanmu pada alam rahasia.


adalah catatan pagi dari getar yang kita lupakan, bahkan
disangka bukan tragedi dan membiarkan mengalir sebagai jelata yang entah sampai padamu atau tidak, padahal tanpa embun maka ketukan seterusnya adalah warna cuaca gelap malam dan pagi yang hambar seperti biasa,

kumpulan yang selalu dikisahkan dengan cinta, sebelum hujan menghambarkan-nya.

hingga waktu yang terus berubah, aku
hanya mengantarmu sampai disini, TANPA embun dari sejuk matamu,
meskipun, Ia embun selalu datang… menyusurkanmu indah, kalau-kalau
pagi dan kau tengadah ke-langit.
________


Puisi Embun 2

 Embun pagi yang menarikmu dari mimpi,
 mengajakmu pada alam rahasia

Lihatlah disekitar mu, mimpi dan rahasia
selalu kering, tak terbaca ...
Meski embun, tak lagi mimpi, tak lagi rahasia jika hari  terang,
tapi kau cemburu padanya,  Ketika

" gerimis pagi datang..... dan
 bersamanya ia meluncur ditekuk daun
 pandan tanpa
 ada yang merasa memimpin dan terpimpin"

Embun.... mengajakmu pada
alam rahasia**

~Maros 17 Ags 2007

*Sebab malam tadi, langit begitu khusyu_


Oh..Embun
Pagi begini,
aku hanya ingin ingin melukis jelaga embun di atas rerumputan,
ia sedang tertidur kukira, setelah sunyi semalaman ia khusyu berdoa.

Hatihati sekali melukisnya,
aku takut ia terbangun dan mengajakku berbicara tentang “hakikat”,
sentuhan di kanvasku bergetar, (saat)
: embun itu merekah lalu pecah, oh...
....................matahari  membawanya  pergi .
____________
Kaimuddin Mbck 2009
Kapan Pulang....?

Embun 11
Dan akhirnya yang penting adalah "konsep" itu sendiri. Pada titik ini aku tak benar2, dan  menjadi semena-mena, tanpa rambu, tanpa tata cara. aku hanya tau bahwa  Embun hadir sebagai "peristiwa",

Ia,
Setebal belukar menelusur ke-bumi
tapi ia, embun penuh percaya diri , ter-
gantung pada helai daun se-hutan

ia menyulut nyala rindu di-
 kalbunya …sendiri dan
singgah sebentar lalu hilang di-
sudut-sudut matamu, (sekira kau meng-acuhkan-nya)
jika kau menemu-nya di hutan sunyi dan sendirian, Jangan  meng-
usik-nya, meskipun ia, slalu..........: pe-maaf.
________
kaimuddi mbck


aku tak pernah pindah…….
     Sebab tak bisa kugambar sendiri  embun itu, tanpa kamu 
   
warna bening embun , mencipta  taman rindu, aku tampak berlebihan,
    setelah
         kulihat taman dengan bungabunga yang bening tumbuh 
         di mana-mana, menjelma…..belahan jiwa
:segera  kupeluk isaratmu
………….
puisi Embun 1     

Sebelum pagi dengan segala lembab, ketika
makhluk masih tertidur dan suara-suara malam hampir terhenti
embun menggoyang goyangkan daun, seperti
terpaksa membesar...meruang….
Lalu ledak …..dingin nya berhamburan kemana, tak terkejar. …,
: sekarang musim salju ya..?
____________

sebab cafe Tropis, embun jatuh se-malam-an (Sidoarjo)
Rintik embun jatuh pada malam-malam bisu, menelusupkan pagi dengan senyum, dan  malam tadi mencerna banyak aksara pada jejak yang memberat, disini rindu penuh dahaga, ah…
     tapi waktu temu  bergelayut pada detikdetik yang
     gerhana : dingin dan me-lambat

Ketika kau tak di jendelamu seperti biasa,
aku tanah resapan dari rintik embun yang jatuh  semalaman,
"kusangka hanya mimpi", ah sudahlah...EMBUN tetap
   embun apakah ia jatuh luruh di jendelamu
    malam-malam bisu : embun menjelma kata, kau jangan me-mungkirinya...!.
_____________
catatan tulis-tulis saja ini mengajak per-makluman-U kau mengerti buruknya..!!
akhir ceritaku bilang bahwa " embun  adalah sepi dan jarak kerinduan yang gigil  mematikan", awwe...

{ 1 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Kisah sukses sarmila mengatakan...

Assalamualaikum dan salam sejahtera

Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya seorang TKW dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar IBU DARNA yg dari singapur tentan AKI SYHE MAULANA yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya saya juga mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor Togel/lottrey toto 4D dr hasil ritual/ghaib melalui jarak jauh dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus dan menang RM.230.000 Ringgit ,kini saya kembali indon membeli rumah dan kereta walaupun sy Cuma pembantu rumah tanggah di selangor malaysia, sy sangat berterimakasih kepada AKI SYHE MAULANA dan tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui AKI MAULANA saya juga sudah bisa sesukses ini. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, ini adalah kisah nyata dari seorang TKW, AKI MAULANA adalah guru spiritual terkenal di indonesia. jika anda ingin seperti saya silahkan ☎ (( +6282321594488 )) ATAU KLIK DISINI RITUAL PESUGIHAN DUNIA GHAIB


Posting Komentar