Aku Belajar Padamu Tentang "Kesendirian"

Berdua itu tanda kutip, sebab kita pernah menulis dengan buku yang sama, dan hari ini aku "membunuhnya"

sendirian ?, ga usah paniklah...ceritakan ke-mereka tentang batu-batu di tebing itu, ceritakan pula di mana kamu bebas pergi, berpetualang, juga  bebas bertemu dengan orang baru, wajah baru.

Jalan sendiri seperti jomblo, sebab nonsen jika setiap saat terus bersama, sebagaimana hidup lalu mati hanya seorang diri.

Jalan sendiri sebuah kebebasan menafsirkan, entah pergi atau pulang tak ada yang disesali, ia bebas kemanapun atau ia hendak menjadi apapun.


 Sesi lain mengulas bahwa menjadi sendiri tetap merupakan teks, sekali ke pinggir sunga, ke-laut atau   mengurai  waktu di jejak padang tandus, atau masuk  menyibak rimbun belantara, kau sendirian  meruang bebas bahkan kau boleh  telanjang.

Sekali waktu kau tak sangsikan bahwa  Era ini sebuah periode yang terlindas oleh simponi ambisi diri, maka jalan sendiri, mungkin dapat membebaskanmu dari  bunuh diri secara massal. Mengarung nostalgia tahun 90an, dalam lagu Nur’afni Octavia bilang

"Bila kau seorang diri, jangan kau bersedih,
 ku ingin menemani ceritakan  tentang sekuntum mawar merah,
bebas  kunyanyikan lagu tentang asmara.

Bila kau seorang diri,tanya pada hatimu
sebab di sana ada segelas anggur merah,
Apa saja yang ada dihatimu Akupun tahu Apa saja yang ada di hatiku engkaupun tahu,

Sebuah dunia ini Yang tak ku- peduli, nyanyikan saja lagu ....
bukannya lagu tentang engkau dan aku...."

Tapi sendirian,  sepertinya  spesies ini  lebih aktif di malam hari, dengan malam dan sendirian melakukan perburuan,  ia memakan segala juga menyantap  berbagai ukuran.

 Ramsay Inggris, ia menciptakan dunia Bocuse Soupe terkenal, jalan sendiri menurutnya emulsi kreatifitas dengan daya dukung yang kuat. katanya

" jangan terbatasi sesuatu karena keadaanmu sebab cita rasa begitu luas juga demikian anda ditaqdirkan menikmati sebuah imajinasi dari pencampuran kesendirian yang dalam, ya sebuah kerucut  untuk merasakan makanan lezat serupa dari surga...dari surga...".

Sendirian, maka Aku adalah jalan panjang " silahkan melintas di atasku,  dan di parkiraan manapun itu, tinggalkan  saja kendaraan-mu nanti aku yang menjaganya,

Tapi selalu begitu bahwa : sendirian menunujuk sebuah jalan panjang terhampar, penuh  warna-warni yang menggemaskan, ........ jika kau peduli dan merajutnya.___
__Sang Baco

{ 0 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Posting Komentar