teks : binder tua

Binder tua yang terendam banjir, dengan ruparupa peristiwa di dalamnya,  tanpa gembok, dengan besi pengait yang berkarat, binder tua merupa  lembaran teks yang basah dan lebam debu, tampak halaman pertama bertuliskan "Aku mencintaimu tanpa alasan: karena aku tahu sebuah alasan pasti akan ada sebab dan akibat".

halaman depanmu seolah tak membutuhkan apapun selain .?, "keadaan lucu-lucu saja membacanya , dilain halaman terjelaskan impuls sepi sebuah catatan dengan rinai gerimis, tersirat sesuatu yang mungkin pernah berat untuk dilupakan,  (mungkin ) untuk kekasihnya atau entah...

halaman ke7 binder tua dengan teks yg samar
: sedang hujan dan dikejauhan kau berbalik,  tampak  pundakmu, (sejak itu aku lesap dalam kertas ini,...mungki terkubur... 

binder tua catatan  medio 2014 :  keadaan cinta yang berantakan, rupanya si penulis harus jatuh cinta juga patah hati berulang-ulang, sebgini kacau sedemikian itupula segalannya menjadi teks. 
patahpun maka ia akan mbangun cinta itu kembali, 
___________
Demikianlah pesan teks dari binder tua, dalam ketidak tahuan sapa pemiliknya,  ?sebuah pesan yang mengharu-biru : semoga kau berkesempatan membacanya,  mungkin mengingatkanmu tentang seseorang yang tak mengharap apapun selain meninggalkan kesan baik padamu...., ya...sebuah senarai teks yang panjang....

dan binder tua ini...:  aku tiba-tiba merasa banyak hal yg tak dimengerti, juga banyak hal  yang abadi dalam rindu itu.
tulis ulang binder : cinta menjadi teks
Waasalam by Kaimuddin Mbck maros, tumpahan teks masalalu itu dan banjir me-basahnya :  kassi 2014

{ 1 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Kisah sukses sarmila mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

Posting Komentar