Film Rekayasa versus kemauan

ketika film dan tayangan tivi meng-hantu di rumahmu, benda kotak-kotak itu tumbuh bagai darah dalam tubuhberita-berita di berbagai media massa, tak luput pula atas wajah pendidikan kita semisal tawuran di mana-mana, persekongkolan yang merugikan rakyat banyak. Hingga segelintir orang merasa ngeri membuka koran pagi atau menyaksikan berita televisi karena isinya hampir seluruhnya rekayasa, gosip-fitnah dan pemberitaan lain dalam perbuatan tercela.   Sungguh titik jenuh bahkan mengerikan : Penelitian fakultas psikologi The University of Michigan AS, menanggapi siklus keterpengaruhan sebab media yang dianggapnya sebagai gambaran film rekayasa hidup tentang kejadian, peristiwa, atau khayalan-khayalan semata. Di cermatinya pula trik-trik estetika seperti film laga dari luar negeri [import] yang banyak sekali mengandung unsur kekerasan, percintaan yang telah banyak menyimpang dari budaya ke-Asia-an. Hal yang serupa pula secara intern nasional kita dipenuhi dengan suguhan sinetron-sinetron remaja dalam negeri yang cenderung mengangkat tema kekerasan, sadisme, kebencian, permusuhan, percintaan, serta gaya hidup menengah ke atas serta mendukung hidup konsumtif dan hedonisme.  Hidup terus serupa dengan film rekayasa
Film hantu rekayasa dengan aktor seksi Miyabi dari negara jepang, insiden penempatan action yang memanjakan mata sungguh penuh estetika, kebanyakan orang menanggapi bahwa tahu kalo ini hanya film atau rekayasa, tapi tak kemauan pun ninggalin ni film, ya sangat sugesti. waw..
Anggota masyarakat seni salima dendangkan film kehidupan mengantarkan lagu jenis balada atau puisi lewat akustik dengan tema "perlawanan atas rekayasa film denga tawaran lirik nasehat : gubahan dari syair jalaluddin Rumi.
Pandangan Ust Zulqarnain (Pengajian di Masjid Babul Hasanah) Televisi sang kotak ajaib tumbuh bagai darah dalam tubuh, mendera pada keseharian hidup, tak luput pula bikin cemas bagi orangtua sebab anak jadi malas belajar karena kebanyakan nonton televisi, anak meniru kata-kata dan adegan-adegan tertentu, cemas mata anak jadi rusak [minus] sebab emisi pada tabung tipi, dan gejala lebih agresif tumbuh tidak secara natural dan sedikit berwatak kasar karena terpengaruh banyaknya adegan kekerasan, tapi sebagian terlihat lebih pasrah atas penghancuran karakter anak-anak kita secara perlahan-lahan, system tata-an paham-isme al Yahudi kian berhasil.

Film Al Iradah Versus Rekayasa : Selama ini kita melakukannya dengan alasan spiritual agar kita mendapat pahala dari Tuhan. dalam konsepsi kaum sosialis maka berbuat pun jika bukan untuk tujuan keridhaan Allah, maka survey membuktikan bahwa berbuat baik tetap memberi dapmpak yang baik sebab ternyata memperpanjang umur!, mengapa ? konsepsi sekedar ingatkan  akan tetap pentingnya berbuat baik.


keterangan gambar : sihir akibat kemauan, meski hanya dengan (baru saja bertekad/belum terlaksana) mau menjadi baik maka kearifan Allah pada fitrah yang di tanamnya tetap akan mengangkatmu ke-langit, cam..!.
Perbuatan baik bikin hati tenang. Orang yang hatinya tenang, hormon baik dalam tubuhnya akan berkembang. Terbentuklah tubuh yang sehat, itulah hubungan sederhananya. Berangkat dari kepuasan batin, maka kesehatan jasmani seseorang bisa terbentuk sendiri, lebih lagi jika coba menumbuhkan kemauan atau al iradah. Memulai dengan menumbuhkan kemauan, keinginan…< sebuah kata sederhana tapi sangat atraktif  yang dengan ini menstimuluskan perihal Bagaimana hidup ini harus dilalui atau dengan ending Perlunya menumbuhkan kesadaran akan tujuan hidup, jika menganggap hidup ini urgen mari sejenak berfikir te ntang hal yang menjadi jembatan atas semua ini yaitu “aku ingin…”, Pelaku social sangat tidak menghitung hitung U/ berbuat baik,  itu bisa dilakukan dengan cara apa saja. Tersenyum,memberi jalan bagi orang yang terburu-buru, atau mengucapkan terima kasih adalah cara berbuat baik yang sederhana. Pasti bisa dilakukan oleh siapa saja. Apa sulitnya menyapa, menyalami dan menerima orang dengan senyum ramah?

Apa sulitnya memperlakukan semua orang dengan kasih, sedang senyum orang lain adalah obat bagimu, kemurahan, dan rasa hormat? Juga serupa > Menyeberangkan orang tua di jalan, menghibur orang yang sedang sedih, bahkan sekadar memberi makan burung liar yang berkicau di sekitar tempat tinggal kita. Setiap hari kita hidup, mulai dari bangun tidur, bekerja, bercengkerama, hingga kembali istirahat pasti selalu mengalami berbagai kejadian. Namun, dari setiap kejadian, patut kita pertanyakan, sudah kita isi dengan apa hari ini?


Ust Anis dalam pembinaannya menyebutkan semangat ini dengan istilah “Kemauan; adalah pembeda antara orang yang hanya memiliki pikiran dengan orang yang jujur ingin merealisasikan dan mewujudkan impian itu. Dalam alquran terdapat kata ‘adziman sebagai kata kemauan. ‘Adziman/’Iradah/kemauan adalah jembatan kesadaran dengan realita kehidupan kita. Sebenarnya, orang yang paling kuat memengaruhi kita adalah yang paling kuat kemauannya....Setelah ke-pikir  Pentingnya urgensi perencanaan hidup Sejenak berfikir, lalu merenung. Karena, ada hal yang harus diketahui antara keinginan berjalan di jalan Allah dan realita hidup dijembatani oleh kemauan.

...dan di balik kekuatan kemauan maka cinta masih sebagai  kekuatan terbesar yang sangat menggerakkan, haha...ha..

Sekuat apapun kesadaran seseorang, sejernih apapun pikiran seseorang, jika tidak ada keinginan yang kuat, maka pikiran tak jadi kenyataan. Kemauan adalah pembeda antara orang yang hanya memiliki pikiran dengan orang yang jujur ingin merealisasikan dan mewujudkan impian itu. Dalam alquran terdapat kata ‘adziman sebagai kata kemauan. ‘Adziman/’Iradah/kemauan adalah jembatan kesadaran dengan realita kehidupan kita. Mukmin yang kuat lebih disenangi Allah daripada mukmin yang lemah. Sebenarnya, orang yang paling kuat memengaruhi kita adalah yang paling kuat kemauannya.


langkah menumbuhkan kemauan dapat di mulai dengan : Mengumpulkan tenaga,  Menggunakan tenaga. Mengembalikan tenaga. simak kriteria kontemplasi tersebut.

Mengumpulkan Tenaga dengan kemauan
Bagaimana caranya? Jawabannya, harus menyadari tujuan hidup kita, “Kita mau jadi apa?” lalu Bagaiaman merenungkan tujuan hidup? Jawabnya, dengan duduk, merenung, menulis, memang membutuhkan waktu berbulan-bulan. Tetapi ada 1 cara yang bagus:
Bayangkan anda membeli sebuah peti jenazah, lalu masuk ke dalamnya, minta diantar ke kuburan, lalu dikuburkan. Lalu, pada saat itu, sebelum dikuburkan, ada beberapa sambutan, yang pertama dari keluarga anda, lalu teman kantor/kuliah/kerja anda, lalu teman sepergaulan anda, lalu pengurus masjd atau organisasi yang anda ikuti.
Buatlah bayangan apa yang anda inginkan tentang apa yang dikatakan mereka tentang anda dan anda tidak memiliki hak menjawab! Anda tidak bisa menyanggah pernyataan mereka, anda tidak bisa mengiyakan dan tidak bisa mentidakkan. Apa yang mereka tahu tentang anda, semuanya akan diucapkan pada saat itu.
 Anda ingin diketahui sebagai apa?
Anda ingin dikenang sebagai apa?
Anda ingin mati seperti apa?

Biasanya ketiga pertanyaan ini akan menuntun anda untuk tujuan hidup anda, misi anda, misi yang dicapai. Dan, untuk mencapai misi ini, misi yang mendorong untuk yang baik, ada syaratnya: kita harus mencintai sesuatu yang kita kerjakan, untuk mencintai sesuatu, maka kita harus tahu manfaatnya. Di dalam alquran terdapat banyak sekali perintah dengan manfaatnya, contoh: Shaum, al-baqarah:183:
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa," Shaum -> Agar kamu bertakwa. 

Film kehidupan bukan rekayasa > Cam dalam ngumpulin tenaga - Konsentrasi, - Tahan amarah - Meninggalkan urusan tak berguna bagi diri
- Hindari urusan sepele - Istirahat cukup

Menggunakan Tenaga dengan kesadaran kemauan
Ada 3 prinsip:
- Keteraturan -Manfaat jadwal (schedule)=- Keseimbangan- Moderasi (kesederhanaan)
Jangan berlebihan. Mudah future ibadah, karena ibadah terlalu diforsir.

Mengembalikan Tenaga demi kemauan
Ada 3 cara:- Berkhalwat
Ada beberapa manfaat: menjernihkan fikiran, mengistirahatkan jiwa, serta relaksasi, dll.
- Muhasabah/evaluasi, Bisa 1 tahun sekali, 6 bulan sekali, 3 bulan sekali, 1 bulan sekali, 1 pekan sekali, atau 1 hari sekali.- Travelling/wisata/perjalanan, Ada beberapa manfaat: Memperoleh inspirasi, memperluas wawasan, memperoleh ketenangan jiwa, perasaan indah. 
____________________
Sebuah catatan tulis-tulis saja dari proses tonton film "full engineering lies", lalu setelahnya mendengar ceramah Ust Anis Matta dalam menumbuhkan kemauan atau al iradah.

{ 0 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Posting Komentar