Sekali ini

dalam bubungan puncak-puncak pengembaraan 
peran keterbukaan adalah
               goyangan gurun paling badai yang memeram
               pada jarak bukit-bukit batu cadas atau pada ledak
               matahari yang melepaskan kelopakkelopak bunga
dan dalam rentetan peristiwa selalu kita kehilangan udara lembut
              sebab sajak dari bekas perjalanan hidup kemarin kelelahan
              sebab kita belum saling membuka diri, atau sebab....
                         catatan takdir yang disimpan dalam kitab-kitab  
                         menjauh rintik di bentangan pencakar langit
sampai saat kita tak mengucap apapun....,bisu !
mengapa begini kerontang dan kita lekat pada lumpur kering

 

{ 2 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Megawati Madjid mengatakan...

like it !!!

Sang Baco mengatakan...

salam tuk/U

Posting Komentar