Nilai Sosial dan Kesehatan dalam Pappaseng_

Kebertahanan hidup masyarakat Bugis-Makassar, tidak ditentukan oleh ruang tertentu, tetapi pemertahanan nilai-nilai budaya yang ada dalam Pappaseng/Pappasang (pesan atau amanah) itulah yang selalu dipedomani agar tetap hidup di dalam ruang itu. Pappaseng/Pappasang (pesan atau amanah) dibentuk oleh bahasa bijak masyarakatnya, bukan saja digunakan di wilayah asalnya (Sulawesi Selatan), tetapi masih ditemukan dan dipelihara bagi warganya yang telah menetap di wilayah pemukiman etnis lain.

Nilai Kesehatan dalam Pappaseng
nakko pura manre, aja mu terru' matinro, maloppoi palompong ta'
terjemahan : Selesai makan, jangan langsung tidur besar perutmu 
Makna: Pada dasarnya urutan tata letak organ saluran pencernaan adalah dari atas ke bawah: mulai  dari mulut, tenggorokan, lambung, usus kecil, usus besar hingga anus.  Jadi, organ pencernaan akan bekerja lebih baik bila tubuh dalam posisi duduk. Posisi tidur akan menghambat proses pencernaan. 

Nilai Sosial dalam Pappaseng
Aja muttudang riolona babangE, nalawai  timpa'na parekkusemmu
terjemahan : JANGAN duduk di depan pintu, nanti jauh jodoh!
Implementasi dan Makna :
Mitos ini mungkin sering dilontarkan ibu agar Anda tidak menghalangi orang melewati pintu. Hal ini bisa bikin bertanya, apa hubungannya antara pintu dengan jodoh? Tapi, dipercaya atau tidak, kalimat bijak semacam ini telah berlangsung turun-temurun, dan dianggap manjur dalam mengajarkan  nilai-nilai kebaikan. Nilai lain bahwa jika ia seorang gadis dan duduk di pintu maka akan tampak "de' na malebbi", atau kurang bijak / tidak sopan.

Sebuah kesamaan lahirnya kalimat bijak atau pepatah  dalam masyarakat juga terjadi di Negeri Tirai Bambu. Uniknya mereka, pepatah China, yang biasa dikenal  sebagai Chinese wisdom ini lebih beragam, dan     mencakup segala aspek  kehidupan. Salah satunya tentang kesehatan. Ingin tahu...?, telusur awal anda pada pappaseng /pappasang saja dulu....."Usap-usaplah perut setelah makan"
Makna: Banyak sekali titik akupunktur yang berhubungan dengan saluran pencernaan di daerah perut. Mengusap-ngusap perut usai makan, sama halnya dengan merangsang titik-titik akupunktur tersebut   sehingga membantu organ pencernaan bekerja lebih baik.

Nilai sosial Pappaseng Lampau
Sejak dulu suku ini sudah memiliki tata laku masyarakat sopan dan santun, peran paseng/pappasang bagi Bugis makassar dalam BINA PERILAKU  menjadi kerja utama sepanjang masa.seolah kelola gerak kehidupan dengan pemahaman dan pengamalan nilai nilai . Pembinaan terpadu masyarakat ini adalah inisiatif : bosannya manusia atas kehidupan yang chaos atau dalam istilah Bugis di sebut "sianre bale"_sebuah perubahan kemudian atas peran paseng ini bagi Bugis-Makassar bahkan menjadi  infiltrasi kebudayaan luar. Ketika pappaseng menjadi pengamalan pelaksanaan adat istiadat masyarakat dalam wilayah administrasi keadatan. 


{ 2 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

ebigmedia mengatakan...

tambah terus ada pappaseng to riolo'ta bang,...It's Good

Sang Baco mengatakan...

iyye..ndi

Posting Komentar