becak adalah mesin gigantik

Bertahan hidup di tengah tantangan zaman yang serba canggih dan motor-oto yang memenuhi jalan, sedang becak mengambil perannya sendiri dengan 5 hingga 10 ribuaan sekali dayung, sedikit tanjakan arah jembatan Marusu dan macet ta pernah kepikir berat,  ia mendayuh dan dapur harus berasap. Tukang becak adalah profesi unik yang keberadaannya hanya ada di Indonesia. Meskipun di zaman yang serba canggih ini, mereka masih bisa bertahan dan masih menjadi salah satu angkutan umum yang diminati oleh masyarakat Indonesia. perihal tukan becak maka yang marak terdengar anggapan bahwa "keberadaan tukang becak sering dianggap mengganggu ketertiban lalulintas alias mereka tidak mematuhi rambu-rambu lalulintas.


Namun pernahkah kita berfikir mengapa mereka tetap ada dan bertahan, atau apa yang sebenarnya diharapkan oleh Tukang becak kepada Pemerintah Kab. Maros?, haha...ha....,
Tanya-tanya asal daerah mereka pengakuan yang terdengar mereka berasal dari Kab. Jeneponto, "sedang di kampung kami dapat dikatakan minim lahan yang bisa di jadikan sumber penghasilan kecuali produksi garam", dan lanjut salah seorang tukang becak mengatakan "bertahan karena tuntutan hidup juga demi pendidikan anak-anak"




Namun seseorang diantara mereka berpengakuan unik, bilangnya (dengan logat pasar) "dengan membawa becak ini, sudah banyakmi anakkku yang tammat sekolah, bahkan adami juga jadi tentara pegawai bank dan ada yang sedang masih berkuliah, itu anakku bungkoa nasuruhma berenti bawa becak, tapi tidak mauja ka kusuka tongi ", katanya dengan santai.

tidur di becak hal biasa bagi kami, bahkan rasannya kadang seperti di rumah sendir, dan bangun sebentar tanda yang nikmat untuk secangkir kopi hitam di gadde.
Dengan merasakan manis pahitnya pekerjaan membawa becak ini menjadikan asumsi dasar bagi mereka bahwa bekerja sebagai tukang becak bukanlah hal yang mudah dan bukanlah pekerjaan yang membanggakan, lanjut katanya "pekerjaan inipun mengajarkan kami berdoa tiap pagi saat keluar rumah demi keselamatan penumpang dan rezki yang banyak, insyaallah". ucapnya bersemangat.

{ 0 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Posting Komentar