HUT Maros (Tanggap)

Jangan katakan bahwa "kesepakatan hari jadi Kab.Maros atau HUT Maros hanya sebuah konsensus biasa, terlebih mengatakan "palsu", jangan pula katakan bahwa "penetapan (barusan ) hut maros sifatnya pura2 saja sebab lebih tua bapak wakil bupati kita (kini) dari usia Kab. Maros", jangan katakan demikian, Terlebih jika anda membantahnya lantar duga-duga bahwa "HUT Maros telah diseragamkan dengan waktu penggunaan awal baju seragam safari", jangan me-kirakira..!!. ini bukan tentang ekspresi kekuasaan, ini sebuah perpanjangan kepemimpinan yang mengetahui talitemali persambungan keberadaan sejarah awal keberadaan kerajaan Marusu 1471,  ke kab Maros kini.
Sesaat dipengertian : Kabupaten Maros terbentuk secara adminstratif pada tahun 1959 dengan Undang-undang Nomor 29 tahun 1959 tanggal 28 Januari 1959, silangkait  tentang Pembentukan Daerah-daerah Tingkat II di Sulawesi Selatan, sebagai Bupati pertama di Maros Bapak Nurdin Johan yang diangkat pada tanggal 1 Februari 1960 sebagai Bupati Kepala Daerah Tk II.

Bedasarkan sejarah Maros (Marusu) dalam kurun waktu abad XV sampai abad XVI telah berdiri sebuah kerajaan yang dikenal dengan nama kerajaan Marusu dengan Raja pertama bernama Karaeng Loe ri Pakere, daerah kerajaan ini mempunyai wilayah yang cukup luas, mulai sebelah selatan Kota Makassar, ke barat sampai ke Selat Makassar dan diapit oleh dua Kerajaan besar yaitu Gowa dan Bone, reaktualisasi dari diapit oleh 2 kerajaan besar ini sebabkan Marusu pada masa lalu merupakan daerah urban, atau sebuah tempat yang sering disinggahi atau kemudian juga di jadikan sebagai tempat untuk tinggal, maka demikianlah hingga era kekinian mayoritas penduduk Kab.Maros adalah sibgah dua daerah tersebut, dengan bahasa masyarakatnya Bugis dan Makassar.


Berdasarkan kajian sejarah tersebut diatas para budayawan, sejarawan, agamawan, unsur generasi muda dan pemerintah mengadakan seminar untuk menelusuri sejarah terbentuknya Maros dan menetapkan tanggal 4 januari 1471 sebagai (HUT)hari lahir Maros dengan beberapa pertimbangan histories antara lain : dan penetapan tanggal ini bersesuaia-an dengan data arsip catatan dari DepBudPar provinsi, yang penandaan waktu/ hari jadi tersebut, tersimpulkan saat acara akbar lomba  perahu dan merias perahu era tahun 7o an.

Penetapan tanggal Tanggal 4 sebagai simpulan tanggal pengambilan adalah : pelaksanaan Sholat Jumat yang pertama kali di Maros setelah sayyid Amrullah Daeng Mabani resmi diangkat sebagai Khadi, peristiwa religi yang tak mungkin dilupakan ketika itu.


Bulan Januari adalah terjadinya peristiwa heroik pemuda pejuang Maros dipimpin oleh Fathul Muin Dg Magading menurunkan bendera Belanda di depan rumah Controleur kemudian merobek bagian birunya dan mempertontonkan kepada masyarakat di depan kantor Karaeng Turikale Januari 1946, penetapan bulan ini bermakna bahwa masyarakat Maros adalah masyarakat pejuang yang siap berkorban untuk bangsa dan negara

Tahun 1471 adalah tahun awal berdirinya Kerajaan Marusu dibawah kekuasaan Karaeng Loe ri Pakere (Raja I).

Sunting :Maros Budaya Pappaseng (rEvitalisasi)

{ 1 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Kisah sukses sarmila mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

Posting Komentar