Dialog Malam Khusyu Versus Malam Laknat

sebab malam khusyu, heningnya tak sepenuh kesunyian, meskipun pohon-pohon berbagi dingin di luar jendela, malam begini adalah hal yang membuat kita lebih peka meski tanpa kata, tapi tak setiap orang mampu pahami detak jantung malam yang memperdengarkan "hidup" sebagai bentuk panghambaan pada diri masing-masing.., juga malam dan alam di luar sana bersenandung, serupa dalam irama daun yang jatuh satusatu, malam gulita sangat sering kita lupakan, malam seringkali menjelaskan kesucian dirinya sebagai wujud tadabbur, tak siapapun mengenal malam tidak juga aku,  sedang rahasia begitu rapat tertutup. Malam kilauan ramadhan penuh warna menyerta-mu :
         
malam khusyu, sebuah sejuk yang menghitung hari, yang
                 menarik ulur kembalimu
                            dan mengapit lenganmu, sekali itulah lidahmu kelu
: tanpa pernah kau berkata apa-apa lagi.....bisu dalam tadabbur udara basah
_______________


Bicara tentang pemaknaan hayati, maka malam khusyu adalah proses mengkristalkan kearifan kehidupan (paseng), sebagaimana keberadaan 2 mata 2 telinga dan 1 mulut yang menginginkan kita lebih banyak mendengar..melihat....lalu bicara hanya sekali_Taiming malam khusyu sesekali berada di titik koordinat, kita jelas mendapati karakter diri sebenarnya atau dengan titik seimbang pada cermin diri, malam yang menariknarik pada getaran kesungguhan dari sang maha Penyebab Cahaya (mungkin kau sedang membayangkan peristiwa khusyu) : dengan menyengaja tidurr seadaanya (bukan di kasur empuk) U mudah shalat tahajjud, Menakar dunia yang memenuhi kita ketika hati tak tergetar mendengar "Allah "  ?, atau semakin asyik oleh hirukpikuk dunia. masa masih menundamu sebelum sampai ke suatu akhir bernama .....mati.

Malam dan bulan  berenang dalam ruang semesta, tampak bintang-gemintang  setia bergelantungan pada hening, dan  arah desir angin terdengar penuh bisik, khusyu.... : sedetik doa2 menuju langit tempat Allah bersemayam_

"Malam adalah makhluk Allah yang sangat spesial. Malam bukan sebatas kumpulan waktu atau bergulirnya gerak alam. Tapi, dengan bergeraknya malam diciptakannya waktu senyap /diam menjadi hidup. Dan alam turut berotasi dalam gerak zikir membesarkan asma-Nya, dalam keheningan terdengar demikian bising

Malam.... dan Rintik Hujan Jatuh Bagai Bola Salju

Pada pohon Ramadhan dengan daun rimbun khusyu,
ada yang selalu ingin kupandang atau kukecap dalam  siraman embun ,
saat sebuah cahaya tegak bagai menara, dan orang orang mendaki diketinggian,
(ketika itu rintik hujan jatuh bagai bola salju), dan aku detak jam yang merenung, tentang mengapa bergerak mengapa diam dalam keteraturan 

Secepat gemerisik angin pada doa dan khusyu  melambung keangkasa,
uh...aku ledak bening memenuh tak tau lagi ..?, uh  malam gelap mencipta sendiri bulan dangkal di atas savana dan
bumi tiba-tiba berkabut dan beku, entah tubuhku disudut mana..?, tapi….
rahasia sungguh jauh dari terjemahan
__________
kaimuddin mbck
Maros ramadhan: 27,11.

Seperti sapaan dalam sebuah cermin, kuikuti suara itu, pahamlah bahwa Tuhan menampakkan dan menyembunyikan sifat-sifat-Nya, pada dirimu sendiri agar menyelami ke-aku-anNya, ya malam dan kejut  khusyu adalah lautan...., kau merasakan hal ini ketika merendahkan dirimu padanya, merendahkan wajahmu di depan gambar cermin-mu._kita tak kemana-mana.

Cerita Malam Laknat
Dalam alam imajinasi, malam adalah larutan yang terciprak dari noda, sedang bumi juga rangkaian larutan  luka-luka, demikian malam yang tak lain adalah larutan gerak agar manusia menggurui angin yang mengeos atau pada gelombang laut tak henti membumi. sedepa seceruk noda mengekal dalam malam laknat, sepemabukan larutan yang rasanya tidak manis seperti siang yang terangnya mengasahkan  kenistaan. Di sebuah negeri haru-biru malam dengan warna elegan yang melarutkan ujung pandang dan seketika itu orang2 di seberang kaget dan menamainya larutan bumi yang berbau selokan. sedemikian kacau ketika malam tak berpihak.

malam laknat ketika kisah-kisah misteri/mistik marak memenuh di tipi kita, seolah-olah 'kisah dunia lain" itu lebih penting dari dunia nyata yang kita hadapi sehari-hari dengan susah payah, malam laknat dikaitkan dengan peran setan, agaknya ini adalah salah satu daya upaya setan untuk mengganggu tidurmu, agar kau lebih takut kepada setan daripada kepada Allah, dan agar manusia mengabdi kepada setan demi kejayaan setan, malam selalu begini...._Tuhan yang mengetahui segala malam, terkadang ingin mengambil malam itu dan cukup meneteskan siang, namun Tuhan sendiri tak merasa adil, sebab pada sela malam-malam tumbang, dan pekan-pekan waktu khusyu ini, 
berkeras kita nikahi: untuk belajar duduk, mencerna juga bersila. 
masih....perih doadoa kurapal,   
sayang…....malamku masih selalu laknat, kecuali malam ini.



Dan malam-malam melingkar, boleh jadi aku masih meraba luka ini, dan
seperti melipat parasut tempat tanah rata menempa kaki, selalu saja begini : kita terus di bumi dengan selokan bau juga dengan katakata maaf tiada henti.
ya Allah...dipintumu kuberdiri malu
_________
kaimuddin mbck, maros ramadhan 2011, "kesalahan tulis juga gambar mohon maafkan
~Perih doadoa_

__________
*dikutip dari buku Kajian Budaya Semi (buku pertama Trilogi Kesadaran.
*sekata dari buku "jalaluddin Rumi"
*cerpen Larutan Senja

{ 1 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Kisah sukses sarmila mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

Posting Komentar