~Indah sekali sastra Bugis-Mu__

catatan yang mengucurkan banyak keringat, dan selama 3 tahun 
hasil inipun belum teranggap maksimal dalam pengejawantahan ke-bahasa Indonesia sebab keterbatasan idiom, atau mungkin sebab lain/ kekurangan (aku)

*Pengantar 
Indah sekali sastra Bugis-Mu

Bertemu teks atau Sastra Bugis maka sesungguhnya kau sedang membaca pengalaman: ide yang di abstraksikan melalui bahasa. Seorang pakar hermeneutika ilmu sosial, dan me- memandang “teks sebagai diskursus yang dibakukan”. Diskursus itu sendiri memuat peristiwa bahasa melalui proses objektivikasi. konvensi pengakuan itu perlu ya..?, "agar pengapresiasi mengakui bahwa teks-teks yang kita produksi bukan sebatas tiruan", tapi ia bersumber dari "kebeningan jiwa setiap insan yang merepresentasikan pengetahuan esensial", Penciptaan teks : pahamani objektivikasi dari karakter internal struktur sosial. Dengan begitu, kehadiran sebuah puisi (ataupun teks sastra lainnya) bagi masyarakat akan lebih berguna daripada sebuah keindahan semata, yang lantas dilupakan seperti sinetron atau acara komedi.



Indah sekali  sastra Bugis-Mu


"Penelusuran Sastra Elong Bugis ke-Apresiasi___ 
oleh: Kaimuddin.Mbck. 
 
Lele akkutanamukki; ala tebbulu-ekki ri alusu ulenge; naleworo tasi rilettut ta.
Maksudnya: bertanyalah di sepanjang padang tentang ke lembutan jiwa, sebab betapa bulan hatiku, betapa laut ketulusanku yang mengantarmu kepantai.

ri engkata tellu ronna sitinro’ku, cinna-e udaani-e, napassengereng ku lisu mappoji.....
Maksudnya: aku mengenalmu dalam tiga jejak, menandaimu dengan cinta,  rindu penuh kenangan, dan hanya ini tempatku pulang padamu...

Pekkogana makkutana, rilaleng tennung-ekka napole pasenna.ri mateku nasaba laaota'
Maksudnya: Saya tidak sempat bertanya karena kedatanganmu sangat mengherankan.aku takjub yang tak terkira, jangan membunuhku dengan pergimu

Toripaseng teya mette, tonapolei paseng teya makkutana, labokku rilenyereng poji atikku
Maksudnya: Yang datang membawa pesan membisu, yang didatangi pesan tercengang membisu.
menagapa kau disertakan sunyi pada setiap rindu yang tak tertahan

Polena palele winru; tenre kutuju mata padammu sagala rupa
Maksudnya: kutelah telah menyusur di segala celah-celah kehidupan belum ada taramu.mengapa sebegini indahmu

Iyyaro mai melleku; tebbulu te’ttanete; lappa manengmua.
Maksudnya: Kasih sayang yang kuberikan padamu tak satupun dapat menghalangi, kau nyata di padang lerar

Iyya memeng-paro mai; lejjai addenengku; mattaro pura-e.
Maksudnya: aku mengenalmu dengan kasih, pada istiarah rumahku kau tersimpansepaanjang kasih

Iyya siya menasakku; mattonra jaritokki; lete di manipii,
 o dewata seuwae lettukianga ri totoku...
Maksudnya: aku tak mengenal yang lainnya, selain harapan untuk hidup dan mati bersamamu, ya tuhan indahkalh taqdir keberadaan ini

Teyawa naparampaki; teddung makape-kape; tenna pacinaongi pute ri 
totoreng asijajiange
kasih tak pernah jadi milikku,....jika sayapsayapnya tak di naungani dengan tanggung jawab ,sebab fitrah kita saling mengenal 

Duppa mata ninitokko; ennau mata-tokko; ajak murikapang.
MAKsudnya: Jika kita bertemu pandang, berusahalah menghilangkan kesan yang dapat mencurigakan.

Sipongetta cokkong ribola tudangetta; teyana mawela.
setelah cahaya  duduk di kursi bambu dalam rumah itu, tak adalagi cahaya lain jika ku beranjak pergi

Rekkuwa tennungi melle; taroi temmasakka; napodo malampe.
Maksudnya: Bila menaruh kasih jangan berlebihan, agar tambah bersemi lebih lama.

Laoko kuturutokko, kupabokongitokko; nyameng kininnawa.
Maksudnya: Dengan sepenuh hati dan segenap jiwaku mengantar dikau ke pulau idaman.

Ujung tennungi mulao; iyyapa natabbukka idipa taddewe.
 Kehormatanku adalah kehormatanmu pastilah aku jaga dan aku akan kembali keharibaanmu.

Mappetuju langii-mana; 
bitara sampo-engngi; tujunna lipumu.
Dimana gerangan kampungmu disanalah kucurahkan keluhan jiwaku.

Uddanikku temmagangka; dimengku temmappetu; 
riwangun kalemu.
Kau kukenang selalu dan kupuja sepanjang masa, sekujur tubuhmu.

Taroko melle mallebbang; tinulu mappesona; nateya malegga’’.
 Kebaikanmu yang menawan, pancaran kesetiaanmu yang mengalir, tak bergeming ku di pelukmu.

Laowi pattendung langi; posampu temmalullu, lawangeng mabela.
Walaupun merantau jauh di sana, budi baikmu terkenang selalu.
_______
kaimuddin mbck dalam "apresiasi sastra bugis indah"


~Indah sekali  sastra Bugis-Mu__

{ 2 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

facebook,com mengatakan...

Subhanallah... Madeceng pa iya..!!! de nasia-sia perjuanganta...!! idi kodong.. pakotomi.. de' gaga wassele nagampa!!!

kaimuddin Mabbaco mengatakan...

deE....merendahna andalakku deE...awaski nah, kukira insfirasinya dari kitaji haha...ha....

Posting Komentar