kumpulan puisi lampu jalan

lampu jalan dengan cuaca kelam di sekitarnya, asap knalpot, bising jalan dan cahayanya sendiri yang  ber-embun, malam sepi dan lampu jalan  mulai berkaca-kaca, pendar mata lampu dengan pandangan yang mulai pudar, telah lama demikian  si lampu jalan yang mematok di atas pinggir jembatan, lampu jalan yang kian sore bayang-bayangnya kian mengecil, dan bila malam tiba, bayangannya  tenggelam dan lenyap di balik hening malam.

Lampu jalan selalu begitu ia tak rindu siluet juga "senja", yang disangkanya selalu jatuh lebih cepat, tapi ia tak berpikir macam-macam ketika kau melintas di depannya __

Demikianlah lampu jalan,  ia menjadi kata dalam kumpulan puisi  jika tak suka, kau bebas membuangnya,

Puisi Lampu jalan 1
Lampu Lampu jalan itu,
heran merasakan tubuhnya menerang pada waktu tertentu.

Direkamnya setiap detik-detik peristiwa di jalan secara diam-diam
tapi ia, sedih ketika malam larut dan jalan sepi.

yang tidak ia mengerti, siapa dirinya,dan mengapa ada disana
-----
 warkop.Dg Te’ne 13.10.08.- Kaimuddin.Mbck

Puisi Lampu Jalan 2
Tatap lampu jalan menerang,
menuntun kita keseberang jalan,
"mari..segera sampai ketujuan, sebelum cahayanya redup,

Di ujung jalan, kita telah sampai dengan cinta
namun, lampu tadi-telah kita lupa, atau mungkin,  ia tak terlihat lagi di sisi dan ruang,
aku menyesal tak menandai tatapan lampu itu, matamu mengerjap (manis sekalii..)
   Oh...aku lupa jika tatapan lampu jalan tadi, sebuah kasih dari matamu
_______
kaimuddin mbck,*27 des 10.

puisi Lampu Jalan 3

Lampu jalan itu,  tempat kita berdiri dulu,
bentuknya masih sederhana dan  bahkan kini  sedikit lebih kusam,
seperti dahulu, ia mungkin masih sangat terbuka dan polos,
seperti sikap kita dulu, ketika …kita penuh ke-malu-malu-an

Puisi Lampu Jalan Sepi 4

"sepi itu cerdas", kata lampu jalan itu
selalu dengan tatapan nanar, dan mengacuhkan setiap pejalan disekitarnya

di amatinya segala gerak juga bunyi,
     tapi ia tak berucap dengan judul yang didengarnya dari bunyi segala jenis knlpot kendaraan,
    juga tak bergeming dengan sikap aneh pemilik kendaraan ketika selalu ngebut

sepi dalam tatapan lampu jalan merupakan hal biasa,  namuna ia lampu jalan tahu semua peristiwa

Dalam sepi lampu jalan itu tetap penting,
walau dunia dengan logika baru terus lahir. : mengganti  logika sebelumnya
ia Lampu jalan sepi, tapi dunia pun selalu begitu

Lampu Jalan terunik dan keren berTenaga Matahari Ramah Lingkungan

 Lampu –lampu jalan tempat kita berdiri kini mulai berwarnawarni, apakah ini isyarat kau telah begitu lembut dan sangat tertutup ?, 

kali ini aku merasa, kita semakin kesasar sayang… Aku ingin mengulang lampu jalan yang sederhana dan sedikit kasar itu : untuk dapat mengerti akan ke-tergesagesa-an kita, tentang cinta pertama itu, tak peduli harus kesasar atau kita saling mencari....! 
.


Empat atau mungkin lima deret, lampu jalan nyala sejak sore
tak tampak sebuah kesan-pun, bahkan tak ditandai-nya se-peristiwa pun
 sebab dingin malam dan lampu jalan beku, 

tampak redup cahayanya memancar dengan kaki yang mulai lemas, mungkin diinginkan-nya, seseorang singgah padanya, pikirnya "ia takkan kemanapun, meski dengan cahaya yang itu-itu saja_.
_______________

 Kumpulan puisi Lampu jalanAdalah tempat cinta pertama itu, ia berdiri dengan  ikhwal cinta yang berani , bahwa "ia tetap di situ meski sedang terjadi kecelakaan mematikan, juga 

ketika hujan dan malam-malam larut menakutkan. Puisi Lampu Jalan sungguh ingin menerang di matamu, dan menuntunmu keseberang jalan, katanya "mari.. segera sampai ketujuan, sebelum cahaya matamu redup___By : Sang Baco

{ 0 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Posting Komentar