Usman Memergoki Jin, "demi Allah kubenci keadaanku"

Dimanakah kita dengan mudah bisa menemukan demit atau makhluk halus jin misalnya? menyaksikan makhluk halus yang bergentayangan di dekatnya?, Sejumlah orang memang dilahirkan memiliki daya sensitivitas yang sangat tinggi, sehingga mereka mudah mendeteksi, menyaksikan keberadaan makhluk halus. mudah 'memergoki' adanya makhluk halus.
lukisan hantu yg tidak boleh di pajang
     Cerita tadi menandai seseorang siswa alumni SMA pergis Maros, ia bernamaUsman. Suatu hari ia berbisik padaku “paman…aku benar tidak suka dengan keadaanku ini yang bisa melihat makhluk jin, tapi mau di apalagi ini seolah bawaan sejak aku lahir, ketika masih kecil dulu saat itu aku masih di bangku SD, pernah di gamprat oleh kakak-kakaku di kampong yg sedang menunggu mangga jatuh, sebab dengan tidak sengaja kukatakan padanya, sesuatu yang kulihat, ketika itu, aku melihat seorang ibu menggandeng tangan anaknya, tapi  tanpa gerak kaki namun ia telah melintas di depan kami, peristiwa itu dan cerita awal inilah yang menjadi tanda, aku dapat melihat hal aneh tidak seperti orang lain”.
Celoteh berikutnya Usman memberitahuku tentang para pengunjung pasar malam di kampungku yang membawa semacam atau dipaha seseorang tersebut bergantung mahluk kecil atau jin, kupergoki nyata bahwa ia adalah jin pencuri uang.

(ketika itu aku adalah seorang guru sekaligus penjual buku sebagai pedagang kaki lima dengan berjualan diatas motor pesva ), yang kuanggap menarik dari searingku dgn siswaku Usman itu adalah, rupanya si Usman membenarkan bahwa “ia jin tidak mau melintas di depan motor/jualanku karena aku sedang memutar kaset murattal Al ghomidi, bahkan ada seorang anak yang tibatiba berlari jauh meninggalkan jualanku itu sambil berteriak teriak dengan suara yang tak jelas di ikuti dengan air liurnya yang banyak jatuh dan coba di bersihkan oleh bapaknya. Kepikiran tentang melumpuhkan atau melenyapkan atau menangkapi orang tersebut yang membawa jin ke pasar malam, dialog dgn Usman ini dijawabnya dengan santai, katanya ,“pernah tahun lalu aku memukul seseorang karena demikian tapi aku kemudian di salahkan oleh polisi, sebab memang tidak ada bukti yang bias menjelaskan bahwa ia membawa jin yang di perintah untuk mengambil uang pedagang atau pengunjug, kecuali uang yang mereka curi tapi kan itu mudah di buat alasanya sebagai uang pribadi.

Jika kudesak siswaku itu yang memang senang tinggal bersamaku, ia menghardikku ,”biarin mi paman, mungkin reskinya lewat gituan dan ia sudah tau akan keburukan semua itu dan mau menerima resikonya”. maklumlah…si Usman ini, tumbuh di sebuah masyarakat yang masih memelihara adat , beriring dengan itu pula ayahnya di kampong tersebut (wilayah :Butta Toa, Maros, SulSel), seorang Imam Shalat di masjid kampong tersebut, jadi si Usman tumbuh dengan pemahamn agama yang baik, dan kemampuanya ini tidak menyebabkan ia memanfaatkannya untuk halhal iseng atau memberdayakannya, “usman anak yang baik”,  menurutku, ya…!.

Peristiwa Aneh di Sekolah
Kata Usman di suatu waktu, “paman…(panggilan akrab nya padaku), kalo kita sedang ngajar, ada mahluk manis tuh selalu di bangku yang paling belakang yang kosong itu, ia memperhatikanta’ sangat serius, aku tak bias membedakan apakah ia benar-benar belajar atau ia sedang jatuh hati padamu paman ?, sumpahka..demi Allah kodong, kukasi jabatanki kalo mauki dari pada dibilangika pembohong”, truss…kalo ust. Ma’lum yang ngajar paman tidak adaki sama sekali, yah.. takutki jin padanya, kalo ibu ibu guru yang ngajar ih..berkeliaran itu mahluk di dalam kelas dan berkesan mengganggu, bahkan sesekali keluar masuk hidung ke telinga pada siswa-siswa tertentu, Imam tawakkal misalnya yang sering setengah tidur saat ibu guru menerangkan.--- katanya setelah sebuah kasus kehilangan uang di kelas telah terselesaikan atau teratasi, “aku meminta ke siswa tersebut untuk mengembalikan uang yang dia curi lewat jin yang ia perintah, jika tdk aku akan membongkar kasusnya”.kuminta kejelasan padanya , ternyata pelau pencurian itu seorang perempuan dan bertempat di kelas sebelah , aih…ada-ada saja nih anak-anak.

Keberadaan Jin
kata Usman “jika mau merasakan keberadaan jin, maka lihatlah sedikit lama pada mata sebuah patung, ya…sebab ia sering nongkrong disitu, dan patung itu menjadi tempat persembunyian bagi mahluk jin kafir di dalam rumah kita ketika ada hal yang mengganggunya seperti suara sedang mengaji atau pasrah pada Allah ya…misalnya Audzu bilaahi…la haula wala….dan seterusnya .

 Jika mau melihat gerak jin dengan sangat jelas, berkunjunglah ketempat pemotongan hewan atau dimana terdapat bangkai atau tulang binatang yang masih basah misalnya, pada tulang binatang tersebut biasanya terdapat kerumunan lalat, tetapi perhatikanlah secara detail sungguh kerumunan lalat itu sesekali di tepis oleh sebuah tangan. Maka benar bahwa kita tak boleh menyimpan tulang di sembarang tempat, apalagi mengencingi-nya sebab itu makanan saudara kita.—bersambung…..di episode jejak hantu Sumiati

{ 0 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Posting Komentar