Nasehat : "sihir mata versus cacing tanah "

Mata selalu menyihir apa yang terlihat di depannya dan dengan terpaksa kau menerima saja sebagai nasib,“resah atau senang” yang di gambarnya.
Ucapnya di suatu waktu,
    “lihat… aku lebih menerobos dari angin, lebih cepat dari cahaya dan mungkin saja aku lebih peka dari perasaanmu, dan refresentasi tadi bukankah dalam tidurmu aku pula yang telah menanam kisah sesuka hatiku? dan kau menyebutnya mimpi, aih....

Mata dengan lagaknya pada ayam yang mengais cacing tanah,
 “matahari itu sungguh tak faham ya..jika rembulan, adalah bidadari yang sedang hamil ?, ya...demikian pula cacing yang baru saja kau telan sungguh… tidak mempunyai mata, lanjut mata mengatakan dengan cemas, "tapi, aku benci cacing..!!, yang kau telan itu,  sebab dia mempunyai dua alat kelamin, demi Allah dua alat kelaminnya.....!!”.
__________________________
Kaimuddin mbck Maros.15.12.08 *nasehat pada bujangan, yang hanya punya mata, tapi hanya punya satu alat kelamin, hehe..he...he...)

Hidupmu bukan hanya untuk menangisi cinta yang tak bisa kau miliki, lalu...GUMPRRRAAANGNGNG...!!!!, Cermin di depanmu pecah, ya..kau baru saja memukul lelaki tolol itu. Lelaki di dalam cermin itu, dan kau masih mengenggam tinju. Pecahan cermin itu merobek beberapa bagian kulit kepalan tinjumu, uh jari-jari tangan kananmu mengalir butiran merah, kau meringis dengan nafas turun naik.

Dan kau berusaha tampak sadar seolah tak menikah bagian dari tetap mapan, lo ga ada yg urus tauu..., kliatan ga' punya modal. Sadar bahwa tolol jika kau hanya memaki lelaki jelek di dalam cermin. Dan sadar kalau kau tidak bisa melupakan pujaan hatimu. Dan suatu saat...cinta datang membawa dirinya kesekian kali padamu  lalu kau kembali seperti dulu hanya memberinya rayuan gombal...haha...kelamin-mu itu spesial buat pipis ajha ya...?

bujangan itu jelas NYENANGIN, saat malam minggu menjelang sangat sibuk cari perhatian, jika tak bisa ngangkang seperti orang-orang yang berpasangan maka hanya berteman kucing, mengelusnya, sambil online di depan laptop sampai karatan. tapi kepikir juga toh kamu masih punya tangan kanan.....?? haha..ha...what..!!!. coli...bareng tante lux demikian istilah hits di kampung buat para bujangan. kamu membaca ini pake garuk-garuk kepala ya..., tapi tanyamu " Coli itu apa sih?", uh...tau ajha..tuh fungsi-in tangan kananmu ngocok penis sendiri.

Sang pe-Nasehat : "sihir mata versus cacing tanah "

bilangmu "ini mah...bajingan....", hoho..ho..
Manusia Zaman Batu telah mengenal Sihir
Atas realitas yang di tangkap mata maka dunia, langit, bintang-bintang dan planet-planet, kelahiran, penyakit, dan kematian dan banyak hal lain, sungguh membingungkan manusia purba. Beragam fenomena itu tampak misterius dan dikendalikan oleh sesuatu kekuatan dahsyat yang tidak mereka ketahui. Upaya untuk menjelaskan misteri dunia, dan untuk menemukan cara kendali, paling tidak beberapa dari mereka memunculkan banyak praktek-praktek dan ritual magis untuk memanipulasi cuaca, pergerakan hewan, kesuburan, penyakit, dan kematian.

keterangan logis atas sihir
Maksud praktek sihir: semacam “ilmu irrasional”, dan peramalan atau dengan istilah, Thaumaturgy, hal yang diterjemah sebagai keajaiban yang disebabkan mengenal kearifan alam dengan penguatan ritual mengantarai hal/kerja gaib tersebut. Ritual masyarakat zaman batu dalam sebuah rujukan menyebutnya : acara ngalap, sedekah bumi, melakukan penyembuhan ajaib, juga pada kutukan yang dirancang untuk mencelakakan orang lain. 

Sekali dapat dikatakan bahwa ilmu sihir lahir sebab kebutuhan manusia yang ingin jelaskan dan mengontrol lingkungan, namun hal ini sering timbulkan rasa permusuhan dan mematikan sebentuk upaya pelestarian manusia mulai terancam. Tapi apapun sihir adalah hal tak rasional dihadapan kekuasaan Tuhan semesta alam, kisaran cerita atas pertandingan antara para tukang sihir Fir’aun dengan Nabi Musa terjadi, akhirnya para tukang sihir Fir’aun pun mengaku ka-lah dan mengakui bahwa Musa dan Harun bukan penyihir tetapi Nabi Alloh yang datang dengan membawa mu’jizat. “Lalu tukang-tukang sihir itu tersungkur dengan bersujud, seraya berkata : “Ka- mi telah percaya kepada Tuhannya Harun dan Musa.” ( Qs. Thoha : 70 )_Setelah melihat kebenaran yang nyata, maka segera saja para tukang sihir itu sa dar dan menyatakan beriman seraya sujud kepada Alloh

{ 0 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Posting Komentar