Bissu Bencong Waria Banci ?

Bissu atau Waria banci atau bencong tapi keadaan mereka serupa yaitu seseorang yang secara fisik terlahir sebagai laki-laki tapi mirip wanita. Dan juga sebuah indikasi spesifik lain yaitu “lebih pada  ingin hidup sebagai perempuan …?”. yang sedikit berbeda hanya persoalan profesi, maksud kami jika ia bissu maka  syahwatnya/ keinginan atas seks telah tiada sebab pengaruh ritual. berbedan dengan bencong atau banci, inilah perbedaan awal yang mengantarai keberbedaan antar mereka. Sedang inisial bencong ini persebab banyak hal, bisa karena bawaan dari lahir, pilihan hidup, atau mungkin tuntutan profesi. Dan secara predikat bissu hanya 1 spesifik, berbeda dengan  waria, banci atau bencong denga rupa-rupa penamaan yang sesungguhnya samasaj. Mengenal hal spesifik dalam lacak jejak Bissu bagi Bugis Makassar sesungguhnya mereka (sebab komunitas) dianggap sebagai pendeta pra Islam, sebab keberadaan mereka di sebuah kerajaan menjadi perantara bagi masyarakat dan pihak kerajaan dalam menyampaikan permohonan kepada dewa di langit, atau dengan istilah bahasa Bugis disebut "boting langi". Menurut Sharyn Graham*,  seorang Bissu tidak dapat dianggap sebagai banci atau waria, karena mereka tidak memakai pakaian dari golongan gender apa pun namun setelan tertentu dan tersendiri untuk golongan mereka. Baiklah kita akan membahas tentang 7 jenis perbedaan juga profesi antara (bencong,waria, banci) dan Bissu.
Puang Matoa Saidi adalah bissu legenda dan hafal banyak naskah 
1. Bissu bekerja membersihkan benda-benda kerajaan yang di sebut dengan maccera arajang pada waktu-waktu tertentu semisal alat-alat kerajaan hendak di pakai untuk ritual waktu tertentu juga pada saat akan melangsungkan panen. sedang
1. Bencong waria atau banci bekerja di salon-salon. Mereka ahli dalam memotong rambut dan mengikuti perkembangan model terkini . Keahlian: make-up + gossip + memijat + potong rambut.
 


2, Bissu biasa nongol di puritantuan putri dan nyanyi tuk acara kerajaan atau juga menari dengan memakai pakaian adat bahkan dengan acara resmi kerajaan yang kadang dilengkapi denga protokoler.
2. Bencong Waria atau banci Pengamen Jenis ini biasanya suka nongol di tempat nongkrong pinggir jalan atau lampu merah. Mereka ngamen sambil membawa semacam alat pemutar lagu standart, berpakaian seksi, dan memaksa tidak mau pergi sampai ada yang ngasih mereka uang. Banyak di antara bencong pengamen ini yang sebenernya pria tulen tapi hanya berdandan sebagai wanita, entah kenapa. Mungkin mereka merasa badan mereka yang jelas-jelas keliatan cowok itu lebih menarik kalo dipakein rok mini + tank top. Gak ngerti juga sih. Keahlian: bernyanyi + berjoget + memaksa + bergombal.
 
Bantahan atas bencong banci atau waria dari aspek pandangan agama maka ia berpenampilan dan perilaku seolah wanita sedang
لَعَنَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُتَشَبِّهِيْنَ مِنَ الرِّجاَلِ بِالنِّساَءِ، وَالْمُتَشَبِّهاَتِ مِنَ النِّساَءِ بِالرِّجاَلِ
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki.” (HR. Al-Bukhari no. 5885, 6834)
 
nongpoi bencong tercantik
 3, Bissu berwibawa dalampenggunaan kostum yaitu berpakaian adat lelaki, perbedaan kelas dalam bissu tidak ada segala hanya dikerajaan,  job-job mereka yang berbeda, ada yang mengatur benda-benda kerajaan dan bersihkan, ada juga yang menyiapkan diri tuk pentas khusus tari semacam Maggiri, dan memindahkan seumpama barang dari tempat satu ketempat lain dalam istana tuan putri.
3. Bencong Waria atau banci Penjaja Cinta Nah bencong jenis ini biasanya nongol di malem hari. Nongol dimananya tentu tergantung kelasnya. Yang kelas bawah di pinggir jalan, yang kelas atas biasanya di hotel mewah. Apa bedanya yang kelas atas sama kelas bawah? Harusnya sih yang kelas atas makin mirip aslinya ya. Intinya tapi sama, mereka menjual diri dan menjajakan cinta untuk mendapatkan uang. Keahlian: menghisap + dihisap + terhisap + berlari (kelas bawah).

4.  Bissu terkadang mencipta dan ajar tari kepada anak asuhan atau anak anggota kerajaan juga pada putra-putri, bissu adalah stratifikasi anggota kerajaan dan tak meninggalkan kerajaan

4. Bencong Waria atau banci ber-Fashion jenis ini mempunyai talenta yang sangat bagus di dunia fashion, selera mereka sangat tinggi, dan biasanya mereka dekat dengan kaum socialite. Tidak jarang karya – karya mereka bisa terkenal sampai luar negeri. Keahlian: fashion + bisnis + party + menikmati hidup. Link terkait dengan perihal ini "PRIA ini bertarung atas dirinya sendiri, malam pun datang dan "bisikan yang sangat halus" saat ia menyelami dirinya sendiri. Ia menyelusup sungguh-sungguh ke dalam dirinya, dan melihat kedalaman kemanusiaan-nya.Tapi keluasan feminisme yang tidak terbatas dalam dirinya ini, mengharuskan ia memilih antara menjadi pria lalu membiarkan dirinya sendirian basah dengan tetes airmata, lalu... selanjutnya di >

5. Bissu kadang mendapat peran memakaikan mahkota kepada raja, juga pada pengangkatan raja baru dan zaman lampau keberadaan bissu di suatu kerajaan maka dianggap kerajaan tersebut besar dan sakral, sebab ia seolah menjadi pendeta pada masa pra Islam
5. Bencong Waria atau banci  Terkenal
Biasanya mereka itu sering nongol di TV. Ada yang hanya pura-pura jadi bencong untuk kepentingan komedi, tapi ada juga yang memang bener – bener bencong dan besar di dunia hiburan.
Keahlian: ngelawak + jadi MC + bernanyi + berdansa + dan banyak lagi!



6. Bissu sama sekali tak berusaha merubah keadaanya untuk tampak seperti wanita, ia dengan keadaan yang apa adanya juga bahwa berdandan bukan kebiasaanya dan  tak lain kecuali orientasi pada pelayanan untuk kerajaan
6. Bencong Waria atau banci Sempurna Ini adalah bencong yang kamu gak tau kalo dia bencong. Hah, gimana maksudnya? Ya gitu. Lekuk tubuhnya sempurna, mukanya cantik banget, suaranya juga suara cewek. Trus gimana kamu bisa tahu kalo dia ternyata bencong? Ya tunggu dia ngaku aja sih. Keahlian: Bener – bener menjadi wanita.
 

bencong waria banci bohongan : drama
7. Bissu demi menjaga hubungannya dan juga agar tetap sakral atas doa yang di mintanya pada dewata menjaga perbuatan amoral termasuk tidak berbohong, terkadang ia menjadi tumpuan oleh kerajaan dan masyarakat perantara memohon sesuatu kepada dewata dan selalu maqbul doanya
7. Bencong Terdakwa Ini adalah mereka yang terlihat seperti bencong, mungkin bisa karena fisiknya, cara bergerak, sampai cara berbicara. Padahal sebenernya mereka cowok tulen, atau bisa jadi malah mereka itu adalah perempuan sejati.
8. Bissu itu memegang tanda kebesaran* dan perlengkapan upacara ( pemayung dari kain cinde segi empat yang setiap sudutnya berbatang penunjang).
8. Bencong banci/waria, dengan tanda kebesarannya jika ia semakin riil terlihat sebagai wanita bahkan tak dapat di bedakan, ia mengatur dirinya sendiri dan bekerja dgn membuka salon (secara dominasi) tanpa tersibgah oleh aturan tertentu. 
 

9. Jika sang Bissu adalah pemimpin di sebuah strukturisasi pelayanan budaya maka jika ia meninggal, setelahnya dilakukan upaca PERGANTIAN kepemimpinan bissu yang baru. 
9. Bencong waria atau banci jika ia meninggal maka tidak banyak orang yang bersimpati, bahkan dalam memperlakukan mayatnya sedikit membingungkan apakah ia di shalati sebagai wanita atau pria ?. 

Nb :
*Bissu di kerajaan Arab dikenal dengan istilah kasim, dan sebab si kasim bekerja di puritan termasuk mengurus beberapa hal (pekerjaan kasar) keperluan puteri kerajaan maka demi pengamanan atau tak berbuat hal2 yg tak di indahkan maka mereka dikebiri, hal ini juga serupa di negara-negara Islam lainya (secara fisik inisial kasim telah potong kelamin sebab sebuah aturan.  

Sharyn Graham* seorang peneliti di University of Western Australia di Perth, Australia,

Tanda kebesaran* berupa sebatang kayu bersegi delapan yang terbungkus kain kuning cerah ( berupa kayu berongga atau bambu berujung kepala ayam berisi butiran dan mengeluarkan bunyi bila diguncang yang dibalut kain merah) 

Demikianlah keadaan dan ilustrasi yang dapat kami sampaikan perbedaan antara Bissu dan bencon banciatau waria. 

{ 0 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Posting Komentar