kumpulan puisi Lonte

Lonte paling puisi, maka baginya tak apapun selain diam dalam pekat malam, terlebih ketika kebenaran dengan terpaksa terlihat, baginya bumi seperti malam bentuknya gelap penuh lumut, dan daun daun yang setia gugur pada nasib : ia masih di sana pandang aspal hitam yang keras, seseorang hanya mengepal dengan tangan kosong tak apapun baginya juga...mimpi. Lonte adalah urutan kata yang merenung pada tanah kering yang dipijaknya, atau pada jarak pandang palang-palang besi dingin beku dan sesak. Dan dalam ke-jahiliahan ini, ia hanya mengetahui satu hal dari nista  itu yang dikenangnya dalam:  kumpulan puisi lonte
lonte dalam jejak jejak membusuk
Sigmund Freud mengatkan bahwa, "kita ini sebenarnya tak lebih dari makhluk seksual "Bermula dari  catatan dialog ke kumpulan puisi, "mari masuk kehutan belantara kata dan meneguk indahnya kesasar dalam hutan aksara, disinilah ku mengajakmu tergesa-gesa dengan benar. Dan catatan Lonte sedang parkir di benakmu, tapi kau boleh membuangnya jika tak suka, ok berikut adalah kumpulan puisi lonte

puisi "Lonte 1".
sesak di pundakmu, tatkala jarak membuat kita mengerti __
*setahun setelah memoar itu, sesuatu berubah menjadi lukisan penuh jejak, ketika embun turun membekukannya masih jejak tak.... (baca selengkapnya di :)


___________________
 puisi "Lonte 2".
akupun adalah waktu yang semakin menua dan kita memijak di padang ini penuh nyeri di ulu hati.
Tanpa me........(baca selengkapnya di:)
__________________
puisi "Lonte 3"
tapi segila Itukah cinta yg menghinggapi setiap jiwa-jiwa manusia, mengapa orang yang sehatpun ingin terjangkit dengan penyakit cinta. (serasa GILA......kumenulis peristiwa ini, [Baca selengkapnya...]
_________________
puisi "Lonte 4"
kataku , "ih...kita sama saja sayang...berandalan juga brengsek" : bila kita paham cara berhubungan dan saling berlaku baik terutama saat bangun pagi, "basah"[Baca selengkapnya...

________________ 
Perempuan itu menyulam waktu dan rindu di ketinggian langit biru, betapa jauh menerjemahkan diarinya, bahasaku pa...... [Baca selengkapnya...]
_____________
puisi "Lonte 6"
di tandai bahwa "jangan tuliskan apapun di halaman depan suratmu, lekas kirim agar angin tak keburu mati, sehingga kau tak hanya tak tahu kemana sampainya melainkan juga menyesal karena tak sempat me...... [Baca selengkapnya..
____________
Ruang 7 ""
mengingatkanku pada Ambo'mu/ bapakmu , ketika ia mengabadikan senyumku setelah penganan putih kirimnya*, kau benar-, kelakar ibuku sambil menangis, mengenang ba… [Baca selengkapnya... sangat romantis dialektika]
WTS, Lonte, kupu-kupu malam,wanita panggilan
Puisi ini bersumber dari :http://www.sangbaco.com/.
buat teman & sahabat Blogger  tampilkanlah sumbernya ya...
gambar Existera by Rumah baca ____*sesuatu telah begitu jauh dan mengering pada tanah yang tandus maka tak sesiapa pun mengenalnya kecuali aku sendiri dalam kumpulan puisi lonte

{ 0 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Posting Komentar