Nasihat tuk Afra di Pesantren "Darul Istiqamah" Maccopa

Afra nak...., sesekali jika libur intern di dalam pondok situ , lihat-lihatlah orang sekitarmu, Kenalilah para janda dan anak-anak yatim dan paling tidak untuk satu hari saja katakan: "Aku juga bagian dari mereka".haha..ha...penting itu cess, Terus-ki menulis juga baca puisi (seperti di acara penamatan itu, suka mengapresiasimu) ya..mungkin seni sebelum memberikan dua sayap kepada manusia untuk bisa terbang, tapi ia akan mematahkan kedua kakinya terlebih dahulu, lalu berusaha terbang, haha...ha...--.kubilang “menulis miQii dulu nak…juga baca puisi meskipun itu belum memberi apa-apa pada mu----

ingat ya..., uang yang kukirim untukmu di pondok, (lebih sering Rp 100.000-bln), belanjakanlah sesuka hatimu, tapi ketika kau ingin membelanjakan semuannya, berpikirlah bahwa rp 10.000;  itu, bukan milikmu. atau mungkin itu adalah milik seorang miskin yang memerlukannya. Jika kau menghendakinya, kau dapat menemukan orang miskin itu dengan sangat mudah disekitarmu

Jika aku banyak berbicara kepadamu tentang uang, itu karena aku mengetahui pengaruh buruknya dalam menipumu...(tua-ma saya nak, banyakmi garam saya makan...)

Belajarki sabar juga arif nah…, maksudku arif, sendirian miQii jangan-mi kau melihat seolah-olah ada hakmu pada orang dan tidak perlu kau memperlihatkan kelebihanMu pada orang lain.(tidak mencela, tidak menuntut dan tak membanding-bandingkan).
Jika ada keinginanmu sampaikanlah dengan sedikit bicara,, konsekuensi keseluruhannya( posisikanlah dirimu dalam kemampuan dalam mendudukkan dirimu setara dengan rekan/temanmu.

Jika bisa, sembunyikanlah keadaan dirimu (kekhusuan dan ketundukan,)dan tidak melihat kelebihan, kecuali sesuatu yang benar-benar datangnya dari Allah Swt./-Hanya Allah yang beri karunia tanpa sebab sedikitpun dari upaya diri kita.

Berproses itu baik, tapi meyakini proses itu sebagai hasil terbaik biasanya membuat kecewa, kebanyakan kekecewaan karena telah merasa cukup dalam proses dan selalu bertarget terhadap hasil.
ingat yah… telah banyak hal yang telah kau peroleh tanpa terdapat keinginan sebelumnya, kau sungguh cintaku nak...besar mikii...?

jika cobaan itu datang anggaplah sebagai saringan atau pembeda (antara teguh iman dan lemah) aplikasinya kemudian (tidak ragu-ragu dan pasrah lah pada Allah swt, pasrah  dengan kekuranganmu harta, itulah jiwa orang yang benar (reaktualisasi dari surah al Hujurat;15). dan merasa cukup dan terpuaskan terhadap yang apa diberikan Allah Swt (Hr.Buhari Muslim).

ingatlah nak , "Kekuatan yang tak terkalahkan, hendaklah kamu berserah diri kepada Allah. Jika Allah Swt tolong kamu maka tak ada yang kalahkanmu(Ali Imron; 6)
-ridha : terhadap apa yang ditentukan untukmu  (bisa saja itu taqdir nak) dan jangan  menoleh kebagian yang diterima oleh orang lain. mungkin saja milik tetangga kost-mu yang kaya sebab lengkap pembayarannya dapat saja terdapat pula REZKIMU padanya, haha..ha.., tapi jangan  menadahkan tangan ya....

Refleksi syukur dengan melihat segala yang diberikan Tuhan kepadamu (tubuh yang baik ya...minimal tidak cacat lalu  dlm keadaan sehat, itu sudah cukup buatmu, ingatlah suatu saat jika kau lupa jangan menggerutu mungkin saja kelupaanmu : menghindarkan-mu dari hal yg buruk. sebagai bagian dari ketentuan tuhan

Prioritas pada Ilmu itu sebab *Tiadalah perbedaan dunia dan akhirat kecuali seperti seseorang yang memasukkan jarinya kedalam lautan luas maka perhatikanlah berapa yang ia dapatkan (Hr. Muslim).air yg dujung tangannya itulah segala sesuatu yg terbatas di dunia ini dalam esensi penciptaan dunia ini , maksudku keadaan dunia ini terimalah sebaga fitnah/cobaan.___intinya pasrah setelah tawakkal >> Jangan pernah bermimpi bahwa pilihanmu adalah lebih baik dari pilihan Allah Swt>  itu kalau kau beriman.(kaya miskin ,cepat lambat, paham dan bodoh, dll) semua demi kesepadanan, keselamatan –dari mencegahmu sombong, panjang hayal, sibuk duniawi dan terpedata syaitan.

Aku ayahmu selalu mengingat hal ini (insyaAllah) bahwa > Kekuatan yang tak terkalahkan, hendaklah kamu berserah diri kepada Allah. “Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat,maka tidak ada seorang pun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak ada seorangpun yang sanggup untuk melepaskannya sesudah itu. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”�(QS.Fathiir:2)

Dan aku akhiri pesanku ini dengan, matu kita tosseng nasihatika nah .!! (dialetika bahasa Makassar artinya " Suatu hari ku-berharap kau menasihati aku", wassalam _kaimuddin Mabbaco

{ 4 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Anonim mengatakan...

janganlah menunggu orang menasihati teman....
biarkanlah mereka melakukan sekehgendak hatinya..
cukuplah itu menjadi nasihat

seperti engkau sama sekali tak bermaksud menasihatiku tapi aku sudah cukup ternasehati dengan tulisanmu....

thaks

Sang Baco mengatakan...

deE.....terharuku, nda tau knapa menangiska....nda tau kanapa....? makasih..Uak.

manji mengatakan...

ku sukana' ini artikel :) mauka share ki dech #tabe'

Aisyah Istiqomah Marsyah mengatakan...

oh, kita bapaknya Afra. Ya Allah... kenapa tdk kusadari di'

saya pembinanya Afra, yang suka buat puisi dan ngajar Afra baca puisi. Puisi yang dibawakan Afra saat penamatan itu juga buatanku. :)

Saya suka klo Afra baca puisi, pantesan, ternyata menuirun dari bapaknya.

Sangbaco, Ayahnya Afra, huaaahhhh salam kenal ...

Posting Komentar