Tradisi Bawaan ke Sulawesi Selatan "Peca Sura"

Mappeca Sura -adalah tradisi religi atau setiap 10 Muharram penanggalan Tahun Hijriah, dan secara histori (sebab agama islam di Indonesia berasal dari Arab) juga beberapa perayaan hari-hari besar Islam merupakan unsur-unsur yang diadaptasikan dan didialogkan dengan kearifan lokalitas, hingga kemunculan warna-warni ke-budayaan Islam dengan wajah Bugis dan Makassar, Suku lain di Indonesia mungkin juga demikian ?.

Tradisi Bawaan ke Sulawesi Selatan 10 Muharram

Tinjauan Religi : Perayaan 10 muharram yang ditandai degan acara Peca Sura dalam sejarah perkembangan  Islam di Sulawesi Selatan,  merupakan sebuah syiar makkumpulu  ta’ ri laleng adecengeng / berkumpul di jalan kebenaran, yang ditanam oleh penyebar agama Islam di provinsi ini, sebagai bentangan garis demarkasi Islam ke penguatan identitas lokalitas, dengan menanam syiar ini kedalam tradisi lokal oleh penyebar agama, merupakan upaya perekatan dan kolaborasi tradisi agar menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan kebudayaan Bugis Makassar.

Adapun pendapat secara umum (menjumpai beberapa tokoh agama Siang kemarin), menyimpulkan bahwa peristiwa memperingati 10 Muharram, sebagai salah satu hari besar dalam paham Islam merupakan penisbatan  meramu makanan agar tercukupi, (yaitu dengan bubur/ peca( bahasa Bugis) dengan latar belakang mengenang sebuah pembuatan /memasak makanan demi ketercukupan bagi penumpang di perahu  nabi Nuh.as,  indikasi peristiwa demikianlah sehingga melahirkan simbolik menyiapkan peca sura/bubur, dimaknakan sebagai makanan yang mencukupkan, dengan membuat bubur yang dihiasi telur yg berwarna-i dilengkapi dengan udang ,kacang goreng dan tumpi-tumpi (kelapa yang telah digoreng disatukaan dengan ikan yang telah dimasak lalu dibentuk segitiga dalam keadaan telah di goreng).

Mappeca Sura' pada bulan Muharram : oleh masyarakat Kab.Maros, juga dilansir merupakan makna simbolis dari sebuah kehidupan baru, "merasa hidup baru", keadaan ini mengantarai banyaknya penduduk yang mayoritas muslim di Kab.Maros, meramaikan pasar sore tadi dengan memenuhi keperluan untuk esok harinya, dan berbelanja (sore tadi) untuk keperluan Muharram besok menguat pendapat  bahwa "barang yang kami beli ini akan awet dan penuh berkah (*Link terkait>. Demi cukup makanan di perahu nabu Nuh As
Adapaun Bubur dalam pandangan kesehatan, di-identikkan  sebagai jenis makanan sehat, yang sering dimakan pada saat kondisi badan sedang kurang baik. Mungkin karena kandungan energinya bisa mencukupi, dan dengan tekstur cair yang mudah dicerna oleh tubuh kita. 
  
Mengapa Masyarakat lampau memilih bubur hias ?Tinjauan Kesehatan*>Jenis makanan penderita maag yang pertama adalah :
Bubur untuk penderita penyakit maag yang kronis bubur ayam dapat berguna meringan rasa sakit ketika makan, janganlah sekalikali memakan makanan yang keras apalagi memakan jeroan, jagung,kacang-kacangan, makanan lunak seperti bubur ayam akan membantu memulihkan maag anda untuk menambah rasa pada bubur bisa di tambahkan telor rebus dan kecap

Kentang karena kentang juga mengandung karbohidrat yang cukup untuk menambah rasa kenyang, kentang bisa di bikin jus atau di bubur jika di makan di pagi hari mampu membantu menetralisir keasaman lambung

Pisang Masak, karena pisang masak Mengandung kalium, selain melon, pepaya dan tomat. Kalium yang dikandung dalam buah-buahan tersebut bermanfaat menyeimbangkan pH (derajat keasaman) di dalam lambung. Pisang juga mampu memberi rasa kenyang sehingga amat baik dikonsumsi di antara waktu makan. Selain itu, pisang juga kaya akan potasium yang mampu menormalkan peningkatan tekanan darah akibat serangan stres.kecuali pisang yang memiliki rasa kesat

Brokoli, karena brokoli Merupakan sumber kalium dan sulfur yang baik. Sulfur mampu berperan sebagai penambah zat antioksidan pelindung lapisan dalam kulit lambung. Brokoli juga kaya akan vitamin C yang baik untuk memelihara stamina tubuh. Makanan lain yang mengandung sulfur adalah bawang merah dan bawang putih.

Jika anda ingin benar – benar sembuh selain melakukan pengobatan, maka perhatikan makanan penderita maag diatas dengan seksama dan anda bisa mencoba dan merasakannya-
makan pada saat kondisi badan sedang kurang baik. Mungkin karena kandungan energinya bisa mencukupi, dan dengan tekstur cair yang mudah dicerna oleh tubuh kita.
Tapi, siapa bilang "makanan orang sakit" itu tidak bisa dinikmati dengan cita rasa yang enak. Makanan Yang Sederhana ini, mampu dikreasikan menjadi lebih nikmat hari ini (memantau nikmat bubur/ peca sura yang indah dengan hiasan telur, udang tumpi-tumpi dll, di masjid-masjid di kabupaten Maros, hari ini)__wassalam
___________________________
kaimuddin Mbck dalam "Tradisi Bulan Muharram di SulSel"Implementasi cerita dari perayaan 10 Muharram Kassi Maros, dan liputan RCTI oleh kameramen Ivan RCTI> *buku judul :50 way to relieve Heartbunm,refluk,and Ulcer M shara Rosenthal

Tradisi Bawaan ke Sulawesi Selatan "Peca Sura"

{ 1 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Asa mengatakan...

enyak-enyak-enyak

Posting Komentar