puisi religi : Tuhan ... aku pucat pasi

puisi religi : Tuhan ... aku pucat pasi


Malam di penghabisan jalan
meraba nyut-nyut nista yang tertinggal
aku diantara tekur safsaf jamaah berbanjar
Langitlangit cemar berbencah, ku rebah penuh gurat luka

Menyelami diri sendiri di peta kurun jauh, pada maaf  yaumil-mahsyar, uh…, 
kujahit lukaluka batini di serambi Mu yang Maha….,
Tapi…, aku tetap lumpur pekat tengadah ke langit
Tuhan…, aku pucat pasi….
_
http://www.sangbaco.com/2011/11/puisi-religi-tuhan-aku-pucat-pasi.html
_______________
kaimuddin mbck, 
kumengenal sakit ini sebagai dosa yang insyaAllah termaafkan.

puisi religi : Tuhan ... aku pucat pasi

{ 1 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Anonim mengatakan...

nama:nur fatna nasaruddin
kelas:XII ipa 2
nis:09093


kelebihan :kata-katanya sangat mendalam, dan menyentuh . . .


kekurangan: kata-katanya sulit dipahami,karena kata-katanya menggunakan majas hiperbola,

Posting Komentar