Lupakan Hantu Sumiati, ketika Melewati Area itu.

Sepasang mata  terjaga penuh selidik hingga malam gulita. Tiba-tiba seorang pasien perempuan yang sudah renta di kamar no 13 meminta bantuan. Saat dihampiri kondisi pasien perempuan tua itu tak bereaksi / tak bergerak lagi tapi masih mengatur napasnya yang lemah, yang terasa adalah suasana kamar yang tiba tiba dingin seolah ber-kabut, tak terduga sosok perempuan tak asing di tengah temaramnya kamar, tampak sosok makhluk halus, pada saat bersamaan nyawa suster  jaga malam itu  meregang kaku....perempuan tua tengah berjuang melawan sesak nafas di atas ranjang di kamarnya. Pikirannya melayang merekam peristiwa terbunuhnya suster jaga tersebut....tanpa mau ia katakan : gagap. Rupanya rumah sakit tempat kelahiran suster tersebut  juga sebagai tempat kematiannya. Pasien tua itu  mendengar perihal siang tadi ketika suster bercerita tentang rumah sakit "Pelamonia ", yang usiannya sudah sangat usur ini, dan menambahkannya tentang sesosok hantu yang sering bergentayangan di rumah sakit tersebut.

Seringnya para suster jaga malam  mengalami kejadian-kejadian ganjil, yaitu sering hadir  sosok perempuan dengan rambut panjang memakai baju berwarna merah darah, sosok tersebut kadang juga dia berjalan ...bahkan seperti melayang ke terowongan rumah sakit dan di dikejar-kejar oleh salah  suster dan pesuruh rumah sakit, yang memang terkenal berani dengan hantu tersebut, anehnya kejadian itu berulang-ulang.

Pada peristiwa lain suster dan pesuruh rumah sakit yang pemberani itu,  sedang duduk berdua seolah berfikir tentang sesuatu, setelah mereka kelihatan diam,  sosok perempuan yang tersamar dengan redupnya cahaya lampu. makin lama semakin dekat dan kian jelas. Ternyata dia adalah "Hantu Sumiati , hantu perempuan yang bergentayangan di sekitar rumah sakit. dengan kehadiran hantu perempuan berambut panjang, pesuruh rumah sakit itu pun menatapnya dengan nyali yang memuncak, "mengingat segala peristiwa yang terjadi di rumah sakit ini , kumohon supaya engkau meninggalkan tempat ini , Seru penjaga tersebut. " aku bukan "sumiati",meski berbaju merah,  tapi aku juga bekas suster di rumah sakit ini yang  mati secara mengenaskan", kata Sosok tersebut. luapakan-hantu-sumiati-ketika-melewati.html

Terperanjatlah suster dan Sang penjaga tersebut, ia tidak berani menatap mata hantu baru yang seolah juga sudah sangat dikenalnya itu, (dari sebuah gambar korban yang terpajang "akibat kelalaian kerja" pada ruang sebelah, (kamar 12) dia tidak berani lari keluar kamar. Saat melihat sosok hantu tersebut berdiri dekat di pintu keluar, sebelum berakhir dari ketegangan sosok hantu tersebut memberitahu dengan suara yang sangat samar bahwa "Hantu Sumiati" tersebut telah keluar  melewati terowongan rumah sakit, dan berpindah kesebuah tempat hutan lindung "Karaenta *".Lupakan Hantu Sumiati, ketika Melewati Area itu. ...

* :sebuah hutang lindung di Kabupaten Maros, yang dalam sejarah lontara attoriolong, tempat ini melahirkan sebuah istilah lampau dalam bahasa Bugis "pawella", atau tempat "perampok",

Rentetan peristiwa yang terjadi setelah meniggalkan rumah sakit menjadi teka-teki yang terus coba di lacak oleh ahli terawang, anda mungkin berinisiatif mendengar  sebuah rahasia yang selama ini ditutupi oleh ahli terawang tersebut, tentang anak kandungnya yang pada waktu waktu tertentu tiba- tersirap perasaannya untuk memakai baju warna merah. dan menunjuk sebuah tempat di "Karaenta", sebuah jalan yang diapit oleh gunung yang dibelah untuk tembusan jalan dengan ngarai yang sangat dalam.di tempat tersebutlah matahari bisa tembus ke jalan khusus jika siang datang, begitu dingin dua belokan patah tersebut, yang mengantarai tempat itu.Masyarakat mengenalnya dengan istilah "Pangngadangang ri Pattunuang Asue"

Akhirnya, pandangan ahli terawang terbawa  ke masa lalu,  saat perebutan bayi dari tangan seorang wanita  yang tak lain adalah ibu kandungnya yang ditikam hingga tewas oleh laki-laki bertopi, yang ternyata  menjadi korban hantu pertama dari "Setan Sumiati? siapakah ahli terawang ini dan mengapa anak kandungnya tersebut sering menunjuk sebuah tempat di pertengahan antara kampung Simbang dan Mallawa.

Pesan yang ingin disampaikan jelas,bahwa "sebab kasih seorang ibu yang menuntut balas dendam pada pria tersebut yang membunuhnya dan merampas anaknya, atau ...atau...apakah yang di cari  itu adalah anda..., entahlah...dalam perjalanaan lintas kota  Maros ke Bone/Soppeng...atau lintas provinsi SulSel ke pelabuhan Wajo, jangan pernah mengingat semua ini, apalagi harus terjebak macet di tempat yang tak pernah di pradugai itu, sebab kendaraan lalu lalang di tempat itu sering mati-tiba._

{ 3 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

ANITA SARI mengatakan...

Nama : ANITA SARI
Nis : 09016
Kelas: XII IPA 1

Kelebihan : dalam cerita tersebut lebih menonjolkan hal-hal yang dapat membuat para pembaca berpikir secara mistis karena ceritanya cukup menyeramkan..... dan sangat baik untuk dibaca karena biasanya para remaja lebih menyukai cerita-cerita yang menyeramkan (itu menurut saya.......)

Kekurangan : Alangkah baiknya jika pada gambar cerita di atas di tambahkan sesosok Hantu yang bergelantungan pada area tersebut.
hanya itu yang dapat saya komentari karena dalam cerita di atas lebih banyak kelebihannya dari pada kekurangannnya.........

(ecky) mengatakan...

anak muridnya daeng baco pasti yg diatas inee...!!
--untuk artikelta kali ini lumayan keren...
jadi pesanta ini.. kalo nanti z plng kampung (malllawa)... kalo pas mi di "Pangngadangngang".. nda boleh ingat2 sumiati.. hihihihihiiiii... sangat menyeramkan!!!

kaimuddin Mabbaco mengatakan...

ya..refresh lah dgn memperhatikan itu lebih detail..ya...

Posting Komentar