PUISI SEDIH : MALAM RINTIH DI RAHIMMU

Puisi Sedih 1
Apakah kau mengingat hari itu...ketika hujan seperti ini dan aku memakaikan-mu jaketku yang kumal ?, 2 cangkir kopi dengan gula cream aku merayakan hujan ini.Usah ....?. Lihat selengkapnya di > Tangis Hujan : (catatan perih .Puisi Sedih 2 ia hanya menyusun cerita tentang tentang sebuah,“ bunga yang basah sendirian sedang...."Lihat selengkapnya di >


Malam Rintih di Rahimmu
gaung hening dan jerit suara perih, sedang jalan kembali hanya tepi langit, pun penuh ciprat tinta, ya..jarak pandang sedemikian malam, tempat yang akrab datang, mengajarkan kesan tiada dan hampa (tidakkah rintih di rahim-mu ?, ketika siapapun tak di rupanya/ kertas-kertas lalu ditulis atau digambari dan mencari-cari jauhnya sebab )
     
Berulang malam mengelana, pada detik dan dingin, atau pada hujan dengan basah tertusuk.........................,
yah...malam  pada akhirnya adalah :
                   kesepian…
                   jalan panjang…
                   asing..
                   tak pintu ….
                   tak kenal…dan
                   tak apapun
                   
pada detik akhir waktu, Ia berdiri kaku penuh dingin,
sebuah elegi didendangkan-nya,
    apakah terdengar rintih di rahimmu ?
________
kaimuddin mbck, dalam puisi sedih : rintih di rahim mu


Puisi Sedih 3
menyulam harapan berkali kali dan menandai malam yang mendampar kita kemana saja, katamu, “kita insan malam, terusir.. , serupa asap rokok yang kita hempas bersama”kita ,hitam hempas bajingan, jejaki kita melapuk sa..., Lihat selengkapnya di >

Puisi Sedih 4
Mengenal luka kemarin yang belum kita terjemahkan, aku.....,  menulusuri bening matamu, lengkung alismu, jika saja tersimpan ledak yang mungkin mencairkan beLihat selengkapnya di >

Puisi Sedih 5
 kuingat kembali bentangan namamu, hujan telah reda karenanya, meski sunyi belum bisa kuungkap sebagai  cerita “kelahiran kembali”, yah... kita jauh yang tertusuk...Lihat selengkapnya di >.
Puisi Sedih 6
oh..alangkah indahnya sepi, dalam tanah kerontang tumbuh bukitbukit baru seakan mendaki langit telaga jiwa, terus belajar tentang “sepi”, meskipun sepi juga cara sederhana .......bunuh diri....... Lihat selengkapnya di >. 

Puisi Sedih 7
saat kacanya buram karena lembab dan....kau-datang memebersihkanya penuh rindu. uh... kau pergi la.Lihat selengkapnya di >.kau pergi lagi.

Puisi Sedih 8
kertas-kertas lalu ditulis atau digambari dan mencari-cari jauhnya sebab kepemilikandari jelmamu sungai yang mengalir sedang laut tak kau temu......Lihat selengkapnya di >.~1782011_

{ 0 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Posting Komentar