Launching ke Bedah buku Antologi Puisi "Titipan Langit"

Launching ke Bedah buku Antologi Puisi "Titipan Langit"

Dari kampus Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan(STKIP-YAPIM)Kab.Maros, dalam acara Launching ke-bedah buku antologi puisi“Titipan Langit”, sebuah antologi puisi karya mahasiswa STKIP Jurusan Bahasa (HIMABAS :Himpunan Mahasiswa Bahasa).

Usai penyerahan buku dari penerbit ke Muhammad Zainal Hasyim, M.Pd, an: ketua Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia (STKIP-YAPIM Maros), season itu menandai buku tersebut sah sebagai salah satu buku sumber materi pembelajaran dalam lingkungan STKIP YAPIM Maros, khususnya materi yang berkaitan dengan kesastraan,sebuah kesetujuan yang di sampaikan oleh Ketua STKIP YAPIM Maros Prof. Dr. Kaharuddin, M. Hum.

Tanpa menapikan "sebuah desak/ sesuatu terjadi secara tiba-tiba", maka Pembina Jurusan Bahasa Kaimuddin mbck*, dipersilah menyampaikan tanggapan keberadaan buku tersebut ungkapnya, "minimnya buku yang terbit tahun ini di kabupaten kita menandai "merosotnya fluktuasi keberadaan ke-ilmuan ", dan ke syukuran hari ini sebab, sebuah pesan yang banyak telah di aktualisasikan kedalam kumpulan puisi lewat tetes keringat himabas hari ini, dan menanggapi kumpulan puisi berikut (jika saja ada yg harus lahir-lagi "semoga"), bahwa kekaryaan/cipta Puisi harus dibawa ke ruang yang lebih luas dan diapresiasi lebih tinggi. Karena puisi bukan hanya sekedar permainan diksi, semiotika dan metafora, namun sudah menjadi media kritik sosial yang efektif".

lanjut "sang baco" (nama pangilan).... Imajinasi anda atau peristiwa mimesis(mungkin ?), sebagai latar belakang tertuliskannya sejarah perkembangan antologi kampus ini, (di kabupaten Maros), yang harus terkatakan bahwa, “Segala sesuatu memiliki misteri dan puisi adalah misteri itu. Puisi dapat mengidentifikasi problem bangsa, membawanya ke ruang yang nyata dan memberi pencerahan bagi kita semua” ungkap kaimuddin mbck, dalam orasinya di launching buku tersebut. .
(sebagai apresiasi ia membaca "Hujan Idul Fitri", salah satu judul puisi, dalam antologi tersebut.(catatan 2: Launching ke Bedah buku Antologi Puisi "Titipan Langit", http://www.sangbaco.com/2011/10/launching-mu-titipan-langit.html
Sementara itu, Uak Sena, editor buku “Titipan Langit” menyatakan keprihatinannya terhadap rendahnya budaya menulis dikalangan kaum muda. “Sekarang memang banyak sekali ‘penulis’, tapi mereka hanya menulis status di jejaring sosial. “Menulis buku, walaupun hanya berupa kumpulan puisi seperti ini lebih mulia rasanya daripada hanya menulis status di-Facebook” ungkap Uak’

Seorang Alumni himabas Mardianto, yang di beri kesempatan menyampaikan unek-unek akan keberadaan (terbitnya buku tersebut) mengungkapkan "bahwa buku ini merupakan bentuk ekpresi kegelisahan, pencarian dan kritik sosial generasi muda dalam bentuk karya sastra. Buku ini, lanjut Mardianto, (yg juga memasukkan karyanya dalam antologi puisi tersebut)karya ini merupakan kebanggaan sekaligus persembahan kepada kakak dan para sahabat yang membantu hingga selesainya proses penerbitan ini.

catatan lain :
buku ini dengan tema-tema solidaritas dan kesepian. “Mungkin karena penulisnya sebagian besar adalah aktivis kamar” ungkapnya. Namun ada beberapa puisi di buku ini yang picisan dan terlalu nge-pop.

Buku antologi puisi“Titipan Langit” merupakan kumpulan puisi karya 27 orang mahasiswa jurusan bahasa, dengan penerbit : PT. Pustaka Indonesia Press Jakarta, memuat 94 judul puisi, dengan halam 104, Puisi-puisi tersebut mengekspresikan kegelisan, pencarian maupun kritik sosial para mahasiswa tersebut yang diungkapkan dalam bentuk puisi, demikian mereka bicara dari ruang "Launching buku ke Bedah Buku".
_____________________
catatan kaimuddin mbck dari "dokumentasi panitia peta acara launching"

Launching ke Bedah buku Antologi Puisi "Titipan Langit"

{ 0 comments... baca di bawah ini atau tambah komentar }

Posting Komentar