Filosofi Cinta dalam Kata dan Puisi

Senin, Juli 27, 2020

Filosofi cinta dalam kata dan puisi uraian perasaan yang menyatu diam-diam pada dian yang memberi cahaya, serangkuman makna kata terekam ke-memoar dalam segala insiden kehidupan dengan nalar kepekaan batin. Jika jerit zaman meratap,  ia makna puisi pula kata yang  melesat dengan hening untuk tak sesiapapun melihat, bahkan tak ada yang meratapinya, terlebih menyimpannya. Tak sekedar keindahan cinta dalam puisi, kadang ia luapkan sendiri erangannya kedalam cermin diri, dan melihat dirinya sendiri terkoyak badai kisah,  dengan tatapan sendu. Puisi makna cinta pada akhirnya tak lagi  bertanya sesuatupun,  ia rekam kisaran hidup pada memoarnya sendiri. Ia sadar cinta demikian sarat dan benar terhadapnya adalah kontemplasi ya minimal pendekatan filosofi makna. simak saja

Jauh di lubuk hati tersembunyi gelap dan terang, dan tanpa membedakan ke-dua-nya, mungkin menjadi sebuah harapan sebagaimana cinta yang dimaknai dengan "berikan segalanya ambil apa adanya_ dalam cinta itu, jemari tangan lalu menyela nyela rambutnya sebagai ungkapan kasih atau lentik jemari itu memainkan piano di kemerduan kisahmu, maka kau mengenal bahwa bahasa perasaan lebih dahulu tiba  di banding kata dalam puisi cinta.

Tak lupa bahwa cinta ya..bahagia juga sedih, bahagia karena me-
miliki rasa dalam kalbu, sedih karena sebab pisik pasti akan berpisah. 

Terhadap cinta pelan-pelan saja, bila air yang sedikit dapat menyelamatkanmu (dari rasa haus), tak perlu meminta air lebih banyak yang barangkali dapat membuatmu tenggelam. Maka selalulah belajar dan menerima bahwa cinta itu getarannya berasal dari ketulusan dan cukup dengan apa yang kamu miliki hari ini.

Filosofi kata cinta : Bukanlah senja yang meninggalkan gelap setelahnya, serupa seseorang tak akan pernah bisa mencintai,  dengan tulus dan apa adanya, jika kau sembunyikan sesuatu darinya.

Sebelum tertinggal pada lemari tua, kusam dan penuh debu. Risau puisi di getir larung matamu, sebab takar nilai cinta hari ini. Sebuah kata terbelenggu dalam puisi juga makna. Katanya "kasih pula  sering tak se-patuh matahari, yang setiap saat hinggap di halaman rumahmu dan menawarkan ke-hangatan pada bunga-bunga di sekitaran. 

Menepilah ke-sisi batin, alam yang menerang di setiap jeda waktu, akan terus memarkir risalah hidup penuh kasih, "semoga ia sampai ke pangkuan", demi segala tatapan rebah di hamparan keyakinan.  Betapapun kau mengerti segala isyarat dari setiap bunyi yang kau anggap kasih tapi memohonlah  dalam doa, agar Tuhan menetapkan keridhaan untukmu, tentang, kau, "meresap dalam keindahan cinta yang maha dahsyat itu, sebab tak cukup rasa di-logika-kan.

Jelajah tatapan itu pada riap gerai rambutmu,
semerbak puisi tercipta, bak hujan dengan kaki kecil menginjak ujung daun
sungguh gemulai, sungguh riap rambutmu bak mata-mata yang menarik simpati, memenuh perhatian.
Alamkah yang terpesona atau kisah kasih harus tetas. Sebelum dunia bagai : terpesona.

Sebab fitrah, Cinta datang kepada orang yang...walaupun mereka telah dikecewakan. juga cinta datang Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan Kepada mereka yang mempunyai keberanian__tak apapun kecuali menanam keyakinan untuk membangunnya kembali dengan kepercayaan, fitrah mencintai adalah mata yang tak luput dari kesetiaanmu akan cinta.
Jika tidak ?!.  sedahsyat itulah ilusi cinta

Pada ujung langit yang jingga itu, sesungguhnya hanya  bayangan,  berarti suatu cahaya yang bersinar dekat, lalu kau mengidentifikasinya sebagai pupuk kata kehidupan dan dipenantian terakhir memeroleh buah. Bagi insan yang kedinginan makan cinta adalah  kesempatan bermetafora untuk melakukan hal yang benar, dan meng-ingat-NYA kau merasa telah menjadi puisi. puisi yang penuh mata.

Perenungan Filosofi Makna Cinta
*Mengelilingi dapur sebelum menikah, itulah filosofi, seorang anak yang mencintai ibu, dengan menghadiahinya menantu yang baik. Kamu pasti wanita itu

*Makna cinta pada pengantar kata, bukanlah keinginan mempersembahkan bintang atau bulan, tapi cukup kita bersanding selamanya di bawah cahayanya.

*Keyakinan bersama dalam cinta tenggang waktu lama, itulah yang penting dan bukan bertanya berapa usiamu ?, atau sampai kapan usia kita berakhir untuk cinta ?. Bahkan tak perlu tanya siapa dirimu,  melainkan apa yang terjadi saat kita bersama.

* Secara filosofi bahwa Lelaki sesungguhnya ingin supaya menjadi kekasih yang pertama dari seorang perempuan, dan perempuan selalu mengharap untuk, ia menjadi cinta yang
terakhir. 

~~~~

Tapi, sedahsyat apapun puisi cinta maka alam batin tetap menerang di setiap jeda waktu_ aku terus menulis untuk memarkir cinta yang setiap saat tiba, juga kalau-kalau kau singgah dan ingin membaca-nya_penulis Kaimuddin mbck.
____
Sangbaco.web.id_November|18|2012
Filosofi makna  cinta dalam puisi bahasa kalbu,  mengajak pada renungan tentang fitrah mencintai.
Jika abai, tak kemanapun ia, Makna itu cinta akan menjatuhkan dirinya dari tengah awan, dalam kata juga sajak indah, semoga ia serupa nasehat dalam kalimat  untuk merawat dan menjaga cinta itu tetap tumbuh_Trims sudah berkunjung.

You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images