Kisah Kumpulan Aksi Bunuh Diri

Senin, Juli 27, 2020

Hidup kadang merupakan kisah berantakan, tak kuat menjalani hidup, memang tak semudah yang dibayangkan beberapa orang. Kita patut bersyukur diberi kesempatan untuk hidup di bumi meskipun apa yang diinginkan tak selamanya menjadi nyata. Disanalah Tuhan menguji, apakah kita dapat menjalankannya atau tidak. Sayangnya, tak semua orang bisa menerima berbagai macam ujian tersebut. Sebagian orang bahkan memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Simak "Kisah kumpulan aksi bunuh diri", dalam tayangan berita dan fakta, perihal aksi yang dianggap  cukup ekstrem dan sangat disayangkan. Bahkan yang lebih miris, beberapa orang malah memposting aksi bunuh diri mereka di internet.

Kisah Bunuh Diri 1. Di Kobaran Lumbung Padi
Berkeliaran warga sebab lumbung padi dibakar, kejadian di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel), dihebohkan dengan aksi orang stres yang sengaja membakar lumbung padi. Beruntung pelaku segera diamankan dan sebagian gabah, segera langsung dipindahkan sebelum menambah api membesar.

Kebakaran lumbung padi ini terjadi di Desa Bone-Bone, Kecamatan Enrekang, 
terjadi pada Rabu malam. Pelaku merupakan warga sekitar yang 
punya gangguan kejiwaan / tidak waras yang
kerap tinggal di kolong lumbung padi tersebut.

Enrekang : Bakar Lumbung Padi Untuk Bunh Diri

"Warga berlarian karena lumbung padi terbakar. Ternyata dibakar sama orang tidak waras," kata
 saksi mata, Affan, saat dikonfirmasi Jumat (3/7/2020) pagi.

Kejadian ini membuat heboh warga sekitar. Beruntung api bisa langsung dipadamkan oleh warga dengan peralatan seadanya dan tak sampai menyebar ke lumbung padi lainnya. Warga yang memiliki gangguan kejiwaan tersebut diduga nyaris bunuh diri.

"Warga yang membakar juga diamankan, khawatir dia melompat ke bara api," ujar dia.

Warga kaget dengan peristiwa ini, karena Desa Bone-Bone saat ini sedang memasuki musim panen padi. Gabah-gabah tersebut disimpang di lumbung padi yang dinamakan langda.

Warga panik begitu mendapat kabar adanya kebakaran di sana yang ternyata disebabkan oleh orang dengan gangguan jiwa.__ Sumber :Aris Bafauzi · Jumat, 03 Juli 2020
______


Kisah Bunuh Diri 2. Paling Tragis, Ini Pernah Dipamerkan di Internet

Seorang gadis muda di Cina memposting aksi nekadnya di instagram. Perempuan yang tak diketahui namanya tersebut memiliki sebuah akun bernama jojostai1012. Ia kerap kali memposting foto dirinya bersama sang kekasih. Namun, untuk terakhir kalinya, ia memposting sebuah foto dengan barang-barang yang dibakar dan gambar kaki yang bergantung di atas sebuah bangunan.
Ngerinya lagi, foto tersebut memiliki caption yang berbunyi, “Aku akan menghantuimu siang dan malam setelah aku mati.” Kisah tragis tersebut terjadi setelah dua minggu ia memposting tentang hari-harinya yang mulai kacau gara-gara putus dari kekasihnya. Alih-alih bersimpati, netizen malah banyak yang memberi tanda “like” atau memberi komentar dangkal untuk curahan hati wanita tersebut

Kisah Bunuh Diri 3.  Kekasih Tak Datang di Pesta Ulang Tahun
Akun seorang wanita di Taiwan tiba-tiba saja banjir komentar. Pasalnya, perempuan berusia 31 tahun tersebut memutuskan untuk mengakhiri hidup dan mempostingnya melalui internet. Alasannya adalah karena sang kekasih tak bisa datang di acara pesta ulang tahunnya!

Menghirup asap arang [Image Source]Sementara itu, para netizen mencoba untuk menghentikan aksinya tersebut. Tapi sayang, ia telah terlanjur menghirup asap beracun dari api arang dan meninggalkan pesan terakhir yang berbunyi, ”Terlambat. Ruanganku sudah penuh asap. Aku hanya memposting foto lain. Meski aku mati, tapi aku masih menginginkan FB. Mungkin karena racun FB. Haha.”


Bunuh diri isap asap arang 3. Wanita yang Posting dirinya Overdosis di FB,Tahun 2010, Simone Back, seorang perempuan berusia 42 tahun meninggalkan pesan terakhirnya di FB. Pesan yang diposting pada pukul 10.53 saat malam Natal tersebut berbunyi,”Meminum semua pil dan saya akan segera mati. Selamat tinggal semuanya.”

Alih-alih merasa khawatir dengan aksi perempuan tersebut, beberapa teman FB-nya malah mengatakan ia berbohong dan hal tersebut merupakan “pilihan hidupnya”. Namun, 17 jam kemudian, polisi menemukan jasad perempuan itu. Informasi tersebut didapatkan dari seorang netizen yang mencoba untuk menghubungi ibu Simon dan memberitahukan bahwa putrinya telah meninggalkan pesan kematian.


Simone Beck [Image Source]


Kisah Bunuh Diri 4. Remaja yang Sengaja Overdosis Secara Live
Di Justin tv, seorang remaja bernama Abraham K. Biggs muncul secara live di justin.tv untuk menunjukkan aksi bunuh dirinya secara live. Kejadian berawal saat Biggs mengatakan akan bunuh diri malam itu melalui situs video tersebut. Namun, para netizen malah mengolok-olok dan tak percaya dengan aksi yang dikira hoax tersebut.

Mirisnya lagi, beredar petisi yang ditandatangani oleh 1.500 untuk melihat aksi gila tersebut. Beberapa orang lainnya malah memintanya untuk segera bunuh diri. Tapi, siapa sangka bahwa pemuda tersebut benar-benar minum pil sampai overdosis. Kamera yang digunakan terus menyiarkan tindakan gila ini sampai ia akhirnya tewas dan sekelompok polisi datang menutupi kamera.

Bunuh diri secara live [Image Source]

Kisah Bunuh Diri 5. Mengumumkan bahkan Menggunakan Webcam
Untuk Aksi Bunuh Dirinya
Seorang pria asal Swedia bernama Marcus Jannes menggunakan webcam untuk menyiarkan aksi bunuh dirinya. Pria berusia 21 tahun tersebut membuat sebuah akun baru bernama ‘LurifaxFlux’ dan mengumumkan pada semua orang bahwa ia akan gantung diri dan baru saja menelan 100 mg dexofen dan 1500 mg parasetamol.




Gantung diri [Image Source]
Gantung diri [Image Source]
Sama halnya dengan kasus lain, netizen tidak percaya dan malah mengolok-olok Marcus sedang mencari perhatian. Namun, ternyata di video yang akhirnya ia tayangkan secara live menunjukkan seorang pria muda yang bersiap bunuh diri. Mulai dari ia mengalungkan tali gantung di lehernya, sampai ia tewas perlahan karena tercekik dan polisi yang berdatangan membantunya.
Tragis sekali bukan kisah bunuh diri di atas? Meskipun hidup penuh dengan cobaan, tapi cobalah untuk bertahan karena semua pasti akan indah pada waktunya.
_______
Awal aksi "di mana mereka membakar buku, ujung-ujungnya mereka akan membakar manusia.” Memang demikian. Memusnahkan teks-teks historikal dan kultural bukanlah sekadar membakar kertas; Sebab catatan tersebut gambaran peradaban, keadaan ini adalah upaya satu pihak untuk menghapus total pihak-pihak yang dibencinya dari muka bumi", teringat sejarah kecut tentang penenggelaman kita-kitab yangdi tulis oleh cendekiawan muslim di Laut Merah atau lebih tepatnya sungai Nil.

Budaya bunuh diri massal di Tibet
Sebuah reaktualisasi diri Pemimpin Spiritual Tibet Dalai Lama, sebuah kondisi putus asa yang dihadapi oleh warga Tibet yang berada di bawah kendali ketat Pemerintahan Beijing memuncak pada suatu "budaya bunuh diri" yang menjadi alasan dibalik serangkaian aksi bakar diri di kawasan Cina bagian barat daya itu. Setidaknya 11 orang warga Tibet telah melakukan aksi bakar diri tahun ini di kawasan Tibet yang menjadi bagian dari Provinsi Sichuan, Cina, yang telah menjadi fokus lokasi aksi pembangkangan terhadap kekuasaan Beijing. "Termasuk juga sejumlah orang Cina

Insiden menyedihkan ini terjadi, sebagai suatu akibat dari situasi yang penuh keputusasaan," katanya. bunuh diri massal "sebuah aliran sesat", perihal ini adalah insiden Budaya mem-bunuh diri terbaru, Seorang biarawati Tibet melakukan bakar diri hingga meninggal pekan lalu, sementara yang lain menderita luka bakar  di kakinya pada Jumat, ketika akan melakukan aksi bakar diri di luar Kedutaan Besar Cina di India. Cina mengatakan, Dalai Lama, yang meninggalkan Tibet pada 1959 menuju India setelah pemberontakan yang gagal terhadap kekuasaan Cina, harus disalahkan atas aksi-aksi bakar diri tersebut dan warga Tibet bebas untuk menerapkan ajaran agama Budha yang dipercayai mereka. Cina telah memerintah Tibet dengan tangan besi sejak tentara komunis memasuki kawasan itu pada 1950. 


Peraih Penghargaan Nobel Perdamaian yang berusia 76 tahun itu bulan lalu memimpin ribuan biarawan, biarawati dan warga Tibet berdoa berkabung di India bagi mereka yang membakar dirinya hingga tewas. Budaya mem-bunuh diri, sesuatu yang lahir sebab kepasrahan juga sebab perlawanan. jangan pernah melirik apalagi singgah pada budaya ini, wassalam

"Bunuh Diri " bebas tafsiran
Tak mengindahkan bunuh diri, jika bukan karena tulisan pada kehidupan yang membuat orang bisa bergerak mungkin, e... karena kematian yang tragis lalu kita cemas dan kemudian menulisnya sebagai nasihat, tapi ya...minimal ketika kau membaca (sastra puisi / hikmah kehidupan) hindarkan-mu dari bunuh diri. Tak meragukan matahari atau trotoar panas ini membakarmu, sungguh...setelah menyimak kau telah bebaskan dirimu dari perasaan sakit sebagai cara saling menemu berulang-ulang, tentu ku tak pernah kehilangan, meskipun peristiwa-peristiwa itu tak pernah terlupa, desing peluru..., luka yang me-nganga.., dan kuburan dangkal, sebab Pengasih Tuhan masih  selalu memanggulmu di pundakNya, berlari dan menafsir kebebasan sebagai hadiah dari Tuhan. Sampai terjerembab dan tak bisa bangkit, tapi tergesa-gesa adalah waktu belum benarbenar penuh menegaskan  harus bunuh diri. Mengenal tafsiran bebas sungguh kehidupan telah terawat dengan baik dan sistim naturalnya memberi imun tuk tetap hidup hingga batas yang namanya "kematian".__Tulis-tulis saja dari kaimuddin mbck

Jepang tak kenal minta maaf : Bunuh diri
Angka bunuh diri di negara ini sangat tinggi, Berdasarkan data dari Kepolisian Jepang, angka bunuh diri di Jepang, terbilang sangat mencengankan, sekitar 32.552 orang untuk tahun 2005 atau 24 kasus per 100.000 penduduk ! Tidak terlalu jauh dengan tahun tahun sebelumnya, masih di kisaran angka 30 ribuan. Angka yang cukup tinggi bukan ? Tentu saja Jepang selain terkenal dengan teknologinya, juga terkenal dengan angka bunuh dirinya. Kebanyakan pelakunya adalah pria Dari sisi gender, sebagian besar dari pelaku sempuku adalah pria, namun tidak jarang umumnya juga akan disusul oleh pihak wanita, kalau mereka sudah berkeluarga. Kemudian dari segi umur, kebanyakan adalah berusia setengah baya atau rata rata berkisar umur 50 tahun ke atas. Pelaku remaja, terlebih lagi anak anak relatif jarang ditemukan. Tindakan ini biasanya dilakukan karena alasan harga diri, tanggung jawab karena gagal dalam tugas, kalah dalam peperangan sehingga sebelum dipermalukan karena akan ditangkap oleh pihak musuh, para pemimpinnya umum melakukan tindakan bunuh diri.


Jepang tak kenal minta maaf kecuali bunuh diri, dan kejadian begini tidak diekspose ke media massa, bunuh diri adalah kasus umum di negara tersebut namun uniknya media masa seperti koran ataupun televisi seakan bersih dari berita tentang topik ini. Tentu saja yang jelas hal ini bukan berarti karena larangan, pembatasan atau pihak pemerintah namun karena berita semacam ini bukanlah topik yang menarik untuk diberitakan. Perkecualian adalah kalau kasusnya dilakukan oleh seorang pejabat, orang terkenal, artis, anak sekolah atau dilakukan secara kelompok. 

Kemudian liputan tentang kasus bunuh diri ini ataupun kasus musibah dan kecelakaan lain umumnya dipastikan tidak akan pernah menyiarkan wajah korban secara close up dalam kondisi meninggal ataupun sekarat. Hal ini disamping karena alasan privasi juga karena untuk menghormati perasaan keluarga yang ditinggalkan. Ditengah persaingan hidup yang sangat ketat seperti di negara Jepang, seakan hanya memberikan 2 pilihan saja dalam hidup yaitu MENANG atau MATI. Tapi kehidupan terus berjalan maju dan seakan hanya menyisakan yang TERBAIK, sedangkan mereka yang "Lemah" dan menganggap diri tidak berguna terpaksa harus menyisihkan diri atau tahu diri.

Analisis Kasus Bunuh diri di Indonesia
Peran agama solusi mengurangi kasus bunuh diri. Namun disisi lain harus diakui juga bahwa agama juga bisa memicu seseorang melakukan bunuh diri, contoh salah satunya adalah kasus bom bunuh diri seperti yang cukup sering terjadi di sejumlah tempat. Bunuh diri dalam bentuk lain Bunuh diri menurut saya memiliki arti yang cukup luas bahkan secara tidak sadar bisa jadi, kitapun saat ini sedang menuju proses melakukan bunuh diri. Contohnya, setiap tahun puluhan ribu orang tewas di Indonesia karena kecelakaan lalu lintas. 

Penyebabnya sudah diketahui pasti yaitu rendahnya kesadaran tata tertib berlalu lintas serta buruknya kondisi jalan. Walaupun akar masalah sudah diketahui namun tidak nyaris tidak ada perbaikan sehingga kejadian yang sama terus berulang setiap tahun. Secara tidak langsung hal ini sama saja dengan bunuh diri. 
__
Sangbaco.web.id_2020. Maros
Catatan akhir "Kisah Kumpulan Aksi Bunuh Diri".
Bunuh diri ala Jepang, bukan budaya Indonesia. Bagi budaya Indonesia jelas tidak ada untungnya, bahkan dalam pandangan Agama Islam bunuh diri haram /terlarang. Semua masalah cukup dihadapi dengan tanggung jawab, tanpa harus bunuh diri, jika mau lebih santai ya, cengar cengir saja, toh nanti seiring dengan waktu, kasusnya akan hilang dengan sendirinya. Labih baik jika kembali pada petunjuk, mendekatkan diri pada pemilik alam semesta.

You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images