Persaudaraan dalam Islam

Selasa, Juni 23, 2020

Akhlak nasehat persaudaraan dalam Islam merupakan esensi hidup bermasyarakat dalam Risalah hadits persaudaraan dalam Islam merupakan kewajiban yang perlu dijaga oleh semua Muslim, keadaan yang memberikan gambaran sosial, welas asihnya antar muslim dengan hikmah menjalani kehidupan.

Islam memberikan petunjuk kepada umatnya untuk menjaga persaudaraan. Hadits Sahih: Pedoman Membangun Toleransi' oleh Kotimatul Husna, menjelaskan tentang hadits persaudaraan yang diriwayatkan oleh Abdullah Ibnu Yusuf, dari Malik, dari Ibnu Syihab dari Anas Ibnu Malik, Rasulullah Saw bersabda: "Janganlah kalian saling membenci, mendengki, membelakangi. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Ingat haram bagi seseorang muslim tak bicara kepada saudaranya lebih dari tiga hari." (HR. Al-Bukhari).

BACAAN TERKAIT :RAHASIA NASEHAT DARI SUFI


Ketika kita menjalin sebuah persaudaraan tentu ada hak-hak yang perlu dipelihara agar persaudaraan menjadi rukun. Untuk mewujudkannya, memiliki akhlak yang mulia jadi salah satu kuncinya.
Rasulullah bersabda,

"Hal yang paling banyak memasukkan ke surga adalah takwa kepada Allah dan akhlak    baik." (HR. At-Tirmidzi dan Al Hakim dari hadits Abu Hurairah.

Hadits persaudaraan sesama mukmin juga disabdakan oleh Rasulullah, "Orang mukmin itu akrab dan bersatu. Tidak ada kebaikan pada orang yang tidak bersatu dan tidak akrab." (HR. Ahmad, Ath-Thabarani dan Al Hakim).

Nilai persaudaraan dalam Islam

BACAAN TERKAIT : PESAN SEGAR BUAH KEIKHLASAN

Sifat Nasehat Persaudaraan

Jika ada keinginanmu sampaikanlah dengan sedikit bicara,, konsekuensi keseluruhannya( posisikanlah dirimu dalam kemampuan dalam mendudukkan dirimu setara dengan rekan/temanmu.

Jika bisa, sembunyikanlah keadaan dirimu (kekhusuan dan ketundukan,)dan tidak melihat kelebihan, kecuali sesuatu yang benar-benar datangnya dari Allah Swt./-Hanya Allah yang beri karunia tanpa sebab sedikitpun dari upaya diri kita.

Berproses itu baik, tapi meyakini proses itu sebagai hasil terbaik biasanya membuat kecewa, kebanyakan kekecewaan karena telah merasa cukup dalam proses dan selalu bertarget terhadap hasil.

Jika cobaan itu datang anggaplah sebagai saringan atau pembeda (antara teguh iman dan lemah) aplikasinya kemudian (tidak ragu-ragu dan pasrah lah pada Allah swt, pasrah  dengan kekuranganmu harta, itulah jiwa orang yang benar (reaktualisasi dari surah al Hujurat;15). dan merasa cukup dan terpuaskan terhadap yang apa diberikan Allah Swt (Hr.Buhari Muslim).

"Kekuatan yang tak terkalahkan, hendaklah kamu berserah diri kepada Allah. Jika Allah Swt tolong kamu maka tak ada yang kalahkanmu(Ali Imron; 6)
-ridha : terhadap apa yang ditentukan untukmu  (bisa saja itu taqdir ) dan jangan  menoleh kebagian yang diterima oleh orang lain. mungkin saja milik tetangga kost-mu yang kaya sebab lengkap pembayarannya dapat saja terdapat pula REZKIMU padanya, haha..ha.., tapi jangan  menadahkan tangan ya....

Refleksi syukur dengan melihat segala yang diberikan Tuhan kepadamu (tubuh yang baik ya...minimal tidak cacat lalu  dlm keadaan sehat, itu sudah cukup buatmu, ingatlah suatu saat jika kau lupa jangan menggerutu mungkin saja kelupaanmu : menghindarkan-mu dari hal yg buruk. sebagai bagian dari ketentuan tuhan

Kisah persaudaraan :Abdurrahman bin Auf yang tidak memiliki apa-apa kala itu. Ketika tiba di Madinah dan dipersaudarakan dengan Abdurrahman bin Auf, Sa’ad menawarkan harta yang dimilikinya itu kepada Abdurrahman. Sa’ad berkata kepada Abdurrahman, “Sesungguhnya aku adalah orang yang paling banyak hartanya di kalangan Anshar. Ambillah separuh hartaku itu menjadi dua. Aku juga mempunyai dua istri. Maka lihatlah mana yang engkau pilih, agar aku bisa menceraikannya. Jika masa iddahnya sudah habis, maka kawinilah ia..” Kemudian Abdurrahman menjawab, “Semoga Allah memberkahi bagimu dalam keluarga dan hartamu. Lebih baik tunjukkan saja mana pasar kalian?”.

BACAAN TERKAIT :
IBADAH BATIN MENGENAL ALLAH SWT
KISAH NENEK PEMUNGUT DAUN.
Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Hujurat ayat 10:

إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا۟ بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Artinya: Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.(lus/erd)

Prioritas pada Ilmu itu sebab *Tiadalah perbedaan dunia dan akhirat kecuali seperti seseorang yang memasukkan jarinya kedalam lautan luas maka perhatikanlah berapa yang ia dapatkan (Hr. Muslim).air yg dujung tangannya itulah segala sesuatu yg terbatas di dunia ini dalam esensi penciptaan dunia ini , maksudku keadaan dunia ini terimalah sebaga fitnah/cobaan.___

Jangan cemburu pada perihal duniawi, ingat yah…
 telah banyak hal yang telah kau peroleh tanpa terdapat keinginan sebelumnya.

Intinya pasrah setelah tawakkal, juga jangan pernah bermimpi bahwa pilihanmu adalah lebih baik dari pilihan Allah Swt,  itu kalau kau beriman.(kaya miskin ,cepat lambat, paham dan bodoh, dll) semua demi kesepadanan, keselamatan –dari mencegahmu sombong, panjang hayal, sibuk duniawi dan terpedata syaitan.

Dikutip dalam buku 'Ensiklopedi Hak dan Kewajiban dalam Islam' oleh Syaikh Sa'ad Yusuf Mahmud Abu Aziz, hadits tentang persaudaraan sesama orang muslim juga diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya di sekitar 'Arasy terdapat mimbar-mimbar dari cahaya. Di atasnya ada kaum yang mengenakan pakaian dari cahaya dan wajah mereka bercahaya. Mereka bukan para nabi dan syuhada. Mereka didengki oleh para nabi dan syuhada." Para sahabat bertanya, "Siapakah mereka itu, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab: "Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling berkumpul karena Allah dan saling mengunjungi karena Allah." (HR. An-Nasai di dalam As-Sunan Al-Kubra).
____
Sangbaco.web.id
Akhlak dan teladan Persaudaraan dalam Islam

You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images